
para siswa masih sibuk main air sebelum mereka menyelesaikan beberapa misi yang di berikan oleh pihak sekolah.
namun tak ada yang menyadari bahwa ada beberapa pasang mata yang sedang mengawasi mereka.
.
.
"halo bos mereka sudah di tempat perkemahan"...
"bagus awasi mereka"..
"baik bos"...
"jika ada kesempatan kita beraksi"...
"iya benar"..
"kita harus menyusun rencana, jika rencana kita berhasil kita akan mendapat uang yang banyak hahaaaa" ..
.
.
diandra yang merasa ada yang aneh, ia merasa ada yang tidak beres saat ini.
"fel, bilangin sama olivia dan yang lain nya untuk tidak pergi jauh-jauh dari ku" kata diandra
"kenapa ndra, apa ada masalah ?" tanya fely
"nggak kok, bukan apa-apa kalian ikuti saja perintah ku" kata diandra
"ok ndra aman itu mah" kata fely dengan gaya dua jari lalu menyipitkan salah satu mata nya
kring..kring....kring...bel tanda berkumpul sudah berbunyi itu berarti anak-anak harus segera berkumpul dan melakukan misi.
"anak-anak disana sudah ada baju army kalian harus mengganti pakaian kalian dengan itu. waktu yang di berikat untuk ganti pakaian adalah 15 menit setelah itu kalian harus berkumpul kembali" ..
hari ini mereka akan latihan militer dengan di latih oleh tentara khusus. dan tentunya mereka semua sudah kenal dengan diandra karena mereka ada anak buah dari adrew.
setelah 15 menit para siswa berkumpul kembali di tempat yang sudah di tentukan.
"baik anak-anak semua perkenalkan nama saja graxi fatar saya adalah ketua dari pasukan 4110 yang merupakan tentara pengaman negara x, saya dan rekan-rekan saya akan mengawasi dan membimbing kalian dalam latihan hingga kalian menjadi manusia yang kuat fisik dan mental" kata atar
"baik lah saya akan menjelaskan apa saja yang akan kalian lakukan, yang pertama kita akan membagi kelompok setiap kelompok ada 5 orang yang berarti kelompok kalian adalah teman satu tenda kalian masing-masing" kata atar
"hore yes yes..." jawab semua siswa
"di hari ini ada beberapa tantangan yang akan kalian lalui yang pertama kalian akan di kenalkan dengan beberapa senjata angin, kemudian kalian merakitnya sendiri. yang kedua berlari di lapang dengan semua tantangan yang sudah kita siapkan. yang ke tiga yaitu melatih cara pertarungan kalian dengan permainan yang di sebut jrc ini yaitu kalian harus mengambil bendera lawan dan melumpuhkan lawan lainnya. di sana kita akan pakai senapan yang tidak berbahaya ini dia. ini ada sejenis senapan air yang telah di isi tinta setiap kelompok memiliki tinta yang berbeda jadi kita bisa melihat kelompok mana yang akan kalah......" arta menjelaskan panjang lebar dan di perhatikan serius oleh semua siswa kecuali diandra. ia diam di barisan paling belakang jadi dia tidak terlalu mendengar. namun diandra paham dengan semua permainan karena ia sudah mengetahui nya.
__ADS_1
"silahkan kalian bersiap-siap memakai semua pengaman yang ada" kata atar
seperti biasa bimo dan teman-teman nya selalu menjadi pusat perhatian karena ke tampanan mereka. apa lagi bimo yang sangat cocok mengenakan seragam tentara itu semakin membuat karisma nya muncul ke permukaan.
