Crazy Love

Crazy Love
Episode 89


__ADS_3

Delapan bulan kemudian ...


Kini kehamilan Amora sudah memasuki usia sembilan bulan. Samuel semakin overprotective kepada sang istri. Mutiara juga memutuskan untuk tinggal di mansion putranya agar dia bisa leluasa menjaga Amora.


Seperti sekarang, Mutiara tengah menemani menantunya merangkai bunga. Sejak kehamilannya yang memasuki usia 8 bulan, menantunya itu selalu menghabiskan waktunya dengan merangkai bunga.


" Buat mamih. " Ujar Amora memberikan rangkaian bunga yang di buatnya tadi ke mamah mertuanya.


" Wahh terimakasih, cantik sekali bunganya. " Ujar Mutiara dengan tersenyum senang mendapatkan rangkaian bunga dari menantunya, walaupun dia bisa beli sendiri, tapi beda saja rasanya mendapatkan rangakain bunga yang dibikin penuh cinta oleh menantunya sendiri.


" SAYANG AYO MAKAN DULU!!! " Teriak Samuel dari dalam.


" Ayo sayang kita makan dulu, nanti dilanjut lagi. " Ajak Mutiara.


" Iyaa mih, ayo. " Ujar Amora membawa dua rangkaian bunga yang di bikinnya tadi.


Mutiara menggandeng tangan menantunya. Dia sekarang lebih hati-hati menjaga menantunya mengingat sebentar lagi akan melahirkan.


Setibanya di meja makan, Samuel menuntun istrinya dengan hati-hati duduk di bangku meja makan.


Derel tersenyum melihat tingkah putra dan istrinya yang menjadi overprotective kepada menantunya.


" Mau makan apa sayang? " Tanya Samuel sambil mengelus pucuk kepala istrinya.

__ADS_1


" Mau ayam goreng sama sup ayam. "


Samuel langsung mengambilkan nasi dan lauk yang diinginkan sang istri. Mutiara dan Derel tersenyum melihat perubahan sikap putranya yang menjadi sangat perhatian kepada Amora.


" Makasih kak. " Ujar Amira dengan tersenyum.


" Sama-sama sayang, ayo dimakan. " Ujar Samuel dengan tersenyum dan dia juga mengambil nasi beserta lauk untuk dirinya sendiri.


Kini mereka menikmati makan siang sambil menyaksikan sikap overprotective Samuel yang selalu menyuruh istrinya makan lebih banyak dan menghabiskan susunya.


" Udah kak kenyang, susunya aja belum di minum. " Ujar Amora dengan mengembungkan pipinya melihat Samuel yang terus menuangkan sup ayam kedalam mangkuk kecilnya.


" Kamu harus banyak makan sayuran sayang, biar anak kita sehat. " Ujar Samuel membuat Amora menghela nafas.


" Ya sudah, sekarang minum susunya. " Ujar Samuel dengan memberikan gelas berisi susu ibu hamil yang dibuatnya tadi.


Amora langsung meminum susunya dengan sekali teguk.


" Pelan-pelan minumnya, nanti tersedak. " Ujar Samuel.


" Telat, dah habis. " Ujar Amora dengan meletakkan kembali gelasnya di meja.


" Lain kali minumnya pelan-pelan. "

__ADS_1


Amora hanya mengangguk saja. Dia malas berdebat dengan suaminya ini dan setelah selesai makan mereka semua berkumpul di ruang keluarga. Dengan Amora dan Mutiara yang menonton televisi, Samuel yang sedang mengecek laporan dari sekretaris di laptopnya dan Derel yang sedang menelpon adik iparnya.


" Tempatnya cantik ya mih, jadi pengen kesana. " Ujar Amora membuat Samuel dan Derel yang sedang sibuk dengan urusan mereka masing-masing langsung mematikan laptopnya dan memutuskan sambungan telponnya.


" Kamu mau kemana sayang? " Tanya Samuel.


" Mau kesana kak. " Tunjuk Amora ke siaran televisi yang menampilkan tempat wisata di Korea.


" Setelah anak kita lahir, kita kesana. " Ujar Samuel dengan mengelus pucuk kepala Amora sambil tersenyum.


" Beneran kak? " Tanya Amora dengan senang.


" Iya sayang. " Ujar Samuel dengan mengecup kening Amora.


" Asikk, nanti kita kesana mih. " Ujar Amora ke mama mertuanya.


" Iyaa sayang, nanti kita ajak yang lain buat liburan bareng. " Ujar Mutiara yang ikut tersenyum melihat menantunya senang.


" Iyaa mih, pasti asik nanti. " Ujar Amora dengan terkekeh senang membayangkan liburan bersama mereka disana.


Samuel dan Derel tersenyum melihat istri serta menantunya begitu senang mendengar akan berlibur kesana.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2