Cold Heart

Cold Heart
konsekuensi


__ADS_3

diandra melihat jam dinding di depan nya sudah menunjukkan pukul 03.45. diandra merentangkan tangan nya melakukan beberapa pergerakan untuk menghilangkan rasa kaku di punggung nya.


"masih ada waktu beberapa menit untuk tidur sejenak" kata diandra


setelah beberapa lama berkutat dengan laptop dan komputer milik nya. diandra merasa cukup lelah.


akhir nya ia merebahkan tubuh nya di atas ranjang kesayangan nya itu. diandra meletakkan tangan kiri nya untuk menopang kepala nya.


meskipun tubuh nya telah istirahat namun tidak dengan pikiran nya. pikiran nya masih berkutat dengan berbagai masalah. mulai dari bagaimana cara nya ia harus mendapatkan obat untuk amanda. dan lagi masalah keluarga clarison belum lagi jika di sekolah masih ada bimo yang selalu mengganggunya.


.


.


di rumah pramudia bimo sudah bersiap-siap untuk berangkat sekolah. kali ini ia membawa satu paper bag di dalam nya terdapat baju ganti. karena hari ini ia berencana melatih diri nya agar bisa lebih hebat dalam bela diri.


"pagi pa, pagi ma" ucap bimo sambil duduk di kursi dan meletakkan paper bag di samping nya


"apa itu bim ?" tanya papa


"oh ini baju ganti pa, nanti aku izin pulang telat soalnya mau latihan muai *** pa" kata bimo santai


"kamu belajar bela diri lagi bim ?" kata papa


"iya pa, aku harus bisa ngelindungin orang-orang yang aku sayang" kata bimo cepat


"sayang ada apa ?, apa ada masalah ?" tanya mama bimo


"ngga ma, cuman setelah kejadian kemarin bimo teman-teman bimo sudah mutusin kalau kita harus bisa bela diri buat ngelindungin orang-orang di sekitar kita pa" jawab bimo


"baiklah, papa dukung kamu. oh iya bim kamu jangan lupa ke kantor sesekali ya" kata papa


"iya pa aku nggak lupa kok" kata bimo


"nah gitu dong, semangat kamu ini kayak papa dulu waktu muda saat ngejar-ngejar mama hehhe" kata papa


"oh iya pa, apa perusahan kita ada kerja sama dengan perusahan milik paman steve pa ?" kata bimo


"steve ? maksud mu ghueta group ?" tanya bimo


"iya pa ?" jawab bimo


"hahha bimo kamu ini ada - ada aja deh" jawab papa


"maksud papa ?" kata bimo bingung


"bukan hanya kerja sama bim, tapi papa mu dengan om steve itu teman dari kecil" kata papa

__ADS_1


"tapi tumben kamu memanggilnya paman, biasa nya kan om. kalau paman itu agak..." kata papa


"nggak pa, oh iya ma. mama bilang mereka punya anak gadis bungsu yang masih sekolah kan ma ?" kata bimo semangat


"iya tapi mama pernah bertemu dengan nya beberapa kali. karena setiap ada pertemuan keluarga ada pertemuan antar pengusaha yang datang hanya steve, cidra, dan cendana. kadang-kadang mama nya steve juga datang. tapi putri bungsu nya tidak. dan lagi dia sangat pendiam tapi dia sangat cantik kok bim. mama setuju kalau dia jadi menantu mama. biar pun kelihatannya orang nya dingin tapi mama yakin dia anak yang baik " kata mama


"iya sih ma" kata bimo


"eh kok kamu ngomong gitu ?" kata mama penuh selidik


"eh tapi kenapa kamu nanyain putrinya ghueta group ha" selidik papa kemudian


"enggak apa-apa kok cuman penasaran aja" kata bimo


"bimo duluan ya pa, ma. assalamu'alaikum" kata bimo berlalu pergi setelah berpamitan pada kedua orang tua nya


di meja makan kedua orang tua bimo masih bingung dengan bimo yang tiba-tiba bimo bertanya tentang perempuan. biasa nya jika mama pancing sedikit masalah perempuan ia langsung marah-marah tak jelas pada mama nya.


.


.


