
Ada sedikit kesedihan di hati Tania saat melangsungkan pernikahannya, karena di hari bahagianya itu tidak dihadiri oleh sahabatnya Meri. Karena setelah lulus SMA Meri langsung pergi ke Jakarta. Dia mengejar karir menjadi seorang model. Tania merasa sangat kehilangan, karena Tania sangat menyayangi sahabatnya itu.
Selanjutnya malam pertama, Aldi dan Tania melewati malam pertama mereka dengan penuh gairah dan kemesraan. Sinar kebahagiaan terpancar dari wajah keduanya. Karena memang saat-saat seperti inilah yang mereka tunggu.
Dan namanya juga pengantin baru, hari-hari mereka lebih sering di dalam kamar ketimbang berkumpul atau ngobrol dengan keluarga. Tapi ayah dan ibu Aldi bisa memahaminya karena mereka pernah muda. Dan mereka juga paham betul dengan kelakuan anaknya yang memang sudah tidak tahan lagi ingin segera menikah.
Tiga tahun berlalu, ujian datang dalam pernikahan mereka karena sampai lulus kuliah mereka belum juga memiliki buah hati. Kesedihan terkadang menghampiri mereka, namun mereka menghadapinya dengan penuh kesabaran dan suka cita. Support dan do'a dari keluarga membuat mereka selalu yakin kalau suatu saat nanti mereka akan diberikan buah hati.
__ADS_1
Setelah mendapat gelar S1, Aldi diberi kepercayaan oleh papanya untuk mengelola perusahaannya di Jakarta. Papa Aldi, Surya Permana adalah seorang pengusaha properti ternama di kota Jogja yang mempunyai cabang di Jakarta.
Selama ini dia memberi kepercayaan kepada adiknya yang di Jakarta untuk mengelola perusahaannya, karena adiknya mempunyai tiga puluh persen saham dari perusahaannya itu. Tapi sekarang Aldi dianggap sudah mampu ikut mengelola perusahaan. Sehingga dia tidak perlu bolak-balik Jogja-Jakarta untuk memeriksa perkembangan perusahaannya.
Dan inilah ujian selanjutnya bagi Tania. Dia harus meninggalkan papanya sendiri, karena sebagai seorang istri Tania harus ikut kemanapun suami membawanya pergi. Bagi Tania ini keputusan yang sangat berat, ketika dia harus memilih suami dan harus berpisah dengan papanya yang selama ini merawat dia dengan penuh kasih sayang dan seluruh jiwa raganya.
Aldi dan Tania menemui papa Tania untuk menyampaikan niat mereka untuk tinggal di Jakarta.
__ADS_1
"Dan kamu Aldi, papa sudah menyerahkan Tania sepenuhnya sama kamu. Papa ikhlas kamu membawanya dari papa. Jadi papa minta, jaga dan sayangilah dia. Jangan pernah kamu sia-siakan dia, karena papa tidak akan pernah rela kalau sampai kamu menyakitinya sedikitpun. Papa percaya sepenuhnya sama kamu, jadi jangan pernah kamu mengkhianati kepercayaan papa."
"Iya pa, Aldi janji akan selalu menjaga Tania dan tidak akan pernah menyakitinya."
Sebelum berangkat, Papa dan mama Aldi juga memberikan pesan kepada mereka. Selain masalah bisnis, pak Surya juga berpesan agar Aldi bisa menjadi seorang suami yang baik dan bertanggung jawab atas keluarganya.
Berbeda dengan mama Aldi yang sudah paham dengan sifat anaknya. Dia memilih menasehati Tania.
__ADS_1
"Tania, mama minta sama kamu jadilah istri yang sabar dan kuat, agar rumah tangga kalian bisa langgeng selamanya. Aldi itu bocah sableng, kamu harus bisa bersabar menghadapinya. Jagalah rumah tangga kalian agar selalu akur dan bahagia. Dan kalau ada apa-apa, mama pengen jadi orang pertama yang mendengarnya. Kalau ada masalah cerita ke mama. Tania adalah anak perempuan yang mama punya, mama sangat menyayangi Tania sama seperti mama menyayangi Aldi."
"Terimakasih ma nasehatnya, mama adalah mama terbaik yang Tania punya di dunia ini, Tania juga sangat menyayangi mama." ucap Tania sambil memeluk mama mertuanya itu.