Dia.. Pilihan Untuk Ku

Dia.. Pilihan Untuk Ku
MISI DIMULAI


__ADS_3

Sesuai niat awal, Mahen kini telah berada di parkiran utara bagian depan Sunspring Mall. Tempat terakhir gadisnya terlihat sebelum menghilang kemarin.


Ia melangkah keluar dari mobilnya, masuk ke gedung Mall melewati frontline visual manequin promote menuju meja informasi dibelakang escalator lantai dasar.


" Siang Mba.. Bisakah aku bertemu dengan store manager siang ini? Aku Mahendra, wali Ainnaya, staff visual merchandise ".


" Siang Pak.. Sudah punya janji sebelum nya? ".


" Belum karena ini mendadak.. "..


" Baik, saya coba konfirmasi dulu ke ruangan ya Pak, mohon ditunggu sebentar ".


" Baik, terimakasih ".


Beberapa menit berlalu.


" Pak Mahendra, silakan Bapak naik dari escalator ke lantai 4.. lurus melewati ambalan peralatan rumah tangga hingga ujung, lalu belok kiri.. Ada satpam, silakan konfirmasi ingin ke ruangan Store Manager ". Petugas informasi memberi petunjuk arah.


" Baik terimakasih banyak ". Mahen melangkah mengikuti arah yang di jelaskan tadi dan mengkonfirmasi keperluan nya untuk bertemu store manager.


" Silakan masuk pak ". Satpam mengantar Mahen hingga didepan pintu ruangan yang akan dituju nya.


" Selamat siang, Pak Mahendra ". Sapa lelaki paruh baya yang masih terlihat gagah itu, ramah, ketika Mahen baru saja melangkah masuk ke dalam ruangan bernuansa serba navy.


" Selamat siang, Mr. Daniel.. Maaf aku menyita waktu anda ". Mahen melihat name-plate di meja yang bertuliskan Mr. Daniel Bryan Sutopo (SO2).


" Aku bukan Mr. Daniel, kebetulan berada diruangan ini karena sedang memeriksa file yang beliau tinggalkan untuk aku acc... Aku Hadi Poernomo, Store Manager disini ".


" Oh Maaf Pak Hadi Poernomo, aku tak mengenali anda dengan benar ".


" Nevermind... Please have a seat, ada keperluan apa Pak Mahendra? ". SO1 menyilakan Mahen duduk disofa.


" Thank you, Mahen saja Pak.. Aku mencari Ainnaya, dia di amanah kan padaku oleh keluarga nya beberapa hari lalu karena Ayah nya tengah mendapat musibah.. Tapi aku justru lost kontak, apakah Naya menitipkan sesuatu? atau bahkan mengatakan kemana dia pergi? ".


" Aku membaca surat pengunduran diri nya pagi ini, di meja Mr. Daniel dan juga beliau sudah meng-acc salary terakhir nya by cash... Untuk tujuan Naya kemana, waduh maaf, aku tidak punya informasi apapun mengenai ini karena yang menemui Naya kemarin adalah Mr. Daniel ". SO1 memberikan surat pengunduran Naya pada Mahen.


" Boleh aku bertemu dengan beliau? ".


" Mr. Daniel sedang kembali ke Filipina, mungkin baru flight pagi tadi, mudik karena kebetulan ayah nya asli Jawa namun menetap disana, beliau ada acara keluarga dan mengambil semua jatah cuti tahunan nya.. Kembali lagi kemari kemungkinan dua pekan yang akan datang ".


" Boleh aku minta kontak nya, pak? ".


" Boleh.. Tapi sepertinya jika sedang di Filipina, beliau tidak memakai nomor kontak yang biasa dipakai kala berada disini. Maklum masih single jadi agak cuek apalagi beliau didikan Western jadi terkadang jika sedang cuti seperti ini, beliau kurang responsif... ".


" Its ok, aku bisa menunggu.. Yang penting aku punya informasi terakhir Naya ".


" Anda bisa mencoba nya.. Silakan ". Pak Hadi Poernomo memberikan nomer kontak Mr. Daniel pada Mahen.


" Apakah Naya punya problem selama disini Pak, terlalu merepotkan dengan banyak nya izin misalnya? ".


" Naya itu cerdas, cepat beradaptasi baik dengan pekerjaan atau partner, meski agak tertutup namun friendly. Itulah kenapa Naya banyak fans disini, termasuk Mr. Daniel haha... Aku sebetulnya akan mempromosikan dia awal tahun depan ketika kuliahnya sudah agak longgar, dia pantas karena gigih dan disiplin.. Tentang problem kerja, ku rasa tidak karena meski terkadang banyak izin, tapi dia selalu bisa menyelesaikan semua pekerjaan dengan benar. Tanggungjawab dan bisa diandalkan ".


