
Happy Reading :)
^^^
" Kau dengar Sayang? Mulai sekarang kau harus banyak-banyak istirahat dan Kau Sam mulai hari ini dan seterusnya jangan membuat Amora kelelahan. " Ujar Anjel dengan menatap keponakannya itu dengan tatapan tajam.
" Terserah aunty saja. " Ujar Samuel dengan memutar bola matanya malas.
" Atau kau tinggal sama mommy saja sayang, kau mau kan? " Ujar Anjel dengan menatap Amora dengan memohon.
" TIDAK! "
Bukan Amora yang menjawab melainkan Samuel yang menjawab dengan tatapan menusuk ke arah Amora.
" Kenapa kau yang jawab, hmm? Aunty nanya ke Amora bukan ke kamu! " Ujar Anjel tidak suka dengan keponakannya itu yang memperlakukan Amora dengan sesuka hatinya dan Samuel hanya menghela nafas pasrah.
" Kau mau kan sayang? " Tanya Anjel dengan dengan menatap Amora.
Samuel langsung menatap tajam Amora di saat wanita itu melirik ke arahnya. Dari tatapan tajam yang di pancarkan Samuel seolah-olah mengisyaratkan Amora untuk tidak menerima tawarannya.
" Tidak usah Mom, Amora disini saja. " Ujar Amora yang takut dengan tatapan tajam Samuel menatapnya.
" Hmm, mommy kecewa dengernya. Tapi ya sudahlah mommy gak mungkin maksa kamu dan kalau ada apa-apa hubungi mommy ya sayang. " Ujar Anjel dengan mengusap pucuk kepala Amora dengan sayang.
__ADS_1
" Iya mom, pasti. " Ujar Amora dengan tersenyum.
Samuel yang melihatnya memutar bola matanya malas. Terlalu banyak drama.
" Sudahlah aunty, mendingan aunty pulang nanti di cariin uncle kevin. " Ujar Samuel yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Anjel.
" Kau mengusir Aunty, hmm? " Ujar Anjel dengan menatap tajam Samuel.
" Ti-tidak, bukan gitu Aunty. Lagian ini juga sudah malam, pasti Aunty capekkan. "
Walaupun Samuel terkenal kejam, tapi dia akan takut jika di hadapkan dengan Anjel. Karena baginya, Anjel tetap manusia terkejam yang di kenalnya.
" Alasan! Ya sudah Aunty pulang, Mommy pulang dulu ya sayang. Kalau ada sesuatu yang di butuhkan mu atau kau perlu bantuan mommy hubungi mommy langsung ya. " Ujar Anjel dengan tersenyum lembut ke arah Amora.
" Ck, curang. Natap gua aja seremnya minta ampun, ehh natap Amora langsung lembut. " Batin Samuel dengan kesal.
" Ya sudah, kau istirahat lah. " Ujar Anjel dan
Cup
Anjel mencium kening dan pucuk kepala Amora sebelum pergi meninggalkan kamar pribadi Samuel.
" Sam, ayo ikut aunty!!! " Teriak Anjel dari luar.
__ADS_1
" YA AUNTY!!! " Balas Samuel dengan teriak.
" Kau istirahat saja dan jangan ke mana-mana. " Ujar Samuel menatap Amora dengan tatapan datar dan berlalu menemui Anjel di bawah.
...---------...
Anjel menunggu Samuel di ruang tengah. Dirinya memainkan iPhone nya untuk menghubungi suaminya untuk pulang telat.
" Ekhmm. " Samuel sudah duduk tepat di sebelah Anjel.
" Batuk? Minum baygon. " Ujar Anjel dengan memasukkan iPhone nya kedalam tas selempang nya.
" Yayayaya, ada apa aunty manggil Sam? " Ujar Samuel dengan langsung to the point.
" Hufftt, Sam kau tau kan Amora anak sahabat aunty yang pernah menyelamatkan aunty dari kecelakaan pesawat dulu. " Ujar Anjel dan diangguki Samuel.
" Jadi? " Ujar Samuel dengan tatapan menjengkelkan.
" Jadi aunty minta kau bebaskan Amora, lagian buat apa kau balas dendam kepadanya? Dia juga tidak sengaja menabrak mu dan itu juga salah mu sendiri yang nyebrang tidak liat-liat jalan. " Ujar Anjel yang membuat Samuel mendengus kesal.
" Tidak! Sampai kapanpun Sam tidak akan membebaskannya. Mendingan aunty pulang saja, percuma aunty bujuk Samuel juga, Samuel gak bakal pernah membebaskannya. " Ujar Samuel yang berlalu pergi meninggalkan Anjel yang masih berada di ruang tengah.
" Aunty sumpahin agar kau bucin nantinya. " Ujar Anjel yang langsung berlalu pulang.
__ADS_1
~Bersambung~
Jangan lupa likenya😘