Crazy Love

Crazy Love
Episode 36


__ADS_3

Happy Reading :)


^^^


W’Y Hospital.


Setibanya di rumah sakit terbesar dan terkenal di kotanya. Amora langsung berjalan menuju ruang pemeriksaan dokter Kanaya.


Dokter Kanaya merupakan dokter pribadi Amora selama berada disini. Kedua orang tuanya lah yang merekomendasikan dokter Kanaya menjadi dokter pribadinya.


Tokk ...


Tokk ...


Amora mengetuk pintu terlebih dahulu dan keluarlah seorang suster yang amat sangat di kenali Amora.


" Nona Amora. " Ujar suster tersebut dengan tersenyum.


" Suster Ana, apa kabar? " Ujar Amora yang tak menyangka bisa bertemu lagi dengan suster Ana yang katanya sudah pindah tugas keluar kota.


" Alhamdulillah baik nona, mau ketemu bu dokter ya? "


Amora mengangguk mengiyakan.


" Ya sudah ayo masuk, kebetulan bu dokter lagi senggang gak ada pasiennya. " Ujar Suster Ana dengan membantu memapah Amora masuk kedalam, karena melihat kondisi wajah Amora yang sangat pucat.


" Ehh, tumben sekali gak ada pasiennya? " Ujar Amora yang melihat dokter Kanaya menatap ke arahnya.


" Amora? Kenapa tidak memanggil saya ke apartemen? " Ujar Dokter Kanaya dengan membantu Amora berbaring di atas brankar.


" Tidak apa Dok, sekalian mau cari udara segar, bosen di apartemen terus. " Ujar Amora dengan tersenyum.


" Ahh nona bisa saja, mari saya periksa. " Ujar Dokter Kanaya yang langsung melakukan pemeriksaan.

__ADS_1


Tak lama kemudian, Amora melihat raut wajah dokter Kanaya yang sangat terkejut setelah memeriksa tubuhnya.


" Kenapa dok? Saya sakit apa? " Tanya Amora dengan cemas.


" Nanti saya jelaskan nona, Suster Ana tolong bantu nona Amora. " Ujar Dokter Kanaya yang langsung berjalan menuju meja kerjanya diikuti Amora yang sedang di papah suster Ana.


" Makasih Sus. " Ujar Amora dengan tersenyum.


" Sama-sama nona. " Suster Ana membalas tersenyum.


" Gimana dok? Apa yang terjadi dengan saya? "


" Nona Amora sejak kapan merasa mualnya? " Tanya Dokter Kanaya dengan serius.


" Sejak semalam, cuma semalam tidak terlalu mual dok dan baru sekarang mual banget. " Jujur Amora.


" Hufftt, mungkin ini bakal jadi berita gembira dan sedih juga. " Dokter Kanaya menghela nafas.


Jderrr ...


Amora tak percaya dengan apa yang dikatakan Dokter Kanaya. Tidak mungkin kan dirinya hamil, secara dia belum menikah dan apa ini anak Samuel?


" Dokter jangan bercanda ya, saya tau Dokter kalau lagi sama saya suka bercanda, tapi saya mohon untuk serius sekarang! " Ujar Amora yang menganggap apa yang di katakan Dokter Kanaya itu bohong.


" Amora saya tidak bercanda, saya serius. Kau hamil dan kondisi kandungan mu sangat lemah. "


Amora menggelengkan kepalanya sambil menitikkan air matanya. Dia masih belum bisa menerima kenyataannya, bahwa dia benar-benar hamil dan sebentar lagi dia akan menjadi seorang ibu.


" Tidak! Pasti dokter bohong kan!!!" Teriak Amora berusaha menolak kenyataannya.


Suster Ana yang melihatnya langsung berusaha menenangkan Amora.


" Nona tenanglah. " Ujar Suster Ana dengan memeluk tubuh Amora.

__ADS_1


" Hikss, bagaimana Mora tenang kak. Kak Kanaya sedang berbohong kepada ku! " Ujar Amora dengan terisak di dalam pelukan Suster Ana.


Saat dalam kondisi seperti ini. Amora menganggap keduanya sebagai kakaknya dan begitupun sebaliknya.


" Amora, kau harus bisa menerima kenyataannya sayang. " Ujar Dokter Kanaya yang bergantian memeluk Amora.


" Tidak kak! Hikss, hikss, tidak! Amora tidak mau hamil! Amora gak mau anak ini!!! " Ujar Amora dengan melepaskan pelukannya dan memukul-mukul perutnya.


" Amora! Gak jangan gila! Ini anak mu, bagaimanapun dia anak mu Amora. " Ujar Dokter Kanaya dengan menahan tangan Amora yang terus menerus memukul perutnya.


" Hikss, tidak kak, tidak! " Amora terus menggelengkan kepalanya dengan terisak-isak.


" Heyy, dengerin kakak. Kau harus bisa menerima kenyataan yang ada Amora, kita besarkan anak ini bersama-sama okay? " Ujar Dokter Kanaya dengan langsung memeluk tubuh Amora kembali.


" Ingat Amora kau tidak sendirian, ada aku dan suster Ana disini. " Ujar Dokter Kanaya dengan mengusap-ngusap punggung Amora.


" Hikss, hikss, kakak janji ya jangan beritahukan ini pada yang lain hikss. " Ujar Amora yang sudah melepaskan pelukannya.


" Iyaa kakak janji. " Ujar Dokter Kanaya dengan mengangguk tersenyum.


" Kak Ana juga ya. " Ujar Amora menatap ke suster Ana.


" Iya sayang, kakak juga janji. " Ujar Suster Ana dengan mengangguk tersenyum dan detik kemudian Amora langsung memeluk keduanya.


~Bersambung~


Siapa nih yang nunggu Episod Amora kabur?😌


Bentar lagi tuh episod akan keluar bersama dengan penyesalan Samuel🀭


Hohoho, tungguin terus ya kelanjutan kisah mereka berdua Hanya di Crazy Love🀭😘


Ohh Iya lupa likenya jangan lupaπŸ˜™πŸ₯Ί Dah see youπŸ‘‹πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜

__ADS_1


__ADS_2