Dia.. Pilihan Untuk Ku

Dia.. Pilihan Untuk Ku
PESONA ANGGARA


__ADS_3

Kediaman mewah Danureksa dipusat kota.


Danureksa Subrata memandang ke arah jendela dari dalam ruang kerja nya dilantai dua. Ia akan menghisap cerutu kesayangan nya apabila dilanda gelisah, seperti saat ini, asap cerutu sudah mengepul memenuhi ruangan itu, namun tampaknya ia masih belum menemukan kelegaan. Ia lalu berjalan menuju balkon dan menarik nafas panjang.


Anggara, meski pun engkau akan menjadi kakak ipar dari Rendy anakku. Tapi bilamana engkau merusak rencana ku, aku takkan tinggal diam. Gadis itu dan Mahendra harus hancur oleh tangan ku sendiri.


Flashback ON.


" Tuan, Anggara Sumitra, hadir di pernikahan anak wakil bupati kota Kuning lalu. Mata nya tak lepas dari gadis itu. Tersiar kabar, ia tertarik pada wanita tuan Mahen ". Lapor salah seorang anak buah nya kemarin.


" Pa, apa yang istimewa dari seorang Ainnaya? bukankah dia gadis biasa? Papa sudah berjanji padaku tak akan menggangu nya bukan? ". Rendy melayangkan protes akan perubahan sikap ayah nya.


" Dia hanya alat bagiku untuk melukai musuh utama ku ". Jawab tuan Danu masih penuh dendam.


" Terserah papa saja, aku tak ikut campur lagi ". Rendy menduga ayah nya menyembunyikan sesuatu, karena setiap kali dia mencari satu petunjuk dengan detail dan sembunyi-sembunyi kemudian menemukan petunjuk kecil. Keesokan paginya pasti semua akan lenyap begitu saja. Seperti ada yang sengaja menutupi nya.


" Rendy, papa sayang kamu nak. Semoga kamu aman di tangan Sumitra jika suatu saat nanti, Galuh menemukan dan membalas ku. Karena Sumitra berjanji akan menjagamu ".


" Aku bisa menjaga diriku sendiri pa ". Rendy berlalu pergi keluar ruangan meninggalkan ayah nya.


Flashback OFF.


" Pa, aku boleh masuk? ". Rendy mengetuk pintu ruang kerja ayahnya.


" Sebentar Son, aku bersihkan udara nya dulu ". Tuan Danu lalu menekan tombol exhaust untuk membersihkan sisa kepulan asap yang berasal dari cerutu nya tadi.


Setelah 15 menit menunggu, akhirnya Rendy masuk kedalam ruangan dimana ayahnya berada. Ia lalu duduk di sofa yang terdapat di tengah ruangan.


" Pa, proposal untuk pembangunan resort di kota Kuning, sudah selesai aku buat. Papa cek dahulu sebelum aku serahkan pada staff untuk di lanjutkan ". Rendy menyampaikan maksud menemui ayahnya siang ini.


" Letakkan saja di meja dan kamu kirimkan salinan nya ke email papa ". Ujar nya memberikan instruksi.


" Done Pa, please check ". Balas Rendy.


" Ok, thankyou. Ceritakan padaku, kamu dan anggi apakah menjalin relasi dengan baik kemarin dipesta wabup? Oiya mengenai pernikahan mu sepertinya akan dilangsungkan segera son ".


Rendy mengindahkan ucapan ayah nya, pikiran nya kembali melayang saat melihat Naya kemarin disana. Dia cantik sekali.

__ADS_1


" Rendy.. Rendy.. Kamu dengar Papa? ". Tuan Danu memanggilnya beberapa kali namun Rendy tak juga merespon panggilan ayahnya itu.


" Eh maaf Pa.. Tentang apa tadi? aku dan anggi lumayan banyak bertemu dengan beberapa petinggi disana, semoga saat pembukaan tender kembali diawal tahun ini, kita bisa menggarap salah satu project nya ya Pa ". Uh, lega, batin Rendy.


" Syukurlah, Papa harap kamu bisa mewarisi segala yang akan papa tinggalkan untukmu nanti. Jangan terlalu memaksakan diri untuk bekerja Rendy, kondisi tubuh mu belum pulih benar ". Danureksa memandang Rendy dengan tatapan penuh arti, demi Tuhan ia sangat menyayangi anak semata wayang nya itu.


