Crazy Love

Crazy Love
Episode 43


__ADS_3

Happy Reading :)


^^^


One week later


Sudah seminggu ini perlakukan Samuel sangat manis kepada Amora. Tapi hal itu tidak membuat Amora mengurungkan niatnya untuk pergi dari pria tampan tersebut.


Seperti hari ini, Amora sudah membuat keputusan matang-matang bahwa beberapa jam lagi dia akan pergi meninggalkan mansion mewah ini. Bukan tanpa alasan, Amora hanya tidak ingin Samuel mencelakai anak yang di kandungnya setelah tau dia tengah berbadan dua.


Hari ini adalah hari yang pas untuk dirinya kabur, karena untuk beberapa hari Samuel tidak akan kembali ke mansion mewah ini. Samuel mengatakan bahwa dia ada perjalanan bisnis keluar kota selama tiga hari.


" Semoga ini jalan yang terbaik. " Ujar Amora yang sudah memasukkan semua pakaiannya kedalam koper.


Tokk ...


Tokk ...


" Nona saya membawakan makan siang untuk anda. " Ujar seseorang yang Amora ketahui itu kepala pelayan.


" Iya sebentar bi! " Amora langsung berjalan membukakan pintu kamarnya.


" Masuk aja bi. " Ujar Amora yang menyuruh wanita paruh baya itu memasuki kamarnya bersama dengan Samuel.


Ya, selama seminggu ini Samuel meminta dirinya untuk tidur bersama dengannya di kamar pribadinya dan hal itu membuat Amora sangat terkejut dengan perlakuan Samuel yang sangat-sangat berbeda.

__ADS_1


" Nona mau kemana? " Ujar kepala pelayan tersebut yang melihat koper di depan meja rias.


" Amora mau tinggal bareng mommy Anjel bi, Amora juga dah bilang sama tuan Sam. " Ujar Amora yang berbohong.


" Baiklah kalau nona sudah ijin, di makan dulu makanannya nona sebelum berangkat. " Amora mengangguk mengiyakan dan setelah itu dirinya langsung memakan masakan kepala pelayan tersebut.


Setelah selesai dia langsung berpamitan kepada wanita paruh baya tersebut yang selama ini sudah sangat-sangat membantunya.


" Makasih ya bi selama ini bibi dah bantu saya. " Ujar Amora dengan memeluk wanita paruh baya yang sudah bekerja sangat lama dengan Samuel.


" Sama-sama nona dan itu sudah tugas, nona hati-hati di jalan. "


Amora mengangguk mengiyakan dan setelah itu Amora melambaikan tangannya sebelum pergi dari mansion penuh penderitaan dan kebahagiaan tersebut.


" Selamat tinggal, semoga kau selalu bahagia tuan. " Ujar Amora yang menoleh kebelakang terlebih dahulu sebelum menghentikan taksi.


Di sebuah perusahaan yang tidak kalah besar dan mewah. Samuel tengah mengecek laporan keuangan kantor cabangnya selama dia tidak datang kesini.


Samuel setahun sekali mengecek kantor cabangnya ini. Dirinya lebih mempercayakan sekretaris keduanya yang di berikan kepercayaan menjadi Direktur Utama di perusahaannya ini dan sesekali orang kepercayaan itu memberi tahukan perkembangan kantornya ini.


" Dia sedang apa ya? " Ujar Samuel yang memerhatikan foto Amora yang selalu di bawanya di dompet.


Sudah seminggu ini Samuel sangat manja kepada Amora. Entahlah dia juga tidak mengerti kenapa sikap berubah drastis tidak seperti dulu yang sangat kejam kepada Amora.


Sekarang Samuel malah takut kehilangan Amora. Bahkan melihat Amora terluka sedikit saja entah kenapa dia juga merasakan sakit yang dialami Wanita cantik tersebut.

__ADS_1


" Kenapa gak aktif? " Ujar Samuel yang tidak bisa menghubungi nomor Amora.


Dua hari yang lalu Samuel sempat membelikan ponsel baru untuk Amora, alasan dirinya membelikan ponsel baru untuk Amora biar wanita tersebut bisa menghubunginya jika terjadi sesuatu dan sebaliknya.


Samuel yang sudah beberapa kali tidak bisa menghubungi Amora, akhirnya memutuskan untuk menelpon telpon rumah dan diangkat langsung oleh kepala pelayannya tersebut.


" Dimana Amora? " Ujar Samuel dengan to the point.


" Nona Amora baru saja pergi tuan. "


Samuel terkejut mendengarnya. Pasalnya Amora tidak menghubungi sama sekali untuk meminta ijin.


" Kemana? Dan kalian membiarkannya pergi?! " Ujar Samuel dengan menahan amarahnya.


" Ma-maaf tuan, nona muda bilang sudah meminta ijin ke tuan. " Ujar Bi Yati yang merupakan kepala pelayan dengan takut mendengar nada bicara tuannya yang sudah tidak bersahabat.


" Sial! Kenapa kalian bodoh, hah?! Seharusnya kalian menghubungi ku dulu!!! " Teriak Samuel dengan emosi.


" CEPAT CARI DIA SAMPAI DAPAT! KALAU TIDAK NYAWA KALIAN TARUHANNYA!!! "


Setelah memarahi kepala pelayannya itu, Samuel langsung mematikan sambungan telponnya dan menghubungi orang suruhannya untuk melacak dan mencari keberadaan Amora.


" Kenapa kau meninggalkan ku sayang? Setelah aku mulai mencintai mu. " Ujar Samuel dengan sendu sambil memandangi foto Amora di dalam dompetnya.


~Bersambung~

__ADS_1


Jangan lupa likenya😘


__ADS_2