Di Paksa Menikahi Pembantu

Di Paksa Menikahi Pembantu
Rapat Ulang


__ADS_3

Nathan dan Kasih sudah berada di dalam mobil sebenarnya Kasih ingin meminta sang sopir yang menghantarkan namun Nathan malah memaksa untuk satu mobil saja, Nathan sibuk menatap layar ponsel sedangkan Kasih diam cemberut menatap luar jendela hatinya sedih saat Nathan menolak berbulan madu.


Dia menoleh sekilas kearah Nathan pria itu masih sangat sibuk dengan ponsel entah apa yang ia lakukan,bibirnya monyong menatap sebal suaminya yang seperti salju percuma ia merajuk sampai kapanpun Nathan juga tak akan peduli tentangnya mau mati sekalipun, Kasih menarik nafas dalam-dalam matanya menampung berapa ml air tatkala dapat ia tumpahkan,ia mengalihkan pandangan ke jendela berharap mobil cepat sampai ke tujuan.


Perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit Rehan menghentikan mobil tidak sampai ke depan restoran lagi,Kasih menyuruhnya berhenti sejauh 50 meter dari jarak ke lokasi,Kasih turun tanpa berpamitan membanting pintu sepertinya dia tidak takut di bentak oleh Tuan petir,Kasih sangat-sangat sedih hingga Rehan mengucapkan kata perpisahan dia pun tak mau menjawab bibirnya semakin manyun membuktikan kalau ia benar-benar merajuk.


Rehan bisa mengerti kenapa Kasih bersikap seperti itu Rehan menebak biasanya kalau wanita bersikap sedemikian itu tandanya sedang ngambek


Nathan tak banyak tingkah dia masih saja sibuk dengan ponselnya mobil pun melaju.


Rehan merasa penasaran apakah telah terjadi sesuatu. "Maaf Tuan Muda,Nyonya muda sedang ngambek.?" bertanya dengan penasaran.


Mendengar pertanyaan yang tak Nathan ketahui ia pun mematikan ponsel dan menyimpannya di saku jas. "Tidak tau,Kau tau darimana kalau dia sedang ngambek.?" ia malah berbalik bertanya.


"Terlihat dari wajahnya Nyonya muda,sedari tadi beliau manyun terus bahkan saya mengucapkan sapa dia tak menjawab seperti biasa,biasanya kalau wanita seperti itu tandanya sedang ngambek Tuan." jawaban yang panjang namun jelas.


Nathan menyadari apa pemicu Kasih bisa ngambek itu pasti karena penolakan tawaran bulan madu,ia tak sangka bahwa Kasih bisa marah atau ngambek.


"Kau tau juga soal wanita,emm kenapa dia tidak menikah denganmu saja kenapa dia malah menikah denganku,aku berharap dia berjodoh denganmu dan kalian menikah suatu saat maka aku bebas darinya dan aku hidup bahagia dengan Sera."

__ADS_1


Rehan terbahak senyum menyikapi ucapan Nathan yang seakan-akan mendoakan dirinya agar menikah dengan Kasih,Rehan tak mau bertanya lagi dan fokus saja menyetir dari pada banyak tanya yang ada jawaban nya juga sama.


BEBERAPA MENIT KEMUDIAN


PT WING GROUP..



Nathan keluar dari mobil tanpa di bukakan pintu oleh Rehan dia memang tidak suka jika Rehan terlalu hormat padanya,dia masuk Rehan pun masuk mengekor hari ini ada rapat lagi dengan mister Alrico mengenai iklan.


"Good morning.!"


Nathan menyapa semua orang yang ada disitu mereka pun berdiri menjawab sapaan, lalu kembali duduk seusai bersalaman Rapat dimulai Rehan yang menjelaskan apa yang di beri tahu Nathan,Rehan berdiri di layar Lcd monitor.


