
Tadi Nathan pulang subuh dan sekarang sudah pukul delapan lewat dia berdiri di depan cermin memandangi dirinya yang ia rasa sudah terlewat tampan mempesona karena itu si udik dan wanita-wanita diluar sana menggilainya,sudah hampir 20 menit ia berdiri di depan cermin karena sibuk memakai dasi.
Kasih sedang duduk di sofa bermain ponselnya yang seharga 88 milyar,dia juga memperhatikan suaminya yang tak selesai semua memasang dasi apalagi perutnya sudah lapar ingin sarapan.
Nathan merasa sangat kesulitan tak bisa melakukan itu sendiri. "Hey udik kemarilah." ia melewati cermin memandang Kasih.
Kasih beranjak dari duduk saat di panggil oleh Tuan suami Ponsel di masukkan kedalam tas dan ia berjalan menghampiri Nathan.
"Ada apa Tuan.?" ia berdiri di sebelah kiri Nathan. "Pasangkan ini." Nathan berbalik badan menatap Kasih untuk membantunya memasang dasi.
Kasih mengangkat Kedua tangan untuk menggapai dasi itu,Nathan memandangi wajah jelek Kasih dengan tatapan ikhlas.
"Kacamata itu jelek sekali aku tidak suka melihatnya sebaiknya kau ganti dengan yang baru, beli kacamata yang mahal itu kacamata untuk orang miskin." ia menurunkan kacamata itu ke ujung hidung Kasih.
"Nanti jika gajian aaya akan ganti yang baru Tuan." ia menarik kacamata itu agar tegak pada tempatnya.
Nathan membuang muka menatap cermin. "Dengar uang gaji mu itukan untuk biaya kau membeli hadiah ku jangan menggunakan itu." merasa tak ikhlas jika Kasih menunggu uang gajian.
"Lantas saya harus membelinya pakai apa Tuan,saya kan tidak punya uang." memang Kasih waktu belakangan di beri gaji saat masih menjadi pembantu dan Tuan Abdi sering memberi bonus padanya, jika ia tak mengeluarkan uang untuk membantu kebutuhan ekonomi pamannya pasti uang itu sudah terkumpul banyak.
"Ngepet saja sana, nantikan kau juga dapat uang." Kasih mendongak menatap wajah Nathan yang mengucap kata ngepet. "itukan dosa Tuan." menjawab dengan polos.
"Hah." Nathan terbahak mendengar ucapan Kasih ia berbalik badan mengarah cermin saat dasi sudah terpasang dengan rapi.
Kasih berjalan menuju sofa untuk mengambil tas kuno sehari-hari,Nathan berjalan duluan menuju pintu dan Kasih membuntuti dark belakang, Nathan itu dari dulu tak pandai memasang dasi saat masih ada Sera ialah yang memakaikan setiap hari,tapi saat Sera koma Rehan pula yang menggantikan posisi Sera secara tidak sah Rehan menggantikan peran Sera sebagai istri.
Mereka duduk di meja makan saat semua orang lebih dulu berada di situ,Kasih menyendok makanan untuk dia dan suami dia menyadari tatapan jahat dari tiga penyihir tapi ia abaikan,
saat sudah menghidangkan makanan dia pun duduk ingin menyantap makanan itu.
__ADS_1
"Kasih papa ingin cucu? kapan kamu akan memberikan Papa cucu." Abdi bertanya tentang hal yang tak akan dapat di capai.
"Uhuk,Uhuk..!"
Kasih tersedak saat mendengar ucapan papa mertua,Nathan refleks menepuk belakangan tubuhnya agar lebih baik dan ia memberikan segelas air putihnya, Kasih meminum air putih milik Nathan sampai habis Ia terkejut kenapa bisa papa membahas soal itu pagi-pagi begini.
"Hey kenapa kamu tersedak,padahal papa hanya meminta cucu saja." Abdi menatap serius wajah Kasih.
Kasih menatap wajah Nathan mereka saling pandang kalang kabut,memberikan seorang anak sangat susah dalam keadaan seperti ini.
"Iya nenek sudah tidak sabar ingin mendapatkan cicit penerus kedua keluarga Wing." Nenek pula ikut menyambung pertanyaan tersebut.
Aduuhh kenapa cerita anak sih,akukan malu aku juga belum siap menjadi ibu.
