Cold Heart

Cold Heart
berjuang


__ADS_3

markas adrew...


"gimana perkembangan pengawasan kalian, apa mereka masih mengawasi anak sekolahan itu ?" tanya adrew pada anak buah nya


"iya bos, tapi bos tenang saja untuk sementara diandra telah memasang beberapa alat penyadap di berbagai titik untuk mengawasi pergerakan mereka, maaf bos saya lancang mengatakan ini" kata anak buah adrew yang bernama dovi yang merupakan tangan kanan dan orang yang di percaya oleh adrew. lelaki dengan usia 23 tahun itu sudah 5 tahun mengikuti adrew


"apa yang ingin kau katakan ?" tanya adrew


"itu bos apa tidak apa - apa kita melibat kan diandra dalam operasi kali ini ?" kata dovi ragu


"kau benar, dia masih dini untuk melakukan hal ini, tapi apa boleh buat jika aku melarang nya maka ia akan bertindak di luar pengawasan ku. dia memang gadis yang berbeda dengan gadis seusia nya pada umum nya" kata adrew


"bos,, bos coba anda lihat orang ini sepertinya mereka sangat mencurigakan" kata dovi


"telpon orang di sana suruh mereka cek siapa orang - orang itu" kata adrew


"baik bos" kata dovi


tut....tut...tut dovi menelpon diandra ia ingin mengatakan sesuatu


📱dovi : "halo ndra"


📱diandra : "em apaan" jawab diandra ketus


📱 dovi : "ndra seperti nya mereka sudah mulai bergerak sesuai dengan perkiraan kita. oh iya senjata yang lo buang ke jurang watu itu juga sudah di temukan. cuman ada satu masalah yang kita temua kan ndra"


📱diandra : "masalah ?, maksud kakak ?"


📱dovi : "mereka sudah tahu bahwa kita juga sedang mengawasi mereka. dan sekarang mereka lebih hati - hati untuk melakukan suatu tindakan"


📱diandra : "chih sial"


📱adrew : "andra kamu dengerin kakak ngomong apa pun yang terjadi kamu jangan melawan mereka dengan gegabah mengerti" adrew mengambil alih pembicaraan di ponsel dovi


📱diandra : "em gua tahu kok"


📱adrew : "satu lagi, ingat yang mereka ingin kan bukan lah uang kalian tapi di sana ada salah satu putri petinggi clarison tecnology of ware mereka mengincar itu. yang kami pun tak tahu siapa nona muda clarison karena mereka menginginkan chip yang ada pada tuan besar clarison. jadi inti nya lo harus hati - hati ngerti"


📱diandra : "apa fungsi chip tersebut ?, "


📱adrew : "entahlah bisa jadi itu merupakan rahasia penting perusahaan atau bahkan negara"


📱diandra : "kak gimana operasi jantung amanda apa sudah ketemu sama pendonor nya ?" diandra menanya kan ke adaan sepupu perempuan nya yang tak lain adalah adik dari adrew

__ADS_1


📱adrew : " belum ndra kamu nggak usah mikirin masalah amanda semua nya sudah di urus sama mama dan papa. om dan tante juga ambil bagian kok. kita hanya menunggu orang yang rela mendonorkan organ nya pada manda. lagi pula kita juga tidak bisa memaksakan untuk mengambil organ tubuh seseorang. pokok nya kamu fokus sama masalah di depan mata mu saja jangan pikirkan yang lain. kamu juga harus sekolah kan"


📱diandra : " em baik kak"


📱adrew : "sudah dulu ya ndra kita masih banyak hal yang harus kita kerjakan sekarang"


📱diandra : " em oke"


tut adrew memutuskan sambungan telepon mereka yang kini melanjutkan pembicaraan dengan dovi.


"maksud bos chip tadi apa" tanya dovi penasaran


"aku juga tidak tahu dov, apa isi chip tersebut. mereka sudah dari dulu mengincar chip itu" kata adrew


dan diangguki oleh dovi seakan ia paham bahwa itu adalah dokumen yang sangat rahasia bahkan boa nya sendiri pun tak tahu apa isi chip tersebut.


.