" Baik Pa.. ". Rendy pamit keluar dari ruangan kerja ayah nya.


Selepas kepergian Rendy, tuan Danu berbicara pada seseorang yang ternyata semenjak tadi ada didalam ruangan itu.


" Keluarlah, anakku sudah kembali ke kamar nya ". Tuan Danu meminta seseorang yang berdiri di balik lemari buku nya agar keluar dari persembunyian nya.


" Aku akan tetap berusaha, kali ini akan memakai cara yang halus, jangan lupakan janji anda Tuan. Sesungguhnya aku tak ada urusan dengan Exona secara pribadi namun penawaran anda sangat menggiurkan dan sayang untuk aku lewatkan. Gadis itu, memang terlihat biasa, tapi keberadaan nya sangat mencuri perhatian terlebih Mahendra membawa nya muncul kepermukaan ". Suara nya terdengar lirih namun penuh dengan aura kelicikan.


" Jangan abaikan kehadiran Anggara. Aku tak mau mendengar kegagalan lagi kali ini. Pergilah, jangan sering-sering menemui ku terlebih dirumah ini ". Tuan Danu berkata sembari membalikkan kursi nya menghadap jendela dan ia menyalakan cerutu nya lagi, menghisap nya dalam dan menghembuskan asap nya ke udara.


***


Mansion Anggara, Jakarta.


Lima bulan lalu ia baru saja bercerai dengan wanita yang telah bersama nya hampir sepuluh tahun. Namun, perselingkuhan Anggara dengan sang sekretaris yang awalnya hanya ingin membuat cemburu sang istri, akhirnya justru ia yang terjebak dalam hubungan terlarang itu.


Anggara Sumitra, 34 tahun. Putra pertama pengusaha property Klan Sumitra, keluarga nya menduduki urutan kedua dalam deretan lima orang terkaya di Indonesia, disusul oleh Jimsey Exona di nomer tiga, tampak pesonanya tak memudar meski ia telah berstatus duda.


Matanya bagai elang, hidung mancung, rahang nya tegas dengan perawakan tegap dan kulit sawo matang membuat nya terlihat maskulin, penampilan nya makin sempurna dengan setelan pakaian branded yang menempel di tubuhnya serta mobil sport Lamborghini hitam yang kerap ia gunakan untuk menunjang aktivitas nya sehari-hari. Wanita mana yang tak terpikat pada pesona sang duda yang bukan hanya keren tapi memiliki segala fasilitas kemewahan kelas satu.


Anggara dikenal loyall dengan para wanita yang menempel pada nya. Bukan untuk menemani nya menghabiskan malam, namun hanya sekedar mencari perhatian sang istri yang telah lama abai padanya. Entah perjanjian pernikahan apa yang mereka lakoni, yang jelas hubungan itu kandas dan sempat membuat seorang Anggara terpuruk dalam penyesalan. Tania kini telah menikah kembali, dan nampaknya ia hidup sangat bahagia dengan pernikahan barunya, salah nya yang selalu memutuskan segala sesuatu sepihak hingga tanpa sadar membuat ia dan Tania terluka.


Aah, nasi sudah menjadi bubur. Tak ada gunanya ia meratapi nasib buruk akibat ulah bodohnya sendiri. Hingga suatu pagi, sekretaris baru nya memberikan ia sebuah undangan pernikahan dari rekan bisnis nya yang tergabung dalam organisasi persatuan pebisnis muda Indonesia (PPMI) dimana Andres sang mempelai pria menjadi salah satu anggota dalam komunitas tersebut.


Ingin rasanya Anggara tak hadir dalam acara itu, namun ayahnya berpesan bahwa Anggi akan datang bersama tunangan nya, maka sang ayah meminta Anggara untuk menemani adiknya pergi. Anggara bukan type lelaki yang mudah jatuh cinta, terbukti ia masih setia dengan status duda nya sementara mantan istrinya telah kembali berumah tangga.


