Cinta Tulus Seorang Mafia

Cinta Tulus Seorang Mafia
Penyerangan di El Paso


__ADS_3

Jeff terdiam dia tahu jika Loly sudah mengatakan tidak itu artinya tak lagi bisa dibantah dengan apa pun, Jeff mulai memahami sifat istri kecilnya dan memandang ke arah Loly, keduanya hanya diam. Jeff tak lagi bisa berkata apa pun, ia hanya mengerucutkan bibirnya.


"Loly, kamu tidak tahu apa yang akan kamu hadapi di sana, aku sendiri pun tidak tahu apa yang sedang aku hadapi, jadi aku rasa … alangkah baiknya jika kamu di Goldblack saja. 


"Di sini ada Frank dan semua orang yang kan melindungimu. Jika kamu ikut denganku ke Meksiko, aku sendiri tidak tahu siapa yang akan aku hadapi?" lirih Jeff, ia tak ingin Loly semakin terluka.


"Jeff, aku tidak peduli! Aku tidak bisa sendirian di sini, kamu suamiku aku rasa itu adalah suatu kewajiban sebagai suami-istri untuk saling bahu membahu dan aku rasa … aku juga ingin berpetualang," jawab Loly, ia tersenyum memandang jalanan dan menyesap kopinya.


"Apakah kamu ingin berbulan madu, Loly?" goda Jeff, "jika kamu ingin ikut denganku itu artinya kamu susah memikirkan banyak hal sebagai suami-istri termasuk memberikan dirimu secara utuh padaku!" lanjut Jeff.


Jeff ingin membuat Loly mundur jika dia ingin meminta jatahnya sebagai seorang suami, "Bagaimana? Apakah kamu sudah memikirkan hal itu?" tanya Jeff, ia berharap Loly mundur teratur.


"Apa?! Aku tidak membayangkan hal itu,  aku hanya … ingin main-main saja, melihat kota Meksiko?" balas Loly, ia tersenyum bahagia.


"Jika hanya ingin bermain-main saja, kamu bisa tinggal di sini," balas Jeff, "aku tidak bisa menjamin diriku jika aku tidak akan menyentuhmu!" tegas Jeff.


Keduanya hanya terdiam tanpa bicara lagi, Loly hanya melongo dengan membuka bibirnya seakan berbentuk huruf O besar, Jeff semakin gemas melihat sikap Loly.


Cup!


Jeff menarik tengkuk istrinya dan mendaratkan sebuah ciuman bergairah di sana.


"Ehm! Ehm!" Frank terbatuk, ia tak menyangka jika ia akan memergoki keduanya sedang bermesraan.


"Eh, Frank!" bakas Jeff dan Loly, keduanya secepat kilat langsung mundur tetapi Duk! Kedua kepala mereka terantuk.


"Apakah kau ingin kembali ke Meksiko, Jeff?" tanya Frank, ia duduk di depan Jeff dan Loly yang salah tingkah.


"Iya, aku ingin pulang ke Meksiko agar aku tahu apa yang terjadi sebenarnya," balas Jeff, ia menatap ke arah Frank.


"Apakah Loly, ikut?" tanya Frank.

__ADS_1


"Iya, aku ikut! Bagaimana menurutmu Frank?" tanya Loly, ia sangat berharap Frank pun mendukungnya.


"Tentu saja! Aku mendukungmu Loly, sebagai pasangan suami istri aku rasa, wajarlah jika kalian saling mendukung," ujar Frank, "aku hanya ingin agar kalian tidak saling meninggalkan satu dan yang lain. Jeff, aku harap apa pun yang terjadi … tolong lindungi Loly," lanjut Jeff.


"Iya, aku pasti akan melindungi Loly. Aku berjanji padamu, Frank juga pada Jodie," ucap Jeff.


"Baiklah, kapan kalian akan pergi?" Apakah kau akan membawa Bowen?" tanya Frank.


"Tidak, aku hanya ingin Bowen dan dirimu memonitor apa pun yang sedang terjadi di sini. Aku pun akan memberikan informasi mengenai semua perkembangan yang akan aku temui di sana.


