Cinta Tulus Seorang Mafia

Cinta Tulus Seorang Mafia
Selamat dari maut


__ADS_3

Jeff berusaha untuk mencari Loly di dalam air dan ia melihat Loly sudah berada di sekitar bebatuan mencoba untuk berlindung, Ia sedikit bersyukur dan berenang ke arah tepian. 


"Syukurlah, Loly selamat tapi, Roberto dan yang lain? Apakah mereka tidak berhasil selamat dari ledakan dan berondongan senjata?" batin Jeff gusar.


Ia terus berenang, "Kami kalah cepat dari musuh! Apakah saat di diskotik sudah ada ya g menyadari kedatangan dan tujuan kami begitu?" batin Jeff, ia masih berenang di dalam air dan berusaha untuk mengatur napas dan muncul perlahan untuk mengamati dan mengambil udara dari permukaan air.


Tembakan sedikit tenang musuh melihat di mana gerakan air yang mencurigakan untuk mencari musuh mereka yang sedang berenang di dalam air. Namun, tak seorang pun yang melihat dan menyadari musuh.


Seseorang mencoba untuk memasuki air dan berusaha mengarahkan senjata ke dalam air.


Byur! Jeff menarik musuh dan menyeretnya ke dalam air dan membunuhnya dengan sangkur yang diambil dari pahanya.


Seorang musuh kembali memasuki sungai dan memcoba untuk menolong teman mereka akan tetapi Jeff pun kembali menarik kaki musuh dan menyeretnya hingga kembali perkelahian di dalam air terjadi.


Dor! Dor!


Kembali berondongan senjata menembak ke dalam air dan mengenai teman mereka, Jeff menjadikan musuh sebagai tamengnya dan membiarkannya mengambang di permukaan air.


Jeff muncul dengan senjata di kedua tangan dan langsung memberondong musuh dan melesat kembali ke dalam air. Membuat musuh semakin murka melihat ketangkasan seornag Jeff.


Jeff kembali diam dan mengintai di dalam air berusaha untuk menanti musuh bagaikan predator, Jeff berusaha untuk mencari Roberto dan membiarkan Loly tidak diburu oleh musuh mereka. 


"Cari di sepanjang pantai! Jangan masuk ke dalam air!" teriak seseorang dari atas.


Jeff mengingat Loly, ia semakin takut jika terjadi sesuatu kepada Loly hingga ia pun berusaha untuk menarik senjata musuh dan geranat.


Jeff langsung melesat muncul ke permukaan dari dalam air dan melemparkan granat hingga ledakan bergema dan ia kembali masuk ke dalam air dan berenang ke tepian di mana Loly berada.


"Jeff!" lirih Loly ia masih bersembunyi di balik batu dan timbul tenggelam kala musuh mendekatinya.


"Sssstt!" ucap Jeff menempelkan jari telunjuk ke mulutnya Loly, kembali masuk ke dalam air dan berondongan peluru masih saja bergema di samping beberapa meter dari tubuh mereka. 

__ADS_1


Jeff dan Loly perlahan menjauh dan ia melihat tubuh Roberto dan anak buahnya yang mengambang di air.


"Bajingan! Mereka membunuh Roberto!" umpat Jeff, ia menarik tangan Loly dan berlari menjauhi musuh.


Ledakan masih saja bergema dari benteng Dark yang terus membakar segalanya ya di sana. Jeff dan Loly melihat heli berdatangan dan berusaha untuk memadamkan api.


"Hm, mereka siaga sekali! Untung saja ledakan sudah membakar semua. Andaikan mereka berhasil memadamkan api pun akan sulit bagai mereka untuk memadamkan api dengan secepatnya.


"Namun, Roberto dan yang lain," lirih Jeff, ia tak menyangka jika semua teman mereka pun pada akhirnya tewas.


"Sebenarnya siapa musuh kami? Mengapa begitu mudahnya mereka mengetahui semua ini? Apakah ada seseorang yang hebat dan kuat di balik semua ini?" batin Jeff bingung.


Jeff dan Loly terus berenang ke hilir lautan dsn meninggalkan musuh yang tak menyadari semua itu. 


"Jeff, aku rasa kita naik saja ke darat. Akan lebih mudah bagi kita untuk bertahan hidup juga melawan mereka di sana daripada di dalam air. Apalagi, aku sedang hamil begini," ujar Loly.


