
Jeff merasa marah, ia tak melakukan dan tak pernah merasa memberi perintah untuk menyakiti orang lain tetapi selalu saja dituduh yang bukan-bukan.
"Memang apa yang telah dilakukan oleh mafia itu padamu, Bowen?" tanya Loly, ia masih bingung semua orang selalu menyalahkan Jeff.
Sementara Jeff selalu berkilah jika dia tak melakukan kesalahan. Jeff pun menatap ke arah Bowen. Jeff Penasaran dengan apa yang pernah dilakukan oleh sindikat La Costra Nostra dibawah naungannya. Jeff mengingat semua detail apa yang diperintahkan dan tidak diperintahkannya selama 5 tahun terakhir ini semenjak dia menjadi tangan kanan, wakil, dan ketua sindikat besar tersebut.
"Kalian tahu, aku memiliki bengkel mobil yang besar dan banyak karyawan … hanya satu malam La Costra Nostra menghancurkan kerja keras yang aku bangun hampir 10 tahun," ujarnya.
Bowen terdiam menatap ke depannya menerawang kisah pahit yang dialaminya, "Aku mengambil anak jalanan yang tak memiliki rumah dan keluarga mendidik dan memberi mereka kehidupan," ucap Bowen.
***
Lima tahun silam ….
Suara ketukan dan bunga api memercik akibat semua karyawan bengkel Bowen sedang memperbaiki mobil dan semua orang sedang sibuk.
"Bowen! Bowen! Tolong aku!" ujar Jack, ia langsung ambruk ke tanah.
Semua orang berlarian untuk menolong Jack salah satu pekerja.
"Ada apa ini? Apa yang terjadi Jack?" tanya Bowen, ia membalikkan tubuh Jack yang terluka.
"Bangsat! Siapa yang telah melakukan semua ini padamu Jack?" tanya Bowen, semua karyawan Bowen merubungi Jack.
"Geng Alexander Dove telah bersekutu dengan La Costra Nostra, mereka menginginkan jika kita memberinya mobil untuk kebutuhan sindikat mereka," ujar Jack, ia tersengal-sengal dan menghembuskan napas terakhirnya.
"Bajingan! Kita akan membuat perhitungan dengan Alexandre Dove!" umpat Pierce.
"Sabarlah dulu! Kita makamkan Jack terlebih dulu," ucap Bowen.
Brak!
Akan tetapi belum lagi mereka ingin memakamkan Jack, gerombolan orang berpakaian hitam dan necis sudah memasuki bengkel Bowen.
Seseorang langsung menendang kursi hingga terbalik, "Siapa yang bernama Bowen?" teriak seseorang dengan setelan jas rapi berwarna hitam dan beberapa pria memasuki bengkel.
__ADS_1
"Aku yang bernama Bowen!" jawab Bowen, meletakkan tubuh Jack di sebuah bangku panjang di bengkel miliknya dan membuka kaca mata ia berjalan ke arah pria tersebut.
"Mulai detik ini kalian akan mengikuti perintah dari Jeff Nostra ketua La Costra Nostra untuk memberikan setoran bulanan dan menggunakan mobil kalian sebagai pengangkut narkoba di jalan Fifty," ucap Alexander Dove.
"Apa? Kau gila! Kau tahu, kami tidak akan melanggar hukum dan pemerintahan!" balas Bowen!
Dor!
"Aaargh!" terikat Bowen kala sebutir peluru langsung mendarat di kakinya.
"Tidak ada kata tidak! Jika nyawamu masih ingin selamat!" ancam Alexander Dove.
"Bajingan! Kalian tak akan pernah mendapatkan apa yang kalian inginkan?" teriak Bowen murka, ia ingin bangkit.
Dor!
Kembali peluru mendarat di kakinya lagi, sehingga semua orang langsung menyerang ke arah anak buah Alexander Dove namun, Mereka hanya menggunakan alat-alat seperti palu, kunci, dan berbagai alat bengkel sehingga anak buah Alexander langsung menembak semua karyawan Bowen.
"Bajingan! Aku tidak akan menuruti semua keinginanku Bangsat!" teriak Bowen.
Dor! Dor!
"Ambil semua mobil dan bakar tempat ini! Tuan Jeff menginginkan semua mobil ini sebagai angkutan perdagangan kita," perintah Alexander Dove.
Beberapa pengawal langsung membakar bengkel, api melalap semuanya, Bowen hanya mampu melihat kobaran api membakar semuanya.
"Tuhan … selamatkan aku! Aku akan membunuhmu Alexander Dove dan Jeffry Nostra aku akan menuntut balas!" sumpah Bowen.
