
hari mulai sore tiba saat nya anak-anak sma kota A pulang. satu persatu dari mereka keluar dari sekolah begitu pun dengan diandra keluar dan menuju halte bus. seperti biasa ia pulang pergi dengan bus umum.
diandra berhenti di halte yang menuju apartemen nya. hari ini seperti nya ia tidak pulang ke rumah utama karena ia harus menyelesaikan tugas yabg di berikan adrew kepada nya.
sesampainya di apartemen ia membersihkan badan lalu bersiap-siap di depan layar laptopnya. sebelum mengerjakan tugas ia terlebih dahulu memesan makanan karena diandra merasa tak cukup waktu untuk memasak.
"halo kak, tolong kirim file yang hua dapatkan waktu itu" diandra menelpon seseorang
"baiklah ndra, kamu tunggu aja kamu sudah di apartemen sekarang ?"
"iya gua udah di apartemen sekarang" kata diandra
"file nya sudah ku kirim ke email mu ndra, coba cek sekarang !"
"iya gua cek sekarang, baiklah besok pagi gua kirim hasilnya"
"iya jangan terlalu lembur, dan jaga kesehatan"
"eemmm" diandra memutuskan sambungan telepon nya dan mulai fokus.
setelah beberapa menit menunggu pesanan makanan diandra sampai. dan makanan itu di bawakan oleh robot yang ia buat. robot itu mengambil makanan yang tergantung di depan pintu. karena siapa pun tak bisa masuk ke apartemen diandra tanpa izin. sebab apartemennya telah di lengkapi alat pengaman yang benar-benar baik.
"terimakasih tull sana bersih-bersih rumah" diandra mengambil makanan dari tangan robot. dan robot itu mengikuti perintah diandra.
"ok saat nya kerja, ayo diandra lo pasti bisa"
diandra masih sibuk dengan jari-jari dan otak nya yang terus memecahkan masalah tak terasa sekarang sudah pukul 23.45 WIB.
tringhh...diandra meletakkan earphone di telinganya ia melihat ada tulisan mama di ponselnya.
"halo ndra, kamu di mana jam segini belum pulang ?"
"iya ma, diandra ke apartemen besok jam 5 subuh diandra pulang ma" diandra mengangkat telpon dari mamanya
"ndra kamu jangan terlalu memaksakan diri untuk membantu adrew sayang, kamu juga besok harus sekolah kan. gimana kalau kamu ngantuk di sekolah. sayang guru-guru kamu udah pada komplen masalah nya kamu yang tidur terus di kelas sayang. kalau kamu kayak gitu terus mama bisa malu sama guru-guru mu sayang. diandra kamu dengerin mama kan ?" kata mama yang tersambung dengan ponsel milik diandra.
"em iyaa ma, lagi pula pelajaran di sekolah udah diandra pelajari di rumah kan, bahkan diandra bisa memahami semua pelajaran tanpa memperhatikannya ma"
"iya sayang mama tahu dengan IQ mu yang di atas rata-rata kamu bisa menguasai semua mata pelajaran tapi sikap mu ndra"
"mama nggak usah khawatir diandra bisa kok bagi waktu belajar sambil bantuin kak adrew ma"
"sayang kamu itu perempuan sampai kapan kamu akan kayak gini sayang ?"
__ADS_1
"ma,, jangan ungkiit masalah ini lagi. diandra mohon ma, dari dulu juga diandra mau home schooling tapi kalian nggak nyuruh, ma diandra sudah berusaha mengikuti aturan sekolah ma"
"ya sayang, pokok nya kamu harus lebih akrab dengan teman-teman kamu ya" kata mama
"iya ma, udah dulu ma diandra harus menyelesaikan semua sebelum jam 5 subuh. oh iya kayaknya beberapa teman mama juga jadi korban pembobolan atm ya ma, tapi nggak usah khawatir diandra sudah beresin semuanya dan kini saldonya sudah normal kok ma" kata diandra
"iya sayang, kalau begitu mama tutup dulu teleponnya. kalau pulang hati-hati ya sayang, bye bye..."