Jeff diam dan ia pun merasakan kegelisahan istrinya dan bayi yang ada di dalam perutnya. 


"Apakah kamu masih kuat berjalan Loly?" tanya Jeff, ia sedikit sulit untuk menggendong Loly di belakang punggungnya ataupun memplbopong Yuli saat ini.


"Aku masih kuat!" balas Loly tersenyum.


Jeff bersyukur memiliki istri yang tidak cengeng dan tidak manja. Jeff menggenggam tangan sitrinya dan sebelah tangan masih memegang senjata.


"Maafkan aku Loly, seharusnya aku tidak mengajak kamu melalui semua ini," lirih Jeff, ia ingin menyesali keputusannya untuk membawa Loly ke dalam semua ini.


"Sudahlah! Aku tidak mengapa. Aku malah senang ikut jika tidak aku tidak akan pernah tahu apa yang terjadi di sini. Aku berharap chip yang diberikan Roberto masih ada di dalam saku dan tidak rusak," ucap Loly.


"Apa?! Roberto memberikan chip?"tanya Jeff tidka mempercayai semua itu.


"Ya, dia memberikannya saat di perahu tadi. Mungkin ia merasa sesuatu akan terjadi," ucapnya.

__ADS_1


Keduanya perlahan dan pasti terus mengendap-endap dan meninggalkan tempat kejadian dan telah berada di tengah hutan. Jeff merasa kasihan melihat Loly yang berulang kali harus berhenti untuk menarik napas.


Jeff langsung membopong istrinya dan berlari secepatnya untuk lebih ke dalam hutan lagi dan mencoba untuk menemukan jalan raya.


"Sial! Bagaimana caranya aku bisa menghubungi anak buahku yang lain? Roberto sudah tidak ada dan aku juga tidak bisa menghubungi Papa? Dean atau siapa pun?


"Bagaimana dengan keadaan Bowen dan Dwinov? Apakah mereka juga selamat di Tijuana?" batin Jeff, ia semakin gusar.


Jeff berhenti di sebuah pohon besar dan berlindung di antara semak, "Loly, sabarlah! Aku tidak tahu di mana ini, sial! Kita kehilangan peta. Kita akan menunggu fajar," ujarnya.


"Ya, aku sedikit mengantuk Jeff," bisik Loly.


"Tidurlah, apakah ada yang telukan?" tanya Jeff ketakutan, ia langsung memeriksa tubuh istrinya dan bersyukur jika istrinya sama sekali tidak terluka.


"Tidurlah, Sayang! Sial! Apakah aku perlu membuka baju ini?" tanya Jeff, ia ingin membuka baju renang yang luar biasa hebat yang direkomendasikan Bowen. 


"Tidak usah! Baju ini luar biasa bisa anti peluru dan dingin juga air. Sayang sekali mengapa Roberto dan yang lain bisa terluka?" ujar Loly bingung.


"Mungkin jika di darat mereka paling tidak selamat. Tapi, karena di air saat mereka terluka dan … air langsung memenuhi hidung dan mulut langsung paru-paru mereka sehingga itu yang membuat mereka langsung tewas. 


"Andaikan di darat aku yakin mereka selamat. Bajingan, musuh sengaja menjebak kita setelah mereka melihat ledakan dan merka yakin tidak bisa menyelamatkan segalanya sehingga mereka membutu kita di lautan.


"Sialnya, aku tidak menyadari itu. Andaikan kita menanti sedikit saja di pulau itu," ucap Jeff, ia menyesali semua yang telah terjadi.


"Sudahlah Jeff, tak ada yang perlu disesali, semua telah terjadi. Semoga saja arwah mereka tenang. 


"Ya, kamu benar. Tidurlah," ujar Jeff. 


Loly langsung menyandarkan kepala di bahu Jeff mencoba untuk memejamkan mata dan melupakan kekacauan yang sedang terjadi di hodup mereka.


Jeff membelai lembut punggung dan mencium kening istrinya, ia merasa belum juga bisa memberikan cinta kasih kepada istri tercintanya.

__ADS_1


"Maafkan aku Sayang … aku bersumpah akan memberikan segala kebahagiaan keoa kamu Sayang," bisik Jeff lembut.


__ADS_2