
~ Happy Reading ~
Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗
°°°
Setibanya di Tiongkok, Amora langsung berjalan keluar bandara sambil mencari taxsi untuk kembali ke apartemennya.
" Ke Apartemen Forida ya pak. " Ujar Amora yang sudah menghentikan sebuah taxsi dan duduk di bangku belakang.
" Siap nona. " Ujar supir taxsi dengan tersenyum ramah.
Taxsi itu pun langsung melaju membelah jalanan Tiongkok di malam hari. Begitu indahnya pemandangan kota di malam hari dengan berbagai lampu warna warni yang menerangi di setiap jalanan.
Sampai tak terasa mobil taxsi itu pun sudah tiba di sebuah apartemen mewah tempat Amora selama ini tinggal saat berada di Tiongkok.
" Ini pak, kembaliannya ambil saja. " Ujar Amora yang sudah turun dan ingin mengambil kopernya di bagasi mobil.
" Biar saya ambilkan nona. " Ujar supir taxsi itu yang langsung membuka bagasi mobilnya dan menurunkan koper Amora.
" Terimakasih pak. " Ujar Amora yang menerima kopernya.
" Terimakasih kembali nona. " Ujar pak supir yang langsung menutup kembali bagasi mobilnya.
" Mari pak. " Ujar Amora dengan tersenyum.
__ADS_1
" Ya nona. " Supir taxsi itu juga tersenyum sebelum dia kembali masuk ke dalam mobil.
Amora kini melangkahkan kakinya masuk kedalam lobi apartemen dan saat dirinya ingin memasuki lift sebuah suara yang sangat familiar memanggilnya dari arah belakang dengan cukup keras.
" AMORA!!! "
Teriakan itu berhasil membuat Amora menengok ke belakang dan melihat kakaknya Harry yang tengah berlari ke arahnya.
" Kau kemana saja? Kakak mencari mu. " Ujar Harry yang sudah berdiri di hadapan adiknya.
Sudah seminggu lebih dia mencari keberadaan adiknya itu setelah tau adiknya itu tidak tinggal bersama dengan sahabatnya Calista.
" A-aku kan nginep di ruang Calista kak. " Ujar Amora dengan gugup.
Harry yang mendengar kebohongan dari mulut adiknya itu hanya bisa menghela nafas. Dia akan mencari tau sendiri apa yang terjadi dengan adiknya selama ini.
" Amora ke kamar duluan kak. " Ujar Amora yang langsung masuk ke dalam lift meninggalkan kakaknya yang masih berdiri terdiam di loby apartemen.
" Kebohongan apa yang kau sembunyikan dari kakak Mora? " Gumam Harry yang langsung menaiki lift lainnya menuju apartemen adiknya.
Tingg ...
Pintu lift pun terbuka di lantai dimana apartemen Amora berada. Amora pun langsung berjalan menuju kamar apartemennya dengan menggeret kopernya.
Setibanya disana, Amora langsung memasukkan pin apartemennya untuk membuka pintu kamarnya.
__ADS_1
Clekk ...
Pintu kamar apartemennya pun terbuka dan tidak lama kemudian Harry pun masuk kedalam dan memanggil Amora.
" Mora! Ada yang mau kakak bicarakan. " Ujar Harry yang melihat adiknya ingin memasuki kamarnya.
" Sebentar kak, Amora mau naro koper dulu. " Amora pun langsung masuk kedalam kamarnya dan tidak lama keluar lagi menemui Harry di ruang tengah.
Setibanya disana, Amora bisa melihat kakaknya yang sedang duduk santai menunggunya dan dia pun langsung duduk di sofa depan kakaknya.
" Ada apa kak? " Ujar Amora yang menatap kakaknya yang kini tengah menatapnya dengan pandangan serius.
" Tadi Papih telpon dan bilang kalau mamih melihat mu di salah satu mall di sana. " Ujar Harry yang membuat Amora terdiam.
" Ma-mall? Mana mungkin Amora kesana, Mamih mungkin salah lihat. " Ujar Amora dengan gugup.
" Kau yakin? Tidak ada yang mau kau jelaskan ke kakak mu ini? " Ujar Harry yang menatap Amora yang kini tengah menunduk.
Harry tau ada sesuatu yang di tutup-tutupi adiknya itu. Selama ini juga adiknya telah membohongi dirinya dengan menginap bersama sahabatnya dan menghilang.
" Tidak ada yang harus ku jelaskan, Amora capek mau istirahat. " Ujar Amora yang langsung meninggalkan kakaknya kembali ke kamarnya.
Dia belum siap mengatakan yang sebenarnya. Apalagi sekarang dia tengah hamil dan tidak ingin semua orang tau termasuk keluarganya.
~Bersambung~
__ADS_1
Maaf ya baru up🤠Masih ada yang nungguin gak ya?🤔