Keteguhan hati nya mulai goyah ketika melihat seorang gadis yang berdiri disamping Mahendra, salah satu petinggi Exona, Anggara terpesona. Malam itu juga ia berusaha mencari tau tentang gadis itu, sejenak harapan nya pupus kala Anggara mengetahui bahwa gadis itu telah menjadi kekasih Mahendra. Ainnaya, nama gadis yang telah berhasil mencuri perhatian Anggara.


Hari ini, awal tahun.


Di sebuah ruangan dengan design interior khas pria yang bernuansa abu dan putih, nampak seorang pria yang tengah duduk di belakang mejanya, tangan nya mengoperasikan laptop dan ponsel nya bersamaan, tengah sibuk mencari informasi lebih jauh tentang seorang gadis yang ia temui di privat wedding party beberapa hari lalu. Informasi yang ia dapatkan sempat membuat nya terkejut saat anak buah nya mengatakan bahwa Ainnaya pernah kecelakaan parah hingga hilang ingatan, menjadi korban penculikan yang dilakukan Tristan Corp beberapa waktu lalu yang berhasil digagalkan Mahendra. Dan informasi penting yang tak kalah membuat nya tercengang adalah, Tristan yang kemarin terlihat hadir di pesta yang sama, ternyata mempunyai hubungan baik dengan Danureksa, calon besan keluarga nya. " Hmm, Danureksa, apa yang sedang mau mainkan?. Tampaknya karena kejadian inilah awal kalian dekat yaa. Ainnaya, baiklah, kamu telah mengganggu pandanganku dan tidur ku. Saat nya aku memperkenalkan diri. Tunggu aku sayang ".

__ADS_1


***


Exona Landscape anda building, Jakarta.


Mahen baru saja masuk kedalam kantor saat Pak Jim memanggilnya. Pagi ini Mahen mengenakan setelan berwarna abu tua, nampak lebih rapih dan klimis dari biasanya hingga membuat Ridho sang sekretaris Pak Jim terheran-heran.


" Pagi Pak Mahen. Sumringah sekali habis dari luar kota, ketemu seseorang disana ya Pak? ". Tanya nya menyelidik. Belum sempat Mahen menjawab, suara Pak Jim terdengar kembali.


" Mahen, aku tunggu di ruangan segera ". Perintah Pak Jim tak bisa dibantah. Saat ia tiba kembali disini, Mahen memutuskan untuk beristirahat lebih dulu. Badan nya lelah karena tak bisa tidur dengan baik saat di Cirebon karena khawatir pada gadisnya, sekaligus sibuk menahan hasrat nya saat melihat Naya terlelap dalam damai disamping nya. Ia lelaki normal, melihat wanita didepan nya seperti itu tentulah jiwa kelelakian nya bangkit, terlebih malam itu Naya sangat seksi dan cantik dimatanya.


" Duduklah ". Pak Jim menyilakan Mahen duduk di sofa dalam ruangan kerja nya.


" Ada kabar apa pak? sepertinya sangat penting ". Mahen bertanya cemas.


" Kamu menemui kendala dan tak cerita padaku? menyimpan seorang gadis untukmu sendiri? jika memang ia sangat berharga untukmu, jagalah ia dengan benar Mahen. Jangan mempermalukan ku". Pak Jim mengetahui tentang penculikan itu dan Tristan Corp yang mengganggu project nya. Ia juga belum sempat membuka puluhan email dari Rey yang mengatakan disalah satu email nya ada info penting tentang gadis incaran Mahen.


" Aku masih bisa menghadapi Tristan kemarin. Dan tentang dia, hmmm aku belum berani awalnya karena ada sesuatu yang seperti keluarga nya sembunyikan, tentang ingatan nya yang hilang dan sebagai nya, dan sekarang dia telah resmi jadi kekasih ku. Beberapa bulan ini aku juga meminta Candi untuk menjaga nya dari dekat dan beberapa orang ku juga sampai saat ini masih berjaga di sekitar nya. Maaf sebelumnya tidak meminta izin untuk melibatkan Candi Pak ". Mahen merasa bersalah.