"bim, ajaran kita dong kita nggak ngerti cara pakainya" kata fayzia
"tanya saja sama pelatihnya langsung" ucap bimo
"tapi bim, aku maunya kamu yang bantuin" kata fay manja
"sory fay gua nggak bisa" kata bimo lalu ia pergi menuju arah diandra
"hai ndra, lo bisa masang semuanya" tanya bimo basa - basi
"emm" diandra selesai memasang peralatan lengkap di tubuhnya
"kamu ngerti cara pistol nya" kata bimo
"seperti ini" diandra mengarahkan pistol air kecil itu tepat di kepala bimo yang membuat bimo terkejut
"anak-anak apa kalian sudah selesai bersiap nya, kalau selesai silahkan kalian berkumpul di tower masing-masing. satu tower ada beberapa mentor dan mereka aka menjelaskan tentang senapan dan mereka akan merakitnya juga. maka dari konsentrasi penuh sangat di perlukan jika ada yang bingung silahkan tanya pada mentor masing-masing.
para mentor telah menjelaskan aturan main nya. dan sekarang mereka akan menguji para siswa nya satu persatu.
yang di panggil pertama adalah fayzia. saat ini fayzia akan menunjukkan kebolehan nya ia tak boleh melakukan kesalahan. ia akan menunjukkan ke pada bimo bahwa ia bisa dalam segala hal.
"saya pak" ucap fayzia yang maju ke depan
bukan hanya fayzia yang di panggil namun juga ada beberapa siswa lainnya.
"silahkan kalian bidik target sebisa mungkin"
"fay semangat kamu pasti bisa" ucap teman-teman fayzia
"kalian tenang aja saya jago dalam menembak dan memanah, karena gua sering latihan sama papa saya" kata fayzia percaya diri
"huhh paling juga ponit nya cuman lima hahhaa" kata olivia
"awas ya lo" kata fayzia
fayzia mulai membidik sasaran dan bidikan dengan jumlah poitn 7, 6, 5, 8, 8.
"tuh lihat kan saya bahkan bisa mendapatkan 8 point" ucap fayzia bangga
"ehh ondel - ondel sekolah lo bangga sama 8 point dan lo nggak sadar lo dapat 5 point dan itu point terendah huuuuu" kata olivia dan akhirnya fay mendapatkan sorakan dari teman-teman mereka.
"awas ya liv, gua bakal bikin perhitungan sama lo" bisik fay
"heeeh gua nggak takut tuh"jawab olivia
__ADS_1
"awas aja lo yah" ancam fay
mueeekkk...olivia menjulurkan lidahnya yang membuat fay semakin marah.
"udah lah fay ngapain kita perduli dengan mahkluk lemah kayak mereka" ...
"bener tuh mereka cuman iri sama kamu karena kamu jauh lebih baik dari pada mereka"....
"kalian benar sekali, mereka nggak akan bisa ngalahin gua. dengar ya kalian harus mendapat point yang tinggi. jika kita kita menang gua bakal traktir kalian di resto gg minggu depan okeh" kata fay
" beneran fay"..
"iya dong apa sih yang nggak bisa seorang fayzia lakukan" kata fay dengan aura jahat nya
setelah menunggu giliran akhir nya tiba lah tim olivia yang maju. sebagai ke tua olivia mendapat kesempatan pertama di dalam tim nya.
"semangat olivia ku sayang" teriak danuar
"dan bisa diem nggak lo berisik tahu" kata ranza
"bodo gua nyemangatin bebeb gua, oliv kamu pasti bisa' teriak danuar
"bim kasian yah nih orang" kata marvi
"lo belum tahu aja dia bisa lebih kasihan dari pada ini tahu nggak" kata bimo
"gua denger bim, lo bentar lagi bakal ngerasain apa yang gua rasa bim. gua doain biar lo diandra nempel sama lo" kata danuar
"loh kok diandra sih, emang lo ada hubungan apa sama si cewek es tuh bim" tanya marvi
"eh vi, hati - hati lo ngomong lihat tuh muka nya udah berubah" kata ranza
"lah emang gua salah omong ya ?" kata marvi
"tadi lo bilang cewek es" kata lexi
"maksud gua dia tuh cuek banget gitu bim" kata marvi
"emm lo bener kok dia itu cewek es. dan gua akan mencairkan hati es nya itu" gumam bimo
bersambung...
happy reading ya reader
maaf kalau kata-katanya banyak yang typo
jangan lupa like, komennya biar authornya makin semangat bikin novelnya.
koh iya ayo join di grup juga nanti disana banyak hadiah yang menantiloh join ya 😙😘🤗
__ADS_1