
Happy Reading :)
^^^
Malam harinya mereka semua berkumpul di meja makan untuk makan malam bersama. Malam ini Amora tidak memasak sama sekali salah satu makanan yang di hidangkan di meja makan, karena Anjel yang sudah memesan makanan.
" Sayang kau mau kemana? " Tanya Anjel yang melihat Amora yang sudah selesai menyiapkan minuman untuk mereka semua ingin pergi ke belakang.
" Hmm, Amora mau kebelakang dulu mom. " Ujar Amora dengan menunduk karena di tatapan datar oleh Samuel.
" Ngapain ke belakang? Sini makan dulu. " Ujar Anjel yang sudah menarik kursi di sebelahnya.
" Tap- " Belum sempat Amora menjawab, Samuel lebih dulu memotongnya.
" Makan. " Ujar Samuel dengan menatap Amora supaya duduk di sebelah Anjel.
" Ba-baik tuan. " Amora langsung berjalan ke kursi di sebelah Anjel.
Setelah itu mereka pun memulai makan malam bersama dengan penuh keheningan dan sesekali Amora melihat Mutiara yang menatapnya tak suka.
" Hufftt, ku rasa nyonya besar belum memaafkan ku. " Batin Amora dengan menunduk sedih.
Anjel yang melihat Amora terdiam sambil menunduk pun langsung bertanya.
" Kau kenapa sayang? Ayo di makan, jangan dianggurin gitu. " Ujar Anjel dengan menyentuh punggung tangan Amora sambil tersenyum.
__ADS_1
Amora hanya mengangguk dengan tersenyum simpul dan kembali memakan makanannya. Baru kali ini dia makan enak, semenjak dia di perlakukan seperti pelayan disini. Dirinya sudah tidak pernah menyentuh makanan-makanan mewah lagi.
Bahkan mungkin karena dia makan sehari cuma satu kali karena tidak terbiasa makanan-makanan sederhana dan itu pun di luar pengetahuan Samuel.
Samuel taunya gadis itu makan tiga kali sehari. Sarapan, makan siang dan makan malam. Tapi ternyata Amora hanya makan saat siang saja dan sarapan yang biasanya dia masak suka di berikan ke satpam.
" Ohh ya sayang, mommy liat-liat kamu makin kurus. Apa disini gak di kasih makan? "
Amora yang mendengarnya tersedak.
" Ehh, ini minum dulu. " Ujar Anjel yang memberikan segelas air putih yang langsung di minum Amora dengan sekali tegukan.
" Ti-tidak mom, Amora makan dengan baik disini. " Ujar Amora dengan tersenyum mencoba terlihat baik-baik saja di depan Anjel.
" Hmm. " Samuel hanya berdehem malas menanggapinya.
Toh buat apa dia menuruti perkataan aunty nya itu. Lagian juga niat awalnya ingin membuat hidup gadis itu menderita. Kalau dia memperlakukan gadis itu dengan baik, buat apa dia dengan susah-susah payah menjadikan gadis itu sebagai pelayan dan mengkasarinya.
" Kenapa kau selalu ikut campur? " Anjel menatap tak suka ke arah Mutiara.
" Dan kau kenapa sekarang berubah? " Ujar Anjel yang balik bertanya.
" Ck, berubah? Aku sama sekali gak berubah. " Ujar Mutiara dengan mengelak.
" Hahahaha, lucu sekali kau kakak ipar. Gak berubah? Hahaha, sakit perutku mendengarnya. " Ujar Anjel dengan tertawa meledek.
__ADS_1
" Ck. " Mutiara malas meladeni adik ipar sekaligus sahabatnya itu.
" Lucu sekali kau Mut, kau sangat berubah drastis sekarang Mut. Kau sekarang lebih pendendam. " Ujar Anjel yang seketika mengganti ekspresi wajahnya menjadi datar.
" Pendendam? Sekarang ku tanya gimana jika kau di posisi ku? Melihat putri tersayang mu di tabrak lari oleh orang tak bertanggung jawab dan Koma selama berbulan-bulan? " Ujar Mutiara dengan menatap tajam ke arah Amora saat mengatakan oleh orang yang tak bertanggung jawab.
" Mungkin kesal seperti dirimu, tapi tidak seperti mu yang memperlakukan putri orang sebagai pelayan. Lagian dia sudah minta maaf dan berani mengakui kesalahannya bukan? Kenapa harus di permasalahkan lagi? Dan lagian Samuel sekarang sudah sehat bukan? " Mutiara yang mendengarnya terdiam dan begitupun dengan yang lainnya.
Amora hanya menunduk menahan kesedihannya. Karena dirinya mommynya itu harus bertengkar dengan adik iparnya sendiri atau sahabatnya sendiri.
Amora tau bahwa Mutiara dan Anjel bersahabat dari cerita mamih nya yang pernah mengatakan bahwa Anjel memiliki beberapa sahabat, salah satunya Mutiara.
" Kau tidak akan pernah mengerti, Njel. Mamih pulang dulu Sam. " Ujar Mutiara yang langsung pergi meninggalkan mereka.
~Bersambung~
Makin hari likenya makin dikit ya :') Padahal banyak loh yg bacaðŸ¤
Tapi gpp sih aku gk maksa juga kalian untuk like, tapi setidaknya hargai gitu author yang udh capek" ngetik, ehh tapi cuma numpang baca doang likenya mah kgk😂
Aku sih ngerti kalian cuma niat buat baca doang:v tapi setidaknya tekan likenya gitu, apalagi likenya grastis kan😊 Cuma tekan like sebentar kok gk sampe semenit jugaðŸ¤
Alasan aku cuma sehari up dan dikit juga karena kalian yang pelit likeðŸ¤ðŸ˜‚ Aku cuma gak mau aja up banyak" likenya cuma dikit apalagi kalau up satu episode 1000 kata tapi yg like cuma sedikit bikin sad aja😂
Sekali lagi aku ingetin like itu G. R. A. T. I. S Lohh, So setiap selesai membaca diharapkan untuk tekan likenya🙂 Daahh segitu aja see you😘😊
__ADS_1