
~Happy Reading~
Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh ππ
°°°
Setengah jam berlalu, Amora masih berada di dalam kamar mandi. Dia terus mondar mandir sambil memikirkan keluar atau tidak. Kalau dia keluar, dia malu bertemu dengab Samuel, tapi dia tidak mungkin kan terus berada di kamar mandi.
Setelah bergelud dengan pikirannya. Amora akhirnya memutuskan untuk mengintip terlebih dahulu, apakah Samuel sudah tidur atau belum.
Cklek ...
Amora membuka sedikit pintu kamar mandi. Dia menatap Samuel yang masih bersandar di sisi ranjang sambil memainkan ponselnya.
" Dia belum tidur lagi. " Gumam Amora yang kembali menutup pintu kamar mandinya.
Dia kembali bergelud dengan pikirannya. Dia malu jika keluar dan berpapasan dengan Samuel, mau di taruh dimana mukanya ini?.
" Malu gak malu harus keluar, gak mungkin gua disini terus. " Belum juga Amora membuka pintu, Samuel sudah lebih dulu mengetuk pintu kamar mandi memanggil-manggil dirinya.
" Sayang kau baik-baik saja?! " Teriak Samuel sambil terus mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi.
Amora yang mendengarnya langsung berhenti tidak jadi membuka pintu.
" I-iya, aku baik-baik saja tuan! " Ujar Amora sedikit kencang biar Samuel bisa mendengarnya.
__ADS_1
" Keluar sayang, kau terlalu lama di kamar mandi. " Ujar Samuel membuat Amora makin bingung.
Dia ingin keluar, tapi rasa malunya terlalu besar. Apalagi melihat Samuel yang masih terjaga, membuat rasa malunya semakin besar.
" Sayang! Kau denger aku bukan?! " Ujar Samuel yang terdengar seperti memaksa dirinya untuk keluar.
Amora pun akhirnya memutuskan untuk membuka pintu kamar mandi dan
Ceklek ...
Dia bisa melihat Samuel yang menatapnya dengan datar. Dia pun langsung menunduk dengan susah payah dia menelan salivanya, dia takut dengan tatapan Samuel yang seperti itu.
" Kenapa lama? " Ujar Samuel dengan dingin dan datar.
" I-itu, mu-mules. " Ujar Amora berbohong, padahal dia di dalam tidak melakukan apapun, hanya diam dan terus mondar mandir.
Amora langsung melangkahkan kakinya mendekati ranjang dan langsung merebahkan tubuhnya. Begitupun dengan Samuel yang juga ikut merebahkan tubuhnya di samping Amora, dia langsung menarik tubuh Amora masuk kedalam dekapannya.
" Sayang, aku lihat kau semakin gemukan. " Ujar Samuel membuat Amora terdiam.
Amora takut kalau Samuel menyadari dirinya tengah hamil anaknya. Dia bukannya tidak mau memberitahukannya dan meminta pertanggung jawabannya, tapi dia sudah keburu takut kalau sewaktu-waktu Samuel menyuruhnya untuk menggugurkan kandungannya.
Biarlah dia mengurus anak ini seorang diri tanpa bantuan siapapun. Tapi kalau sekarang bagaimana?, Dia sama sekali tidak bisa pergi dari jeratan tuannya.
" Sayang, kenapa diam? " Ujar Samuel yang masih mendekap tubuh Amora.
__ADS_1
" I-itu gak tau. " Ujar Amora dengan gugup.
" Kau menyembunyikan sesuatu dari ku? " Tanya Samuel sambil melonggarkan pelukannya dan menatap dalam mata hitam pekat itu.
Amora terdiam. Dia sekarang gugup dan takut. Tanpa diketahuinya keringat dingin mulai menjalar di tubuhnya.
" Kau tau bukan, aku tidak suka di bohongi. " Ujar Samuel membuat Amora makin takut.
" I-iya. " Amora hanya mengangguk sambil mengalihkan pandangannya.
" Kau tau bukan hukumannya? "
Samuel tau ada rahasia yang di simpan wanitanya. Terlihat dari kegugupan wanitanya itu saat menjawab dan raut wajah cemas dan ketakutan di wajahnya. Dia akan mencari tau sendiri rahasianya sendiri.
" I-iya. " Amora lagi-lagi mengangguk tapi pandangannya menatap ke arah lain bukan ke Samuel.
" Kalau kau tidak mau cerita tidak papa, tapi aku akan mencari taunya sendiri. " Ujar Samuel membuat Amora makin takut dan cemas.
" Aku tidak menyembunyikan apapun tuan. " Ujar Amora mencoba untuk tenang.
" Oh ya? Tapi aku tidak percaya. " Ujar Samuel membuat Amora terdiam.
" Tidak usah di pikirkan, sekarang tidur. Besok kita akan menemui Aunty Anjel dan semuanya. " Ujar Samuel yang masih terus memerhatikan ekspresi wajah wanitanya.
" I-iya tuan. " Amora langsung memejamkan matanya dan tubuhnya pun kembali di tarik oleh Samuel masuk kedalam dekapannya.
__ADS_1
~Bersambung~
Likenya jangan lupa yaπ