Bowen hanya mampu berlinang air mata melihat semua hasil kerja kerasnya dilahap si Jago Merah. Seseorang melesat masuk dengan beberapa orang menggunakan topeng dan mengambil tubuh Bowen dan beberapa pria yang masih selamat walaupun terluka.
Bowen bersyukur dan hanya melihat dari balik tubuhnya dia hanya merasakan seseorang memanggul tubuhnya melesat melompati kobaran api, kala tersadar ia sudah di bawah pengawasan Jodie yang mengobati semua lukanya, begitu pun dengan semua karyawannya.
***
"Seseorang menyelamatkanku dan beberapa karyawan yang masih hidup. Jodie … yang mengobati kami," balas Bowen, ia mengepulkan asap cerutu mengenang kepahitan di dalam hidupnya.
__ADS_1
"Bajingan! Apakah kau pernah menyelidiki apa benar Jeff Nostra yang memerintahkan semua itu?" tanya Jeff penasaran.
"Tidak! Semua orang tahu jika Jeff Nostra yang sudah memerintahkan semua itu," balas Bowen, "tetapi, sekarang saat Jeff dibunuh dan semakin aku menyadari ada sesuatu. Sialnya Jeff sudah tewas, aku mendengar desas-desus jika di kubu La Costra Nostra sedang terjadi perebutan kekuasaan antara Dean dan Dwinov Nostra.
"Entahlah, mungkin … La Costra Nostra harus sirna. Mereka telah membuat banyak malapetaka," balas Bowen, ia membuang asap cerutunya ke udara membentuk bulatan asap kecil.
"Hai, Bud! Sebaiknya kita makan siang dulu!" ujar Frank, ia membawa beberapa orang wanita yang berasal dari warga Goldblack yang membawa nampan.
"Ayo, aku sudah lapar!" ujar Bowen, ia melihat Jean dan tersenyum malu-malu.
"Jeff, ayo, kita makan …," ajak Loly, ia menyadari jika Jeff hanya diam.
"Jangan pikirkan … kita akan menyelidikinya nanti," bisik Loly, ia ingin menenangkan suaminya yang terdiam mendengar apa yang baru dituturkan oleh Bowen.
"Ya, kamu benar! Aku rasa sebaiknya kita secepatnya kembali ke Meksiko, aku ingin tahu kebenaran di balik semua ini," ucap Jeff, ia benar-benar ingin bertanya dan menyelidiki semua kebenaran tersebut.
"Aku sudah lelah Loly, semua orang selalu saja menyumpah dan mengatakan jika aku adalah seorang ditaktor, tirani, dan banyak hal lain. Aku sama sekali tidak pernah melakukan semua itu!
"Bagaimana mungkin di sini semua orang selalu menjalankan perintahku yang berbeda?" tanya Jeff, ia semakin marah.
Loly hanya menepuk punggung Jeff, ia berharap agar Jeff tak lagi memikirkan semua itu untuk saat ini.
"Ayo, kita makan! Setelah makan, baru kita pikirkan apa yang akan kita lakukan?" ucap Loly, ia pun sudah penasaran mengenai siapa Jodie Stanford Nostra da bagaimana hubungan Jodie dan Jeff dengan Nostra.
Semua orang makan dengan hening tak seorang pun yang bersuara. Semuanya diam, mereka masih merasakan kesedihan dan penderitaan juga sakit hati akibat perampokan yang telah menewaskan banyak orang.
"Frank, kalau boleh tahu, siapa perampok tadi? Mengapa mereka menunggangi kuda? Apakah hal ini sering terjadi di sini?" tanya Jeff penasaran.
"Selama setahun ini mereka sudah sering melakukan perampokan, bahkan sudah beberapa anak gadis kami yang mereka culik. Dulu tidak ada hal yang seperti ini, Jeff.
"Namun akhir-akhir ini sejak mereka berusaha untuk melakukan trafficking segalanya semakin kacau" ujar Frank, ia kembali mengiris rotinya.
"Di manakah mereka bersembunyi? Rasanya aku ingin menyerang dan menghancurkan mereka! Aku ingin tahu apa yang akan dilakukan Jeff Dimitri jika kita hancurkan dari demi satu kekuatan Nostra," ide Jeff, ia ingin mengahncurkan dan mempermalukan sesirnag di balik nama besarnya.
Jeff ingin tahu segala hal yang tengah terjadi di kisruhnya keadaan ini, "lagian jika Jeff sudah mati apakah mereka masih terus berlaku seperti ini? Apakah mereka semakin takut atau semakin meneruskan semua kegiatan ilegal mereka?" lanjut Jeff.
__ADS_1
"Kita akan pergi ke lereng gunung Rocky, aku rasa mereka di sana," ucap Frank.