Crazy Love

Crazy Love
Episode 81


__ADS_3

~Happy Reading~


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗


°°°


Masih di waktu yang sama dan tempat yang sama. Semua orang memilih diam dan tidak ingin ikut campur dalam masalah mereka.


Lagian mereka juga tidak tau titik permasalahan yang membuat kedua orang tua Amora mengusir putri mereka dan mengasingkannya disini.


" Ini semua salah ku, yang lalai menjadi ibu untuk mereka. " Ujar Fiola membuat Banu menatap kearahnya.


Terlahir sebagai anak orang kaya dan kurang akan kasih sayang kedua orang tuanya dulu, membuat dia tumbuh sebagai pribadi yang selalu mengandalkan harta dan kekuasaan. Sampai dia melupakan statusnya yang sudah menjadi ibu rumah tangga, yang seharusnya memiliki tanggung jawab untuk mendidik, menyayangi dan memberikan kasih sayang untuk kedua anaknya.


" Mora, maafin mamih yang selama ini tidak waktu untuk kamu dan kakak mu, maafin mamih yang selalu mementingkan pekerjaan dan perusahaan mamih. Mamih kira selama ini kalian bahagia hidup bergelimang harta, tapi ternyata semua dugaan mamih salah. Mamih sayang kalian, mamih hanya ingin melihat kalian hidup mewah seperti mamih dulu, mamih tidak ingin melihat kalian menjadi anak yang serba kekurangan. " Ujar Fiola sambil menatap putrinya dengan mata berkaca-kaca.


Amora hanya diam memandang mamihnya. Dia bingung sama dirinya sendiri, disatu sisi dia memaafkan semua kesalahan mamihnya yang tidak ada waktu untuknya dan kakaknya, tapi disatu sisi dia masih marah akan sikap mamihnya yang mengusir dirinya.

__ADS_1


Samuel memandang wanitanya yang menunduk diam. Dia tidak menyangka kehidupan wanitanya dulu sangatlah menyedihkan, terlahir sebagai anak yang kurang kasih sayang kedua orang tuanya.


Tidak seperti dirinya yang selalu diberikan kasih sayang oleh kedua orang tuanya dan saat kedua orang tuanya meninggal juga dia tidak kekurangan kasih sayang, karna kedua orang tuanya yang sekarang selalu memberikan dia kasih sayang.


" Amora. " Panggil Anjel sambil melirik Fiola yang masih menunggu jawabannya.


Amora menatap mommynya itu dan bergantian menatap mamihnya yang tersenyum sendu kearahnya.


Dia juga melihat papihnya dan semua orang yang menatap kearahnya menunggu jawaban atas permintaan maaf yang di lontarkan mamihnya.


Dia masih belum bisa melupakan kejadian dimana mamihnya yang menampar dirinya dan mengatakan bahwa dia menyesal memiliki putri yang kasar dan memalukan seperti dirinya.


Maklum saja mamihnya mengatakan hal seperti itu, karna sejak dimana dia yang mendorong Kristal di Mall dan di saksikan oleh orang banyak membuat dirinya yang sebagai putri dari Fiola, pengusaha terkenal di negaranya menjadi tercoreng.


" Tuan. " Ujar Amora yang terkejut melihat Samuel yang juga ikut masuk kedalam lift.


Grepp ...

__ADS_1


Samuel langsung memeluk Amora. Membuat Amora diam mematung.


" Menangis lah. " Satu kata yang terucap dari Samuel mampu membuat Amora menangis tersedu-sedu dipelukannya.


" Hikss, hikss, a-aku selalu membuat, hikss mereka malu, hikss a-aku, hikss, se-selalu membuat mereka kecewa, hiks. " Ujar Amora dengan menangis terisak.


Samuel mendengarkan semua unek-unek yang di keluarkan Amora selama ini. Dia terus mengusap-usap punggung wanitanya, memberikan ketenangan.


Tingg ...


Pintu lift terbuka. Samuel melepaskan pelukannya dan menghapus sisa-sisa air mata yang jatuh di pelupuk mata Amora.


" Sudah cukup menangisnya, kasihan babynya nanti. " Ujar Samuel yang langsung menggendong Amora ala bridal style menuju kamar mereka atau lebih tepatnya kamar Amora.


~Bersambung~


Likenya jangan lupa😘

__ADS_1


__ADS_2