Crazy Love

Crazy Love
Episode 66


__ADS_3

~Happy Reading~


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗


°°°


Setelah berdebat cukup panjang dengan Amora. Samuel memilih pergi untuk menenangkan dirinya. Dia tidak ingin sampe berbuat kasar kepada Amora karna emosinya.


Mereka yang berada diluar melihat Samuel yang pergi, memutuskan untuk masuk kedalam melihat keadaan Amora. Tapi tidak dengan Mutiara yang memilih untuk dia di luar, Dia masih merasa bersalah atas sikapnya selama ini.


" Aunty, ayo masuk. " Ujar Elsa yang melihat Mutiara masih berdiam diri di luar sedangkan yang lain sudah masuk kedalam.


" Aunty tunggu disini saja. " Ujar Mutiara dengan tersenyum.


" Kenapa? " Tanya Elsa yang memutuskan untuk tidak jadi kedalam dan menemani Mutiara di luar.


" Aunty malu atas sikap aunty selama ini ke Amora. Kamu saja yang masuk, aunty titip salam aja buat Amora. " Ujar Mutiara dengan tersenyum.


" Kalau aunty merasa bersalah atas sikap aunty selama ini, seharusnya aunty kedalam dan temui Amora. Elsa tau, Amora bukanlah tipe orang yang pendendam, pasti Amora bakal memaafkan sikap aunty selama ini. " Ujar Elsa mencoba memberikan masukan ke Aunty-nya itu.


" Ya baiklah, ayo kita masuk. " Ujar Mutiara yang langsung masuk kedalam diikuti Elsa dibelakangnya.


Di dalam, Amora terlihat sedang mengobrol dengan Anjel dan Kristal. Anjel terus menanyakan kondisi Amora dan begitupun dengan Kristal.

__ADS_1


" Bagaimana? masih sakit perutnya? " Tanya Anjel dan Amora pun menggelengkan kepalanya.


" Kak Amora harus banyak-banyak istirahat, makan dan jangan pikiran. Vitaminnya juga jangan lupa di minum kak, setiap pagi juga harus minum susu bumilnya, biar si dede sehat terus di dalam sana. " Ujar Kristal dengan tersenyum sambil menunjuk perut Amora.


" Tanpa di bilangin juga dia tau. " Ujar Vani dengan menggelengkan kepalanya melihat sikap cerewet dari sepupunya itu.


" Aku kan cuma ingetin, gak ada salahnya kan? " Ujar Kristal menatap Vani.


" Tidak. " Singkat Vani yang lebih memilih mengalah dari pada perdebatan mereka nantinya semakin panjang.


" Bagaimana keadaan kamu, Mora? " Tanya Elsa yang sudah berdiri di samping Kristal bersama dengan Mutiara.


" Alhamdulillah baik kak. " Ujar Amora dengan tersenyum.


" Iya kak. " Ujar Amora dengan tersenyum.


Amora senang melihat kasih sayang dari mereka semua. Rasanya dia kembali punya keluarga, setelah lama di jauhkan oleh keluarganya.


" Amora tante minta maaf atas semua perilaku tante selama ini. Tante tau sikap tante selama ini sudah keterlaluan, tapi tante ngelakuin ini semua semata-mata karna tante masih kesal mengingat kamu yang menabrak Samuel. " Ujar Mutiara membuat mereka semua disana terdiam.


" Kalian selesaikan berdua, kita keluar dulu. " Ujar Anjel dan diangguki yang lainnya.


" Ya, makasih njel. " Ujar Mutiara dan diangguki Anjel dengan tersenyum.

__ADS_1


Setelah mereka semua keluar. Kini di dalam ruang rawat Amora hanya ada keheningan. Mutiara yang memilih diam menunggu jawaban Amora dan Amora yang juga ikut terdiam.


" Tante minta maaf atas semua perlakuan tante selama ini dan tante juga janji akan menyuruh Samuel bertanggung jawab atas semua yang dilakukannya selama ini ke kamu. " Ujar Mutiara memandang Amora yang tengah terdiam.


" Amora sudah memaafkan semua kesalahan nyonya selama ini. Lagian Amora juga salah disini. Amora juga minta maaf sekali lagi atas apa yang Amora lakukan dulu menabrak lari tuan Samuel. " Ujar Amora dengan tersenyum menatap Mutiara.


" Terimakasih sudah memaafkan tante, kamu orang yang baik, penyabar dan tante senang bisa kenal kamu. Mulai detik ini jangan panggil tante dengan nyonya lagi, tapi mamih. " Ujar Mutiara dengan mengelus punggung tangan Amora.


" Iya nyo- ehh mamih. " Ujar Amora dengan canggung.


" Nahh gitu kan bagus di dengarnya. " Ujar Mutiara dengan tersenyum.


" Mulai saat ini, kamu gak sudah takut lagi sama Sam. Kalau anak itu bikin ulah kasih tau mamih ya, biar mamih kasih pelajaran. " Ujar Mutiara dan diangguki Amora dengan tersenyum.


" Iya mih, makasih. " Ujar Amora dengan tersenyum.


Inilah saat-saat yang dinantikan Amora selama ini. Dimana Mutiara yang memaafkan dirinya dan bisa menerima kehadirannya.


" Kamu tau? Mamih seneng punya menantu kaya kamu, ehh maksudnya calon menantu. " Ujar Mutiara dengan terkekeh, dia lupa putranya belum menikahi Amora dan Amora hanya menanggapinya dengan tersenyum.


Semua yang ada di luar merasa senang melihat Mutiara yang sudah mulai memaafkan Amora dan menerima kehadiran Amora. Sekarang tinggal mereka semua memastikan perasaan Samuel ke Amora. Walaupun Samuel tidak mencintai Amora, mereka akan tetap menyuruh Samuel menikahi Amora sebagai bentuk pertanggung jawaban.


~Bersambung~

__ADS_1


Likenya jangan lupa😘


__ADS_2