.


di sekolah sebuah mobil sport hitam memasuki parkiran. dan seorang gadis dengan topi dan earpone di telinga turun dari mobil tersebut.


diandra berjalan menuju kelas nya dan duduk di bangku yang ada di dekat jendela itu. ia mengeluarkan panselnya dan melihat berita bahwa orang yang berniat curang pada perusahan keluarga nya. telah di tahan oleh pihak yang berwajib. dan berita lain nya bahwa saham keluarga nya naik secara drastis.


dan grafik saham perusahan milik keluarga nya berada di puncak teratas. melihat itu ada sebuah senyuman licik tersirat di bibir diandra.


"ingin bermain dengan keluarga ku ?, harus tahu konsekuensi nya" gumam diandra dalam hati


hari ini ayah diandra akan melakukan konferensi pers mengenai masalah perusahan yang sudah terselesaikan. dan bahkan topik mengenai perusahaan nya kini menjadi trending topik dalam dunia bisnis.


bahkan beberapa pengusaha bergidik ngeri dengan apa yang di lakukan oleh perusahaan ghueta. saat mereka tahu ada yang ingin main licik dengan perusahaan mereka.


hal ini juga membuat beberapa rekan kerja ayah nya. menjadi tunduk dan tak berani melakukan hal yang merunut ghueta group adalah kesalahan. karena bisa-bisa mereka akan hancur seperti yang terjadi dengan perusahan minyak dan berlian yang kini di ambil alih oleh ghueta group.


karena mereka berusaha mengusik ghueta group dengan bekerja sama dengan orang dalam di ghueta group. namun rencana mereka rusak di tangan gadis sma yang masih terbilang belia.


"selamat pagi anak-anak. sekarang kumpulkan tugas kalian di meja ibu" kata ibu guru sinta


"hahh tugas buk" kata siswa serempak


"iya tugas laporan waktu kemah" kata sinta santai


"tapi kita kan kelompok buat nya" kata fely

__ADS_1


"iya yang kelompok kalian kumpul kan sendiri ke perpus. dan yang ibu tagih saat ini adalah tugas individu nya, mana tugas nya ?


jangan bilang kalau kalian tidak buat" kata sinta dengan mode galak nya yang di buat-buat


"hehhe ibu cantik deh. kalau nggak marah-marah" kata ketua kelas


"iya buk. buk gimana kalau kita makan siang bareng dengan satu kelas" .....


"iya buk, kami kan bisa ngobrol-ngobrol"....


"kalian tuh yah, mau nyogok ibuk ya. kalian nggak bisa nyogok sekarang kumpulkan tugas nya sekarang" kata sinta tegas


"iya buk iya" jawab ketua kelas sambil mengambil tugas dari teman-teman nya dan memberikan ke pada wakil wali kelas nya itu.


dalam sekolah diandra setiap kelas mempunyai dua guru wali kelas yang bertugas membimbing dan mengawasi muridnya. seperti ibu sinta yang merupakan wali kelas diandra dan dan pak erdan adalah wali kelas nya juga.


setelah mengumpulkan tugas mereka, akhirnya mereka melanjutkan pelajaran yang kemarin. tak terasa jam sudah menunjukkan tanda istirahat. setelah beberapa jam belajar dan beberapa kali berganti jam mata pelajaran.


anak kelas satu persatu keluar setelah guru meninggalkan kelas mereka. begitu pun dengan olivia dan fely. dan lagi semenjak perkemahan nindy dan zeria juga setiap hari mengunjungi mereka di kelas untuk makan siang bersama.


"hai...hai...ayo kita makan hari ini aku yang teraktir" kata nindy semangat


"tumben" kata zeria


"iya tadi aku dapat uang jajan lebih dari ayah ku hehehehhe" kata nindy ia tak


"oh gitu ya sudah ayo kita makan gratis" teriak fely


"ahh cempreng banget sih lo, sakit tahu telinga gua" kata olivia kesal


"heheh sory sory" kata fely


"ndra ayo" kata nindy yang melihat diandra yang tidak beranjak dari tempat duduk nya


"kalian aja. gua ke roof top pengen istirahat" kata diandra


"em ya sudah kalau gitu kita cabut ya" kata nindy lembut


"eem" jawab diandra


.


.


bersambung...


happy reading all

__ADS_1


jangan lupa fav, vote, like, komen biar authornya makin semangat bikin novelnya


__ADS_2