Tuan petir juga belum menerobos segel emas ku lagipula kalau aku hamil lalu punya anak Itukan bukan perkara mudah Bisa-bisa aku mati mendadak sebelum 7 Bulan, Jangankan mimpi punya anak Tuan petir juga jijik menyentuhku aku sudah bisa membayangkan bagaimana ekspresi Tuan petir saat berada diatasku.;; Batin Kasih.
"Kasih kenapa diam?" suara Abdi membuyarkan keheningan..
Kasih mendongak melihat wajah mereka satu persatu.. "Tid,tidak apa-apa.!" ia menggeleng panik.
"Bagaimana kalau kalian Honeymoon di luar negeri,keJepang, Korsel,Paris, Amerika,Atau Kemana pilihlah biar Papa yang Atur." tawaran yang sangat menggiurkan namun bodoh jika ditolak.
"Itu tidak perlu pa,Honeymoon dirumah juga lebih indah dari segala negara yang papa tawarkan Iyakan sayang." tangan Nathan mencengkram pundak Kasih wajahnya tersenyum palsu tanda memberi isyarat menolak.
"Iya pa, lagipula Nathan banyak pekerjaan dan itu tidak penting karena membuang waktu saja." berbohong padahal ia sangat berharap bisa mendapatkan tawaran itu.
"Iya itu bukanlah masalah besar soal pekerjaan bisa di handle oleh Rehan dan juga masih Yoan dan Bagas." jawabannya sama sekali tak membebaskan pertanyaan Abdi pria itu semakin banyak akal.
Nona yang mendengar tak mau tinggal diam untuk membatalkan honeymoon karena ia tak rela Kasih berduaan bersama putra kesayangannya.
__ADS_1
"Gak bisa gitu pa,papakan tau sendiri tanpa Nathan perusahaan gak akan beres jadi kalau Honeymoon tak perlu di permasalahkan." kali ini Nona menyelamatkan Nathan dengan alasan pekerjaan.
Akhirnya Abdi menyerah untuk tidak melanjutkan tawarannya Jika dipikirkan benar juga kata Nona Perusahaan Wing tidak akan beres kalau bukan Nathan yang menanganinya,memangsih Abdi masih memiliki dua orang putra lagi tapi mereka juga memiliki tugas lain masing-masing.
"Baiklah tidak usah Honeymoon,lain kali saja." keputusannya melegakan hati mereka yang berharap menolak.
Mereka melanjutkan menyantap sarapan dengan serentak masing-masing perasaan,tapi Kasih merasa tenggorokannya sangat susah menelan makanan perasaannya sangat sedih akibat Nathan menolak tawaran bulan madu,mau gimana lagi jika Nathan setuju itu juga tidak baik seandainya mereka pergi dan saat sampai kesana bukan ada kebahagiaan tapi pria itu akan leluasa menyiksa dirinya hingga saat kembali ketanah air namanya akan menjadi almarhumah tubuhnya menjadi mayat bisa saja di hari itu juga akan keluar berita tentang pengusaha muda terkenal telah membunuh istri keduanya maka keluarga Wing hancur berkeping-keping.
BERSAMBUNG
__________________________________________
Hay para pembaca setia DPMP Sahabat Kasih dan Nathan.. Hari ini author ingin memberi tahu tentang hari kebahagiaan untuk author sendiri...
Tepat di hari Selasa 9 Juni 2020 Author ulang tahun yang ke 18 Tahun. Tolong berikan ucapan selamat dong untuk Sea.
Sea berharap kalian semu selalu sehat di manapun berada semoga hari-hari kalian menyenangkan.
Jangan pernah bosan membaca dan menunggu kelanjutan episode-episode terbaru DPMP.. Sea senang kalian bisa menerima novelnya Dengan baik.
Terimakasih Sea cinta kalian semua para readers. Sehat-sehat terus ya. I LOVE LOVE LOVE LOVE YOU..❤️❤️❤️
OHH ya jika berkenan mampir yuk ke novel terbaru Sea yang berjudul.
TERPAKSA MENIKAHI NONA MUDA. ceritanya lumayan seru dan tidak terlalu dramatis melainkan kocak lohh. Seorang pria yang menikah dengan wanita idiot akibat terjebak.. Yuk baca ya..
TERIMAKASIH
__ADS_1