Crazy Love

Crazy Love
Episode 33


__ADS_3

Happy Reading :)


^^^


Kini jam menunjukkan pukul delapan malam. Amora yang baru pulang dari kediaman WangYong tak menyadari bahwa Samuel tengah menunggunya di ruang tengah.


Amora dengan percaya dirinya mengatakan dalam hatinya, bahwa tuannya yang kejam itu belum pulang. Karena biasanya Samuel akan pulang larut malam dan hal itu yang membuat Amora berani bermain lama-lama di kediaman WangYong.


" Ehh, kenapa gelap? " Batin Amora yang menjadi gelisah melihat lampu di mansion mati.


Saat Amora yang sudah tiba di ruang tengah. Lampu di penjuru mansion semuanya nyala dan membuat Amora langsung terkejut.


" Ekhemm. "


Bunyi suara tersebut langsung membuat Amora mematung tak berani menoleh ke sampingnya.


Prokk ...


Prokk ...


Prokk ...


" Bagus! Dah berani keluyuran tanpa seijin ku? " Ucap Samuel yang kini berdiri di depan Amora dengan tatapan penuh amarah.


" Ma-maaf tuan, tad- " Belum sempat membela diri. Samuel langsung menarik kasar lengan Amora menaiki anak tangga tak peduli dengan ringisan kesakitan Amora saat dirinya menyeret tubuh gadis itu.


" Le-lepaskan tuan! " Ucap Amora dengan memukul-mukul lengan Samuel yang terus menariknya kasar.


" DIAM!!! " Bentakkan tersebut membuat Amora terdiam menahan tangis dan rasa sakitnya.

__ADS_1


Clekk ...


Brughh ...


" Aww. "


Amora meringis sakit saat tubuhnya di lempar ke ranjang.


Sedangkan Samuel langsung mengunci pintu kamarnya dan mengaktifkan kedap suara.


" Tu-tuan, saya minta maaf hikss. " Ucap Amora dengan terisak melihat Samuel yang menatapnya tajam.


" Maaf? SUDAH KU BILANG BERAPA KALI?! KAU TIDAK BOLEH KELUAR DARI SINI!!! APA KAU TULI?!! " Bentak Samuel dengan mengepalkan tangannya.


Entah kenapa saat tak menemukan Amora di mansionnya tadi sore membuat Samuel merasa marah dan cemas.


Dia bahkan rela membatalkan acara kencannya dengan kekasihnya untuk mencari wanita yang membuatnya sangat kesal.


" Ck, Terima saja hukuman mu. " Smirk Samuel sambil membuka satu persatu kancing kemejanya.


Amora yang melihatnya menjadi panik melihat Samuel yang sudah membuka kemejanya dan kali ini pria tampan itu sedang mendekat kearahnya.


" Ja-jangan hikss, kumohon jangan tuan. " Ucap Amora dengan terus memohon tanpa di perdulikan oleh Samuel.


" Arghh!!! " Teriak Amora yang ingin kabur tapi kakinya langsung di tarik oleh Samuel.


" Jangan coba-coba kabur! Atau kau akan tau akibatnya! " Ucap Samuel dengan penuh penekanan.


" Hikss, Ti-tidak tuan! Saya tidak mau!!! " Teriak Amora yang menahan tangan Samuel yang ingin membuka baju atasannya.

__ADS_1


" Apa aku perlu persetujuan mu? " Smirk Samuel dan


Srekk ...


Dengan sekali tarikan, baju atasan Amora sudah sobek terbelah dua.


" Hikss, ti-tidak tuan! Jangan seperti ini. " Isak tangis Amora dengan terus memohon agar Samuel merasa iba kepadanya.


" Pukul saya saja tuan! Tapi jangan seperti ini, hikss. "


Samuel menatap datar wajah Amora yang terus memohon dengan air mata yang terus mengalir deras.


" Terlambat. " Ucap Samuel dengan tatapan sinis nya dan langsung melahap py Amora dengan kasar.


" Argghhh!!! " Jerit kesakitan Amora saat Samuel terus meremas dan melahap py nya dengan kasar.


Sesekali Samuel melintir dan menarik niplenya. Setelah puas dengan tubuh bagian atasnya, Samuel langsung membuka paksa celana panjang yang dikenakan Amora.


" Hikss, Cu-cukup tuan!! " Ucap Amora dengan terus memberontak, tapi tenaganya tak sebanding dengan tenaga Samuel.


Srekk ...


Setelah berhasil membuka celana panjang yang dikenakan Amora. Samuel langsung merobek ****** ***** Amora dan tanpa aba-aba, Samuel langsung memasukkan miliknya kedalam milik Amora.


" Arghhh, hikss sa-sakit tuan, kumohon hentikan hikss. " Amora terus meremas ujung seprai saat Samuel terus memaju mundurkan miliknya semakin dalam kedalam intinya.


" Ughh, nikmati saja sayang. " Ucap Samuel dengan tersenyum merendahkan Amora tanpa menghentikan kegiatannya.


~Bersambung~

__ADS_1


Likenya jangan lupa 😘


__ADS_2