"iya ma, bye bye.." diandra menutup teleponnya dan melanjutkan tugas nya.
diandra telah menyelesaikan 95 % tugasnya dan ia melihat jam telah menunjukkan pukul 3 pagi. ia sempat merenggangkan tubuhnya yang terasa pegal.
akhirnya diandra telah menyelesaikan tugasnya dan ia juga telah menetahui siapa dalang dari semua permasalahan ini. diandra juga sudah mengantongi bukti untuk menangkap pelaku. namu ia butuh rencana yang matang untuk menangkap pelaku kejahatan ini.
karena pelaku bukan lah orang yang mudah untuk ditakluki jika salah langkah bisa-bisa nyawa yang jadi taruhannya.
diandra memijid keningnya yang terasa berat ia berfikir bagaimana cara yang harus ia dan tim adrew lakukan untuk melumpuhkan pelaku.
karena merasa hari sudah menjelang pagi ia mengirimkan semua data yang ia dapat ke pada adrew. namun ia harus hati-hati jangan sampai data tersebut bocor apa lagi di ketahui oleh musuh. itu sungguh sebuah kekacawan jika itu terjadi.
setelah menyelesaikan tugasnya diandra kembali ke rumah utama untuk bersiap-siap berangkat ke sekolah.
baru beberapa saat ia sampai di rumah bukan nya istirahat ia malah di ganggu oleh kakaknya.
tok tok..
"emm apa sih kak ?" kata diandra yang menggeliat karena merasa terganggu. ia merasa sedikit kesal terhadap kakaknya ia berharap bisa tidur setidaknya 30 menit saja.
"aku butuh 30 menit saja untuk tidur malam ini. eh malah nih kakak satu-satunya datang lagi. pasti ada masalah ahh....memangnya aku biang penyelesai masalah apa huh" batin diandra
"kamu kemana aja sih semalaman di tungguin nggak pulang-pulang" kata cendana sambil memijit-mijit bahu adiknya yang terlihat letih itu
"cepat bilang ada apa bentar lagi aku harus sekolah. pasti ada masalah kan ?" kata diandra kesal
"dek kamu itu memang penyelesai masalah semua orang. udah gitu paling peka lagi hehe" kata cendana sambil merayu adiknya itu
"cepetan ada apa ?" kata diandra
"dek tolong perbaiki desain kakak dong kakak nggak ngerti sama pothoshop yang baru ini" cendana menyodorkan laptopnya dan pant tab untuk menggambar.
"emm sini" diandra mengambil semua barang itu dan beranjak dari tempat tidurnya kemudian menuju meja kerja nya.
ia mengerjakan gambar baju yang tidak di selesaikan oleh kakaknya. ia menggambar model baju kekinian yang di sukai anak-anak muda. apa lagi dengan gaya yang sederhana namun terkesan mewah.
__ADS_1
sudah hampir satu jam diandra menggambar akhirnya selesai juga setelah mengeprint semuanya ia bergegas bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah.
sementara cendana sudah siap untuk pergi ke kantornya sedari tadi. cendana meninggalkan tugas yang seharusnya ia kerjakan namun ia limpahkan ke pada diandra.
"pagi semua" ucap diandra yang menuju meja makan dengan gaya datar nya
"pagi duduk sini samping oma" kata oma diandra
"..." diandra hanya mengangguk paham
"gimana masalah tim adrew sudah selesai ?" tanya papa
"em udah pa, tinggal nyari strategi yang tepat untuk menangkap pelaku, andra juga sudah mengantongi bukti kejahatannya pa, tapi kita butuh strategi yang matang untuk rencana selanjutnya" kata diandra sambil memakan sarapannya
"ndra jangan terlalu jauh terlibat" kata mama lirih
"emm iya ma, kalian semua tenang aja diandra bisa jaga diri kok, oh iya kak ini gambar nya udah selesai tadi" diandra menyodorkan beberapa kertas yang kakaknya butuhkan
"cen kamu lempar masalah mu ke adikmu lagi, kamu nggak kasian sama dia. dia bahkan nggak bisa tidur untuk beberapa hari karena masalah adrew, terus di rumah kamu sama papa juga nyuruh dia. kalian pikir anak mama ini robot apa ?" kata mama yang tak suka mereka selalu bergantung pada diandra
"udah lah ma, andra bisa kok tidur di bus bentar, terus di jam istirahat sekolah" kata diandra sambil mengambil tasnya dan pergi
"tapi sayang...." perkataan mama terputus karena diandra harus pergi
"udah dulu semuanya andra berangkat dulu bye.." diandra pamit mencium pipi mereka satu persatu dan pergi.
mama masih merasa kesal terhadap cendana dan papa yang selalu ketergantungan dengan diandra.
"huhh akhirnya keluar dari rumah, huhh aku butuh tidur benar-benar butuh" batin diandra
kini ia telah berada di bus ia gunakan untuk tidur.
"manisnya ketika ia tertidur".....
.
.
.
*bersambung...
happy reading ya reader
__ADS_1
maaf kalau kata-katanya banyak yang typo
jangan lupa like, komennya biar authornya makin semangat bikin novelnya