" Syukur alhamdulillah.. Biasanya jika mengundurkan diri seperti ini, apakah tidak ada surat rekomendasi, maksud ku Packlaring yang bisa digunakan untuk melamar kerja lagi di tempat baru? ".


" Sebentar aku periksa di komputer Mr. Daniel ".


Beberapa saat kemudian.


" Mr. Daniel mengeluarkan surat yang Anda maksud, kemarin, jika anda membutuhkan ini aku bisa kirim by e-mail nanti ".


" Jika tidak merepotkan dapat Anda kirim ke e-mail ......... ".


" Baik.. Done.. Ada lagi yang dapat aku bantu, Pak Mahen? ".


" Bisakah aku minta bantuan, apabila ada informasi terbaru dari Naya, anda berkenan membagi nya dengan ku? Ini kontak ku ". Mahen menyodorkan selembar kartu nama nya.


" Semua yang berhubungan dengan Naya, bukanlah orang biasa... I'm impressed.. Akan aku ingat pesan anda ". Pak Hadi membaca tulisan disana : Wakil Direktur Divisi Informasi dan Komunikasi, PT. Exona landscape and building


" Terimakasih banyak Pak Hadi atas waktu nya.. Semoga kita berjumpa lagi dilain kesempatan.. Thanks a lot ". Mahen menjabat tangan Pak Hadi.


" Goodluck Pak Mahen. Semoga next time kita bisa membicarakan tentang bisnis yaa ".


" Sure, in sya Allah... Selamat siang ". Mahen meninggalkan ruangan store manager dengan hati yang entah bagaimana, ia tidak bisa mendeskripsikan nya.


Mahen tidak pernah menduga bahwa SO2 Naya adalah seorang blasteran bule dan masih single ditambah dia kemungkinan menaruh rasa suka pada gadisnya. Nampaknya akan sulit mendapatkan informasi akurat tentang Naya dari mulutnya kelak.


Ia cemburu... Cemburu, " too many man admire you, Naya ". Ucapnya saat memasuki mobilnya kembali. Ia kembali memasang fitur multi call via laptop nya.


" Alex, sudah dapat informasi? ".


" Dikampus nya justru tidak ada yang tau Bos. Dosen nya juga terkejut, tapi aku mencurigai seorang dosen yang terlihat di CCTV bertemu dengan nya beberapa hari terakhir sebelum Nona menghilang ".


" Beliau cuti karena sakit, bos.. Aku berencana akan menjenguknya sore ini ". Lanjut Alex laporan nya.

__ADS_1


" Adnan.... Come in ".


" Aku baru tiba di Semarang, dari hasil pindai CCTV statiun kemungkinan Nona ada di beberapa kota. Jika tidak disini, ke Solo, Malang bahkan surabaya karena jalur yang dipakai saat ia terlihat di peron adalah rute ke arah ini, bos ". Adnan mereport analisa nya.


" Baik, lanjutkan ".


" Simon? have you been? ".


" Aku sebentar lagi tiba di Jogja, Bos.. Berdasarkan nama manifest tiket saat keberangkatan di jam yang sama, ada passenger dengan nama yang dimaksud ".


" Ok, thanks Simon ".


" Bos.. I'm In... Tadi aku menanyakan satu persatu tukang ojek di terminal. Salah satunya mengenali Nona.. Ia pergi ke statiun arah Jawa Tengah dan timur. Nona tidak bilang tujuan nya kemana. Aku sudah di statiun dan bertemu petugas loket yang berjaga, namun mereka tidak mengenali ciri-ciri yang aku sebutkan tadi ".


" Can, thanks... minumlah dulu ".


" Baik, thanks Bos ". Candi memang terdengar terengah-engah saat menyampaikan berita update nya.


" Alex, aku tunggu kabar mu ".


" Baik, bos ". Alex menjawab cepat.


" Guys, terimakasih banyak untuk hari ini.. Aku akan kembali ke hotel, bersiap mengajukan izin untuk menggunakan satelit citra untuk mengetahui lokasi pasti Naya.. Do'akan agar segala proses nya lancar sebab ini digunakan untuk kepentingan pribadi dan semoga diberikan izin meski hanya beberapa menit.. Tidak ada yang sia-sia bukan? aku akan mencoba segala cara yang bisa ku tempuh ".


" Bos, blackhole ". Adnan dan Simon berbarengan menyahuti.


" No, kita coba cara legal ".


" Rey, Rey, come in.... Are you ok Rey, kamu dimana? ".


