
Kini tinggal Ani sendiri dikamar, dia masih menangis dan menyandarkan kepalanya di pinggir tempat tidur, dia begitu hancur.
"Apa yang harus aku lakukan" kenapa dia tega melakukan ini padaku"
Ani kembali mengingat kejadian beberapa jam yang lalu, dimana Ade kekasih yang sangat dia cintai tanpa belas kasihan telah merenggut secara paksa kesuciannya yang selama ini dia jaga, walaupun Ade adalah kekasihnya tapi Ani tidak rela melakukan dan diperlukan seperti itu, dia akan memberikannya nanti setelah menikah dan menjadi kekasih halalnya
Setelah puas menangis Ani bangkit dan segera menuju kamar mandi, dia segera menghidupkan shower dan duduk dibawah kucuran air, Ani kembali menangis seakan kejadian itu seperti sebuah rekaman yang selalu diputar dihadapannya, Ani kembali mengingat bagaimana Ade memperlakukannya tanpa ada rasa iba dan kasih sayang, seakan Ani merasakan Ade melakukan tanpa cinta,dia begitu terbakar nafsu birahinya
"Aku benci sama kamu mas" hik..hik..hik" Ani menangis sambil menopang dagu di lututnya,
Sementara itu Ade sudah berada dikamarnya, dia duduk diatas tempat tidur sambil memijit keningnya, dia kembali mengingat kejadian beberapa jam yang lalu, diamana saat dia memperlakukan Ani bak seorang wanita ja**ng, sebenarnya Ade ingin sekali menghentikan perbuatannya,tapi dia sudah tidak bisa mengontrol nafsu birahinya, karena itu sangat menyakitkan baginya.
"Aaaaahhhhh!!!!! kenapa aku bodoh sekali!
"Praangg.. pranggg...
Ade melempar semua barang yang ada didekatnya, Ade sangat menyesali perbuatannya, dia dapat merasakan betapa bencinya Ani kepada dirinya
****
Kini pagi sudah menjelang, matahari sudah mulai naik dan memancarkan sinarnya,tapi kedua insan itu masih enggan untuk bangun.
Ani yang masih betah berada didalam selimutnya, perlahan membuka mata dia merasa matanya susah untuk dibuka karena masih sembab karena tadi malam dia menangis ntah sampai jam berapa dia berhenti menangis,
__ADS_1
Sementara itu Ade baru saja bangun dan langsung menuju kamar mandi, sebenarnya Ade malas ingin ke RS, karena fikirannya sedang kacau, dia ingin menyelesaikan masalahnya dengan Ani,, tapi dia ingat ada jadwal operasi siang ini,
Setelah selesai mandi dan berpakaian rapi, Ade segera keluar untuk ke RS, dia duduk di meja makan, dia mengambil 2 potong roti dan mengolesinya dengan selai, karena hanya ada itu dimeja makan, sambil sarapan Ade memandang ke atas, dia berharap bisa melihat wajah kekasih yang telah dia sakiti, dia ingin sekali meminta maaf dan menebus semua kesalahannya
Setelah selesai sarapan Ade segera keluar, saat dia keluar dia berpapasan dengan Art dirumahnya yang baru saja datang
"Eh den Ade sudah mau ke RS den" mbak Tati menyapa Ade
"Iyaa mbak" Ade menjawab singkat dan tersenyum hambar
"Oya Mbak Tati, Nanti tolong masak dan antarkan Ani makan ke atas ya mbak?
"Iya den, emang Ani lagi sakit ya den?
Ade sangat mencemaskan Ani, semenjak kejadian tadi malam Ani tidak melihatkan wajahnya, sebenarnya Ade ingin sekali dirumah tapi dia tidak bisa mengabaikan tanggung jawabnya sebagai seorang dokter.
"Baik den nanti akan mbak kabarkan jika keadaan Ani semakin parah"
"Baiklah kalau begitu saya jalan dulu mbak" Ade segera masuk ke mobilnya dan meninggalkan pekarangan rumah itu, dan menuju RS
****
Sesampainya Ade di RS dia langsung visit pagi pada pasien2nya yang dirawat inap, untuk mengecek kesehatan dan keluhan para pasiennya, setelah selesai Ade keluar dan segera menuju ruangannya, saat Ade ingin masuk dia berpapasan dengan Dimas
__ADS_1
"Wih pagi2 udah seger kayaknya nih, sepertinya ada yang ketiban duren" eh salah bukan ketiban duren tapi belah duren kayaknya" Dimas menyapa Ade dan menggodanya
Ade yang mendengar kata2 dimas langsung memegang kerah baju Dimas
"Heh! katakan apakah ini semua kelakuan kamu!! Katakan dim?
Ade mengguncang tubuh Dimas, Dimas yang sangat kaget reaksi Ade yang berubah menjadi marah
"Ayoo katakan Dimas!!!
"Woii, sabar" sabar De, Oke aku ngaku tapi ini idenya Kevin bukan aku"
"Dengar Dimas! jika masalahku tidak bisa aku selesaikan, maka aku akan membalasmu dan juga Kevin, "kamu tau dengan candaanmu yang gila itu membuat hubungan ku buruk dengan A_" Ade memberhentikan kata2nya saat dia akan menyebutkan nama Ani
"A , maksud kamu apa? Dimas bertanya karena dia penasaran oleh kata2 Ade berhenti,
Tapi Ade tidak menjawab dia segera masuk keruangannya dan meninggalkan Dimas sendiri yang masih mematung, Dimas kembali berpikir jika Ade sedang mendapat masalah serius
"Ada masalah apa sih dia, kenapa dia begitu serius?
Dimas bicara sendiri dan segera pergi karena banyak pasien ataupun perawat yang memperhatikan dia dan Ade berseteru
Bersambung...
__ADS_1
jangan lupa like dan dukungan nya ya teman-teman, terimakasih 😘😍😍