"Aku tidak tahu siapa yang akan aku hadapi di sana? Aku harap kalian untuk saat ini saling melindungi aku tidak ingin mereka akan menggunakan kalian untuk sandera menjatuhkan diriku," ucap Jeff, ia mulai memahami semua keadaan.


"Baiklah jangan khawatir!" balas Frank.


Seminggu kemudian ….


"Berhati-hatilah, kalian di sana! Jangan lupa kabari kami terus. Jangan sungkan untuk meminta bantuan pada kami, Jeff. Loly, berhati-hatilah!" pesan Frank.


"Terima kasih!" balas Jeff dan Loly berpelukan dengan semua orang dari Goldblack yang melepas kepergian mereka di perbatasan.


Loly dan Jeff menaiki mobil mewah yang ditinggalkan oleh Jodie, keduanya telah meninggalkan Goldblack dengan penuh rasa haru.


"Jeff, apakah kita akan langsung ke Meksiko?" tanya Loly.


"Ya, jangan khawatir! Aku berharap semuanya akan segera membaik. Tapi, Loly, aku harap kamu tidak menyesali semua keputusanmu ini," ucap Jeff.


"Tenang saja! Aku bukanlah gadis cengeng!" balas Loly, ia mendengus dengan kesal.


Sekian jam perjalan akhirnya mereka tiba di El Paso kota terpadat dan perbatasan antara Amerika dan Meksiko, Loly menatap dan menikmati keindahan kota El Paso.


"Jeff, kota ini indah sekali!" ucap Loly menjulurkan kepala melalui kap di atas kepala mereka. 

__ADS_1


"Ya, kota ini sangat indah … dan nyaman …," balas Jeff.


Namun sekarang dia tak lagi yakin dengan kenyamanan yang terlihat ia merasa segalanya semakin kacau dengan kudeta dan konspirasi yang terselubung yang tak diketahui siapa yang telah melakukan semua itu.


"Jeff, apakah tempatmu begitu indah?" tanya Loly, ia ingin mengetahui banyak hal.


"Puerto Vallarta, sangat indah Loly. Apa lagi jika kamu ingin berbula madu," lirih Jeff tersenyum.


Ciiit! Dor! Dor?


Beberapa sepeda motor menyalip mobil mereka, "Merunduk, Loly!" teriak Jeff, ia melihat jika iring-iringan sepeda motor langsung menembak ke arah mereka.


"Aw! Bajingan! Siapa mereka?" teriak Loly, ia langsung masuk ke dalam mobil.


"Loly ambil alih kemudi!" teriak Jeff, ia langsung menarik kedua pistolnya dan ke luar dari lubang di atas kap mobil di bagian atas dan langsung menembak ke arah pengemudi yang menembak ke arah mereka.


Dor! Dor! Duar! Ciit!


Ledakan dari sepeda motor dan api yang berkobar juga decitan mobil dan sepeda motor bergema saling menjatuhkan dan berkejaran.


"Sial! Untung saja Papa benar-benar mewariskan mobil yang anti peluru dan luar biasa!" umpat Loly, ia mengeluarkan sesuatu panel dari dashboard dan menekan tombol hulu ledak membuat sebuah roket hulu ledak rendah langsung meledakkan sepeda motor dan jalanan.


Loly menekan panel berwarna biru sehingga kekuatan roket yang menggunakan nox, sehingga mobil melesat secepat kilat menghindari ledakan dan serangan dari pengendara sepeda motor.


Suara sirine polisi bergema, Loly tak peduli. Jeff masih berusaha menembak menggunakan senapan m-60 hingga membuat beberapa pengendara tewas.


"Wow! Kau hebat sekali anak kecil!" puji Jeff berteriak dari atas kap dan masuk kembali ke dalam mobil dan duduk dengan santai.


Jeff meraih monitor di dashboard untuk mencari jalanan yang sepi dan jauh dari kejaran para polisi dan musuh, "Loly menikung di depan ke arah kanan!" ujar Jeff, ia memberi arahan menuju ke rumah rahasianya di Puerto Vallarta.


"Bowen benar-benar luar biasa! Aku sangat yakin Bowen yang sudah memodifikasi mobil Ferrari ini," balas Loly.

__ADS_1


__ADS_2