Crazy Love

Crazy Love
Episode 53


__ADS_3

~Happy Reading~


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗


°°°


Keesokan paginya. Amora sudah tiba di bandara dengan diantar oleh Lee dan juga Sasya.


" Kakak aku akan sangat merindukan mu. " Ujar Sasya yang memeluk Amora cukup lama.


Sebenarnya gadis cantik itu tidak ingin melepaskan Amora pergi kembali ke negaranya. Tapi dirinya tidak punya hak untuk menahan Amora tetap disini.


" Kakak juga akan sangat merindukan mu. " Ujar Amora yang membalas pelukan Sasya dengan sangat erat.


Lee yang melihatnya tersenyum. Walau di dalam hatinya dia merasa kecewa dengan keputusan Amora. Tapi mau gimana lagi dia tidak mempunyai hak untuk membuat Amora tetap berada di sisinya.


Di tambah lagi Amora menolak dirinya. Dia tidak tau alasan Amora menolak dirinya. Tapi dia akan selalu menjaga Amora dari jarak jauh tanpa gadis itu ketahui.


" Lee, terimakasih sudah mengijinkan ku tinggal di mansion mu. " Ujar Amora yang sudah melepaskan pelukannya.


" Ya, jaga diri mu baik-baik. Jika kau butuh apapun, kau bisa menghubungi ku. " Ujar Lee dengan memeluk Amora.


Amora yang mendapatkan pelukan tiba-tiba dari Lee merasa sangat canggung. Alasan dirinya pergi dari negara ini hanya untuk menjauh dari Lee, dia tidak ingin membuat rasa cinta pria itu semakin besar jika dia terus menerus berada di negara ini atau pun mansion pria itu.

__ADS_1


Amora merasa dirinya tidaklah pantas untuk Lee. Pria baik hati yang menolong dirinya tanpa pamrih. Dia tidak ingin pria baik dan terhormat seperti Lee mendapatkan wanita kotor sepertinya.


" Hmm, terimakasih. " Ujar Amora dengan membalas pelukan Lee sekilas.


Lee langsung melepaskan pelukannya saat merasakan Amora yang risih saat dirinya memeluknya dan mengangguk tersenyum.


" Kakak jangan lupa telpon Sasya saat kakak tiba disana. " Ujar Sasya yang mengenggam tangan Amora seakan-akan tidak ingin Amora pergi.


" Ya baiklah, jaga diri mu baik-baik. " Ujar Amora dengan memeluk Sasya sekilas sebelum dirinya take off.


" Kakak juga. " Ujar Sasya yang melepaskan genggaman tangannya.


" Sampai jumpa. "


" SAMPAI JUMPA KAKAK!!! TUNGGU AKU YA!!! " Teriak Sasya sambil melambaikan tangannya dengan menitikkan air matanya.


Baru kali ini dia begitu dekat dengan orang lain selain kakaknya dan juga orang tuanya. Baru kali ini juga dia menangis melihat kepergian orang lain selain kakaknya dan juga orang tuanya.


Amora yang sudah berjalan menjauh hanya bisa tersenyum menghadap ke belakang. Dia senang bisa bertemu dengan kedua kakak beradik itu.


Amora tidak akan pernah melupakan kebaikan kedua kakak beradik itu dan suatu saat nanti dia akan membalas kebaikan keduanya di waktu mereka membutuhkan bantuannya.


...---------------...

__ADS_1


Di sebuah mansion mewah tepatnya di meja makan. Kedua orang tua paruh baya tengah menikmati sarapan paginya.


" Pih, bagaimana apa udah ada kabar dari anak buah papih? " Ujar wanita paruh itu yang tidak lain adalah Fiola Immanuel, mamih kandung Amora Kia Immanuel.


" Belum ada mih. " Ujar Banu yang tengah memakan sadwithnya dengan tenang tanpa memerdulikan istrinya yang tengah menatapnya dengan tajam.


" Papih bohong ya? Jangan-jangan papih gak nyuruh anak buah papih buat nyari Amora?! " Ujar Fiola dengan kesal melihat suaminya yang tenang-tenang saja.


" Huhh, baiklah papih jujur. Papih gak nyuruh mereka, lagian mamih ini kenapa sih? putri kita kan lagi di Tiongkok gak mungkin dia kesini. " Ujar Banu dengan menatap istrinya sambil tetap memakan sadwithnya.


" Kan siapa tau Amora kesini pih, mamih sangat merindukannya. " Ujar Fiola dengan menunggu sendu.


" Huhh, kalau rindu ya kesana sayang. " Ujar Banu yang tau istrinya itu masih gengsi menemui putri mereka.


" Gak, mamih gak mau sebelum Amora yang kesini duluan. " Ujar Fiola yang langsung bangkit dan meninggalkan suaminya kembali ke kamar mereka.


" Uhh, dasar gengsian. " Ujar Banu yang memilih menghabiskan sarapannya terlebih dahulu baru menyusul istrinya.


~Bersambung~


Maaf ya baru up, jujur aja aku kadang suka susah+bingung bikin episod certa ini☺ Apalagi sebelum aku nulis setiap episodnya selalu lihat Cerita penerus keluarga besar dulu, karna kan cerita Amora dan Samuel ada kaitannya dengan disana🤭


Tetap tunggu kelanjutannya ya😘

__ADS_1


__ADS_2