" Hati-hati Mahen. Tristan Corp seperti nya mempunyai backup kekuasaan yang tak kamu ketahui. Karena serangga seperti nya, seharusnya tak akan berani mengganggu Exona bila tak ada dukungan kuat dari belakang nya. Aku curiga, antara Sumitra atau perusahaan properti yang sedang naik daun, RB Corp alias ReksaBrata kepunyaan Danureksa ". Pak Jim menganalisa kejadian demi kejadian yang menimpa Mahen saat ini.


" Anda tak mengenal Danureksa Pak? mungkin seseorang dimasa lalu anda? ". Mahen mencoba memberikan Pak Jim sebuah isyarat.


" Entahlah, nama nya seakan tak asing tapi aku belum bisa mengingat nya ". Pak Jim terlihat sedang mengingat sesuatu, berusaha mengali lagi kenangan masa lalu nya yang kelam.


" Project penangkal abrasi rencana akan selesai di bulan empat tahun ini Pak. Kita akan evaluasi sesudah nya dan di bulan itu, kemungkinan Rob biasanya naik, semoga project kita bisa menangkal badai Rob hingga membuat penduduk pesisir aman dari genangan ". Mahen menjelaskan perkembangan project yang ia kerjakan bebrapa bulan ini.


" Sistem kemanan untuk gedung lantai 20 sedang aku sempurna kan, berikut sensor untuk setiap kamar apartment dan perlindungan untuk software mereka. Aku selesaikan bulan ini sebelum project yang baru turun Pak. Bonus untuk menarik customer, aku akan memberikan sistem sensor smart living dengan sensor gerak, jadi bilamana ketika kita masuk dalam satu ruangan, lampu didalam nya akan otomatis menyala, rencana nya ini akan dilengkapi sensor suhu, jadi penghuni bisa lebih dulu mengetahui kondisi anggota keluarga nya dalam keadaan fit atau tidak. Laporan selesai ". Mahen menjelaskan secara rinci rencana penyelesaian untuk project nya.


" Ok Mahen, aku nantikan presentasi mu sebelum ini dilaunching kan saat soft opening nanti, semoga value project kita bisa meningkat. Good job Mahen... Kembali tentang gadis mu itu, aku mendapat laporan dari Sony bahwa Anggara Sumitra menaruh perhatian pada gadismu. Hati-hati Mahen, jika benar keluarga Sumitra di belakang Tristan, maka aku akan membantu mu bila kali ini kamu menemui kesulitan dimasa depan. Baiknya kamu cari tau Anggara dengan baik dan detail, jaga gadismu dengan baik dan benar karena nampaknya ia menjadi bersinar setelah kamu expose, terlebih di acara party kemarin, Rey memberitahu ku ". Pak Jim tersenyum melihat Mahen salah tingkah, ia merasa lega, anak kesayangan nya ini sudah mulai bisa membuka hati nya kembali.


Mahen tersenyum salah tingkah, sikap nya dalam memperlakukan Naya diketahui Pak Jim, semua ini karena ulah rey, geram nya. " Baik Pak, terimakasih saran dari Pak Jim akan aku lakukan ". Mahen keluar dari ruangan Pak Jim, ia bertanya dalam hati mengapa semua orang terdekat nya meminta ia menjaga Naya dengan baik? ada apa ini? Rey, Rey harus nya tahu detail. Kemana anak itu. Mahen baru sadar bahwa sejak pagi tadi ia tak melihat Rey dikantor.


Setelah Mahen keluar dari ruangannya, Pak Jim lalu mengecek email yang Rey kirimkan. Ia membaca satu persatu dari puluhan email dalam inbox nya. Hingga tiba disalah satu email, ia membaca nya pelan dan betapa terkejut nya ia mendapat satu kenyataan yang seketika membuat dada nya sesak.


Pak Jim lama terpekur menatap layar laptop yang masih menyala dimeja, satu bungkus rokok telah ia isap tanpa sisa dalam sekejap masa. Ia kali ini merasa sangat takut hingga pada akhirnya ia pun memutuskan untuk menghubungi Sony, asisten pribadi nya agar mengecek kembali kebenaran berita yang Rey sampaikan. Pak Jim nampak sangat shock, terbukti ia kemudian menunduk menagis tersedu. Entah apa yang sedang ia rasakan. Sesakit itukah? Batin nya.


________________________________

__ADS_1


Nitip clue 😌


__ADS_2