Crazy Love

Crazy Love
Episode 25


__ADS_3

Happy Reading :)


^^^


" Hufftt. " Anjel menghela nafas memerhatikan kepergian Mutiara.


" Aunty juga pulang, kau ingat Sam perlakukan Amora dengan sepantasnya dan ijinkan dia main ke mansion dua hari sekali. " Ujar Anjel dengan mengambil tas nya.


" Aku tau kau orang yang baik Sam. " Bisik Kinara dengan tersenyum.


" Kalau begitu aku pulang, Amora jaga dirimu baik-baik dan mainlah ke mansion. " Ujar Kinara dengan tersenyum menatap Amora.


" Iya kak. " Amora mengangguk tersenyum dan setelah itu Kinara langsung menyusul Anjel yang sudah duluan pergi.


Kini tinggalah Amora dan Samuel berdua di meja makan. Keduanya sama-sama terdiam tanpa menyentuh makanan mereka sedikitpun sejak kejadian tadi.


" Kenapa kau masih disini? Pergi! " Ujar Samuel dengan tatapan tajam menatap Amora.


" Baik tuan. " Amora yang baru saja ingin pergi terhenti mendengar penuturan Samuel.


" Jangan harap kau ku perlakukan dengan baik! " Setelah itu Samuel langsung pergi meninggalkan Amora yang masih terdiam di depan meja makan.


" Huftt, mungkin ini sudah takdir mu Amora. " Ujar Amora dengan tersenyum kecut.


...------------...


Keesokan paginya seperti biasa Amora terlebih dahulu menyiapkan sarapan untuk Samuel. Setelah selesai gadis cantik itu langsung membersihkan mansion di mulai dari taman belakang baru ruangan-ruangan lainnya.


Saat asik memotong rumput-rumput yang sudah mulai memanjang. Teriakan dari dalam tepatnya dari meja makan membuat Amora langsung terburu-buru menghampirinya.

__ADS_1


Setibanya di meja makan dia melihat pecahan-pecahan gelas dan piring serta lauk pauk yang tadi dia masak sudah berserakan di lantai dan pastinya itu ulah tuannya yang kini menatapnya dengan penuh amarah.


" Ada apa tuan? " Amora bingung kenapa tuannya itu marah, padahal dia tidak melakukan kesalahan apapun.


" Kau ingin meracuni ku, hahh?! " Teriak murka Samuel dengan memandang tajam ke arah Amora yang tengah menunduk penuh ketakutan.


" Ti-tidak tuan dan apa salah saya? " Samuel ingin sekali menampar gadis itu. Tapi dia mengurungkannya karena tidak ingin bermain fisik lagi dan sekarang dia ingin menyakati batin gadis itu perlahan-lahan hingga gadis itu tak mampu lagi untuk hidup di dunia ini.


" Kau masih nanya?! Dasar gadis sialan, apa kau tau aku tak suka ada tomat di setiap masakan! " Ujar Samuel dengan mencoba meredakan amarahnya.


" Ma-maaf tuan, saya tidak tau. " Ujar Amora dengan menunduk dan benar sekali dia tidak mengetahui bahwa Samuel tidak menyukai tomat.


" Ck, bikin kesel aja. Mulai besok jangan ada tomat di setiap masakkan, kalau tidak kau akan tau akibatnya gadis sialan. " Bisik Samuel dengan penekanan dan pergi meninggalkan Amora begitu saja.


" Hufftt, kenapa kau sangat menyeramkan tuan. " Ujar Amora yang langsung membereskan akibat kekacauan tuannya itu agar dia lebih cepat menyelesaikan semua pekerjaannya.


...---------...


Setibanya disana, Samuel langsung berjalan memasuki lift dengan beberapa kali mengangguk melihat beberapa karyawannya yang menyapanya.


Perlu kalian tau, Samuel itu sosok yang sangat humoris dan cerewet tapi itu tidak berlaku kepada Amora. Gadis yang sudah menyebabkannya koma selama beberapa bulan.


Tingg ...


" Selamat datang tuan. " Ujar sekretaris pribadinya yang dulu menjadi sekretaris pribadi papih kandungnya.


" Ya, siapkan berkas-berkas yang akan saya tanda tangani. " Ujar Samuel yang berjalan di sebelah sekretaris itu menuju ruang ceo.


" Baik tuan. "

__ADS_1


Samuel langsung masuk kedalam ruang pribadinya setelah sekretarisnya itu membukakan pintunya.


Samuel langsung melepaskan jas yang di kenakannya dan langsung meletakkan di sandaran kursi kerjanya.


Tokk ...


Tokk ...


" Masuk! " Teriak Samuel sambil duduk di kursi kebesarannya.


Cklek ...


Pintu terbuka dan memperlihatkan sekretarisnya yang masuk dengan membawa beberapa tumpukkan berkas yang di bawanya.


" Ini tuan beberapa berkas yang harus di tanda tangani. " Ujar Sekretarisnya itu dengan menunduk hormat.


" Letakkan saja di atas meja dan buatkan saya capucino coffe. " Ujar Samuel yang langsung menyambar salah satu berkas dan mulai membacanya sebelum di tanda tangani nya.


" Baik tuan. " Setelah menunduk hormat sekretaris pribadinya itu sekaligus tangan kanannya itu langsung pergi meninggalkannya.


Walaupun Samuel belum lulus kuliah, tapi pria tampan itu sudah mengerti tentang bisnis. Berkat dari kecil di ajarkan mendiang almarhum papihnya dan setelah di beranjak remaja, Derel pun juga mengajarkannya serta mengasah kemampuan dirinya dalam dunia bisnis.


~Bersambung~


Maaf ya baru up🙏🤭


Aku mau cerita sedikit nihh sama kalian, menurut ku ini sih lucu ya buat aku🤭 Setiap aku maksa kalian buat like atau misalnya setiap aku mau crazy up atau double up biasanya kan aku selalu batasin likenya kan, nahh setiap itu kenapa likenya banyak banget?😭 Tapi setiap aku gak maksa kalian buat like selalu aja likenya dikit😅


Heran aja gitu, apa aku harus setiap hari maksa kalian buat like?😭 Biar kalian semua like setiap episodenya😭

__ADS_1


Udah segitu aja cerita singkat dari aku🤭 dan mungkin besok aku gak bisa up cepet atau double up, karena besok aku dah masuk sekolah lagi, dahh see you😘


__ADS_2