Alrico angkat bicara." Señor, deberíamos filmar el anuncio lo antes posible para que la transmisión se ejecute de inmediato, no nos queda mucho tiempo."(Tuan sebaiknya kita harus secepat mungkin melakukan syuting iklan agar penayangan segera berjalan, Kita sudah tidak punya waktu panjang lagi) Alrico memberi penjelasan kepada semua orang yang ada dihadapannya.


" ¿No tenemos un artista que protagonice el anuncio.?"(Bukankah kita belum mendapatkan Artis yang akan membintangi iklannya) Rehan mewakili ucapan Nathan.


Rehan sudah menguasai beberapa bahasa yang sering di ajarkan Nathan padanya, cara bicara Kepada orang-orang tinggi cara bekerja dengan cekatan hingga menjadi seorang profesional cara mengalahkan musuh dari belakang,semua yang berbau bisnis dan pekerjaan diajarkan padanya Ya karena Nathan sangat menyayangi Rehan bagai adik sendiri.

__ADS_1


" Eso es cierto, pero no tenemos tiempo." (Benar sih,tapi kita tidak punya waktu lagi) memberi tau lagi.


"Muy bien, solo aceleramos el horario, en dos días podemos comenzar." (Baiklah jadwalnya kita percepat saja,dua hari lagi kita bisa mulai) Kini Nathan sendiri yang menjawab, tangannya di tekuk keatas meja seraya menundukkan kepala.


"sí, sobre el artista que puedo encontrar para que se convierta en una estrella publicitaria ." (Ya soal bintang bisa saya carikan untuk bintang iklan) Dilan tiba-tiba mengingat seseorang yang cocok untuk dijadikan model di iklan yang akan banyak menguntungkan untuk kedua belah pihak.


Tak lama akhirnya rapat selesai waktu syuting akan dilakukan dua hari lagi itu sudah menjadi kesepakatan yang sudah di tetapkan, maka dua hari kedepan akan menjadi waktu yang sangat menyibukkan para anggota dua belah pihak,mereka yang disitu pun bubar serentak keluar bersamaan.


Nathan duduk di kursinya dan sekertaris Rehan sibuk membereskan semua benda yang ada di meja,Nathan memijat pangkal hidung sembari menyenderkan tubuh ke badan kursi matanya terpejam bila memikirkan sesuatu hal yang menggumpal di otaknya,


Ia memikirkan tentang orang-orang itu Papa yang terlalu egois selalu mementingkan kehendaknya yang tak dapat di tolak,Billy yang kekurangan kebahagiaan dari sosok ibu,Sera yang tak sadar sadar dari koma, Ditambah lagi mama yang selalu menuntut ia untuk menceraikan Kasih dan Kasih adalah orang yang selalu membuat ia marah.


Nathan kembali duduk tegak tangannya ia lipat keatas meja lalu ia tindih menggunakan kepala,melihat Nathan yang seperti orang sedih Rehan mencoba menghibur dengan sejuta kemampuan yang ia punya,Rehan selalu menghibur jika Nathan sedang bersedih ataupun marah dengan begitu Nathan bisa kembali tenang.


******


Dilan duduk sendirian di dalam mobil yang masih terparkir di Basement Wing Group dia menggenggam ponselnya yang menyala,ia berulang kali menelpon Yura tapi tak sekalipun dijawab Wajarlah tak dijawab karena Yura tak menyukainya.


Memang perih mencintai seseorang yang sama sekali tak menghargai perasaan itu,bahkan ia memilih mencintai orang lain memang cinta tidak bisa dipaksakan tapi apa salahnya hargai cinta itu sedikit saja.

__ADS_1


Dilan berhenti menghubungi Yura dia mematikan ponsel dan disimpan di saku celana,dia menyalakan mobil dan melaju keluar basement Ia ingin menemui seseorang yang akan ia tawarkan untuk bekerja menjadi bintang,tekadnya sudah bulat untuk mengajak wanita yang ia bayangkan dia juga sudah menerima tolakan nantinya tapi sebelum kesana ia ingin pulang sebentar.


BERSAMBUNG


__ADS_2