.


chiap...chiapp..chiap suara kicau burung sudah terdengar para siswa juga sudah mulai mengemas dan membongkar tenda. hari ini para siswa pulang kerumah mereka masing - masing.


namun sebelum mereka pulang mereka di haruskan membereskan lokasi terlebih dahulu. mereka juga melakukan operasi semut agar tempat itu benar - benar bersih.


setelah selesai membereskan tenda diandra yang di bantu oleh teman - teman nya mulai berkumpul di depan bus masing - masing.


satu persatu bus telah berangkat, dan di dalam setiap bus terdapat anak buah adrew yang berjaga dengan menyamar menjadi mentor para siswa.


mereka juga memasang anti bom di setiap bus tersebut sebagai antisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi.


bimo yang sedang berada dalam barisan melihat ke arah diandra yang terlihat begitu tenang dengan earphone di telinga.


seperti nya diandra sangat suka sekali mendengar lagu itu lah yang ada dalam pikiran bimo.


melihat diandra yang anteng seperti itu menciptakan sebuah senyuman tulus yang terlihat di ujung bibir bimo. ia merasa senang jika melihat gadis itu. ya walaupun ia harus mencari cara agar ia menjadi pusat perhatian gadis itu. meski ia harus bertengkar dengan diandra setiap saat.


namun kadang - kadang ia dan diandra juga akur. tapi itu hanya hitungan menit saja setelah nya mereka akan kembali bertengkar.


dengan sifat diandra yang dingin sangatlah sulit bagi bimo untuk mendekati nya. namun itu tidak mematahkan semangat pria itu untuk selalu dengan dengan diandra.


justru ia merasa tertantang untuk mendekati diandra dengan perasaan yang tulus pastinya.


"baik sepertinya aku harus berjuang" gumam bimo dalam hati nya

__ADS_1


sementara itu diandra masih fokus mendengar arahan yang di berikan oleh adrew melalui earphone yang ia pakai.


adrew mengatakan bahwa anak dari pemegang chip rahasia itu sedang berada satu bus dengan diandra.


saat ini diandra hanya bisa menerka - nerka siapa anak dari pemegang chip itu. bisa saja itu lelaki atau perempuan.


diandra hanya memandang ke arah teman - teman nya. ia ingin sekali menebak siapa orang itu. namun bagaimana cara diandra menebak nya.


jika saja adrew memberi tahu dirinya lebih cepat mungkin ia akan mencari tahu dengan mengambil alih berita yang ada.


akan tetapi adrew memberi tahu nya beberapa jam yang lalu. di tambah lagi dia harus berada di samping teman - teman nya membuat pergerakan diandra sedikit kurang bebas.


📱adrew : "dengar ya ndra, kamu harus hati - hati. apa pun yang terjadi jangan biarkan mereka memancing amarah mu nanti"


adrew masih saja mengoceh membuat telinga diandra terasa panas. ingin sekali rasa nya ia matikan ponsel nya itu. namun adrew mengancam nya bahwa adrew akan memberi tahu ke dua orang tua nya bahwa diandra masih mencari penyebab kematian kakak nya anggraini yang ia panggil dengan sebutan kak cahaya itu.


"baik anak - anak mohon perhatian nya sebentar" ucap bu santi


"iya bu" jawab para siswa


"kita akan pulang semua nya tidak ada yang ketinggalan kan, kalian semua juga sudah pas kan ?" tanya bu santi


"sudah bu, tadi bimo juga udah cek absen semua nya lengkap" ucap bimo sebagai ketua ge


grup


"baik lah, sekarang kita berdo'a menurut kepercayaan masing - masing......berdo'a selesai, pak supir ayo kita berangkat" kata bu santi


"baik bu" jawab supir


bus itu melaju menuju kota x dengan kecepatan sedang. namun ada yang aneh saat mereka tida di tanjakan semua bus yang berangkat duluan tadi berhenti di sana.


"semua nya turun jangan ada yang bergerak"..


"cepat berkumpul"....


"ndra apa ini, ini prank atau pembajakan bus" ucap olivia takut


"kalian apa yang kalian bicara kan, serahkan tas kalian"..


bersambung...


happy reading ya reader

__ADS_1


maaf kalau kata-katanya banyak yang typo


jangan lupa like, komen biar authornya makin semangat bikin novelnya


__ADS_2