Crazy Love

Crazy Love
Episode 74


__ADS_3

~Happy Reading~


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗


°°°


Di dalam mobil, Samuel yang tengah mengemudikan mobilnya sesekali melirik Amora yang terdiam memandang lurus kedepan dan Anjel pun yang duduk di belakang juga memerhatikan Amora yang terlihat sendu.


" Sam, Nanti berhenti di restoran favorit aunty. Kita makan siang dulu. " Ujar Anjel yang memecahkan keheningan.


" Baik aunty. " Ujar Samuel yang langsung membelokkan mobilnya di restoran favorit auntynya, dia juga pernah diajak makan di restoran itu bersama aunty dan unclenya.


" Mora, ayo turun. " Ujar Anjel menepuk baju Amora yang masih terdiam.


" Ah, iya mom. " Ujar Amora yang tersadar dari lamunannya dan ikut turun menyusul Anjel.


Setelah keduanya turun. Samuel kembali melakukan mobilnya untuk mencari tempat parkiran, karna parkiran di restoran itu sangatlah penuh, maklum restoran ini sangatlah terkenal akan masakannya yang enak.


Disisi Anjel dan Amora. kedua wanita cantik itu sudah disambut oleh manager restoran yang biasanya melayani Anjel saat dia datang kesini.


" Selamat datang nyonya Abraham, sudah lama sekali tidak kemari. " Ujar manager restoran itu yang merupakan seorang wanita.


" Keseringan di rumah, jadi gak mampir kesini dehh. Tempat biasa ya. " Ujar Anjel sambil tersenyum.


" Baik nyonya, mari saya antarkan. " Ujar manager wanita itu dengan berjalan duluan diikuti keduanya.


Saat mereka berjalan masuk, semua pengunjung restoran memerhatikan keduanya.


" Nyonya Abraham masih cantik banget ya walaupun dah punya cucu. "


" Iyaa, jadi pengen deh awet muda kaya gitu. "

__ADS_1


" Alah, paling juga suntik biar awet muda. "


" Jeng kalista ini iri aja. "


Begitulah gosip-gosip kumpulan ibu sosialita yang ada disana. Anjel hanya acuh, karna baginya sudah biasa setiap dia keluar pasti ada saja yang tidak suka dengannya.


" Silahkan nyonya. " Ujar Manager restoran itu dengan membukakan pintu ruang VVIP yang biasa di tempat Anjel dan suaminya datang kesini.


" Terimakasih, oh ya diluar masih ada keponakan saya, nanti tolong diarahin kesini ya. " Ujar Anjel sambil menunjukkan foto Samuel di ponselnya.


" Baik nyonya, kalau begitu saya permisi. " Ujar manager itu dan Anjel pun mengangguk mengiyakan.


" Ayo sayang masuk. " Ujar Anjel menarik tangan Amora dan Amora hany mengikuti langkah kaki mommynya itu.


Setelah selesai memesan makanan. Samuel baru datang.


" Lama sekali Sam. " Ujar Anjel menatap keponakannya itu yang duduk di sebelah Amora.


" Nyari-nyari parkiran aunty, tadi dah pada penuh semua dan untung aja ada mobil yang keluar. " Ujar Samuel.


" Thanks aunty. " Ujar Samuel yang melirik Amora yang masih saja terdiam.


Samuel menggenggam tangan Amora diatas pahanya. Amora terlonjak kaget dan melihat tangan Samuel yang mengenggam tangannya.


" Jangan melamun. " Ujar Samuel sambil menatap Amora dan tidak lama datanglah para waiters yang membawakan makanan pesenan mereka.


" Silahkan dinikmati nyonya, nona, tuan. " Ujar salah satu waiters wanita dengan menyusun makanan di meja.


" Terimakasih. " Ujar Anjel dengan tersenyum ramah.


" Sama-sama nyonya. " Ujar waiters itu yang langsung berlalu pergi setelah selesai meletakkan semua makan pesenan Anjel diatas meja.

__ADS_1


" Sudah ayo makan. " Ujar Anjel ke mereka berdua.


" Iya mom. " Ujar Amora yang langsung melepaskan genggaman tangan Samuel.


Mereka bertiga pun mulai menikmati makanan masing-masing.


" Bagaimana makanannya? " Tanya Anjel ke Amora.


" Enak mom. " Ujar Amora dengan jujur dengan rasa dan tingkat kematangan daging steaknya yang pas dan dia baru merasakan steak seenak ini.


" Ini tuh restoran favorit mommy sama suami mommy. Karna makanannya yang enak dan tempatnya juga cantik. " Ujar Anjel dan diangguki setuju oleh Amora.


Saat memasuki restoran ini, dia juga sudah sangat terpukau dengan nuansa restoran yang klasik bercampur modern dan ditambah saat dia menyadari ruangan VVIP yang mereka tempati ini bernuansa ala-ala Korea.


" Amora kaya berada di Korea kalau masuk ruangan ini. " Ujar Amora dengan tersenyum menatap ke sekeliling ruangan.


Anjel dan Samuel yang melihat Amora tersenyum bahagia, juga ikut tersenyum. Mereka senang bisa membuat Amora tersenyum dan melupakan kesedihannya.


" Itu yang buat mommy suka makan disini, setiap kesini mommy selalu minta di ruangan ini dan asal kalian tau aja, disetiap ruangan punya nuansa yang berbeda-beda. " Ujar Anjel membuat Amora terkejut mendengarnya.


" Serius mom? " Tanya Amora dan diangguki Anjel.


" Serius, kalau di ruangan sebelah ala-ala Jepang dan setiap mau masuk kesana tuh kita di suruh pake kimono, biar kerasa nuansa jepangnya. " Ujar Anjel mengingat kekesalan dirinya waktu itu saat mengetahui ruangan favoritnya ini di tempati orang lain dan semua kekesalannya itu berubah saat dia masuk ruangan itu.


" Wahh kalau kaya gitu, Amora kapan-kapan datang lagi kesini, nyobain ruangan satu persatu. " Ujar Amora dengan terkekeh.


" Ide bagus, nanti aunty ajak kalian lagi kesini. Tapi ke ruangan yang berbeda. Jarang-jarang kan nuansa restoran beda-beda kaya gini. " Ujar Anjel.


" Aunty bener, langka restoran kaya gini tuh. " Ujar Amora dengan tersenyum dan seketika dia melupakan kesedihannya.


" Ya sudah lain kali kita kesini lagi, dah dilanjut makannya. " Ujar Anjel dan diangguki Amora.

__ADS_1


~Bersambung~


Likenya jangan lupa😘


__ADS_2