" Maafkan aku bos, aku mengejar Melissa namun terlambat. Tapi aku bertemu dengan asisten nya kala event terakhir di sini, siapa tau dia punya informasi ".


" Rey, aku kirimkan handphone Naya, mungkin besok sampai.. Tolong kuliti.. Keyakinan mu terhadap Melissa aku tak ingin ikut campur, segera bereskan saja ".


" Baik bos.. ".


" Ok guys, istirahat dengan benar.. Kalian tau apa yang harus dilakukan.. Stay safe dimanapun berada... Thankyou ".


Tuuuttt, panggilan diputus kembali oleh Mahen.


" Assalamu'alaikum, siang Pak "


" Wa'alaikumussalam, Siang Mahen.. Sudah ada perkembangan? ".


" Aku sudah mencoba dari kemarin, tapi sulit menembus nya.. But, aku punya sesuatu, tunggu saja semoga berhasil ". Pak Jim optimis.


" Huuuuffttt...... Aku memang harus benar-benar bersabar kali ini ".


" Bersabarlah untuk yang terbaik.. Ok?! ". Pak Jim menanggapi dengan memberi support moril.


***


Disebuah ruangan cafe, duduk dua orang paruh baya dan Anggara sedang merencanakan acara yang akan mereka adakan, pernikahan kedua anak nya, Rendy Pangalimna Danu dan Anggi Sumitra.


" Maksud Jimsey menyuruh ku mengawasi mu, ada apa Anggara? jangan sampai kamu mengacaukan segala nya kembali. Jimsey sudah memberikan peringatan padaku ". Tegas Sumitra.


" Sudahlah Papa, untuk apa mengurusi ku... Lekas gelar saja pernikahan busuk itu agar benalu danureksa bisa leluasa menempel ". Sarkas Anggara.


" Jaga ucapan mu anak muda.. Jika bukan karena sulung Sumitra, sudah aku habisi sejak lama ". Danureksa angkat bicara.


" Hey kalian........ Danu, jaga ucapan mu dan kamu Anggara, camkan baik-baik pesan ku ". Sumitra sedikit murka.


Mereka menetapkan hari perhelatan akbar, pernikahan megah kedua klan yang masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia pada hari Sabtu 24 Desember 2012. Beberapa minggu dari hari ini.


Sementara kedua orangtua itu berbincang, Anggara menghubungi seseorang.


" Where are you now? ".


" Paris.. Aku kembali ke indo pekan depan, akan aku pastikan membawa Mahen pergi dari sana. Dimana gadis itu ".


" Its not your bussiness. Kamu urusi saja bagian mu, segera ".


" Shiiiitt. Semoga kita tak pernah berjumpa lagi ".


Tuuuttt tuuuttt, bunyi nada panggilan terputus.


***


Hari ini Naya memutuskan keluar kost-an untuk berjalan-jalan mencoba rute kerjanya. Ia juga membeli sebuah surat kabar lokal yang memuat berbagai informasi mengenai berita, situasi terkini bahkan lowongan pekerjaan.


Mata nya tertarik pada sebuah kolom tulisan bertajuk " Penyiar radio ". Ia membaca pelan informasi disana, penawaran yang diberikan cukup menarik.


Lama ia berpikir sembari melihat sekeliling nya. Ia tengah mencari sebuah warnet sekaligus jasa penyewaan kendaraan, ia butuh alat transportasi selain angkutan umum. Letak kost-an yang agak masuk ke dalam, menyulitkan Naya bila ia pulang malam nanti karena lumayan jauh bila harus berjalan kaki.

__ADS_1


" Pak, bisa antar aku ke warnet terdekat dari sini? atau ke alamat ini? jalan Urip sumoharjo, radio Ratislo? ". Naya menghentikan ojek yang melintas.


" Nggih, Neng.. Mari, warnet nya di sana, 500 meter kalau Ratislo lumayan jauh dari warnet, sekitar 5 kilo meter ".


" Yuk Pak ".


Naya mengajak berbincang tukang ojek yang mengantar nya, Ia kurang suka dengan aktivitas ini tapi karena sedang berada di lingkungan baru, rasanya butuh berinteraksi dengan warga sekitar agar mudah mendapatkan informasi akurat. Orang solo dikenal ramah dan sopan, Ia merasa nyaman disini.


Radio Ratislo.


" Selamat siang, aku baca ini di koran pagi tadi. Apakah masih ada lowongan? ". Naya menghampiri sebuah meja informasi dibagian depan gedung radio.


Mengedarkan pandangan nya berkeliling, bukanlah radio seperti dalam bayangan nya. Begitu sederhana bahkan bisa di bilang aaahh seadanya.


" Masih Nona.. Silakan isi form nya dulu nanti langsung interview hari ini ".


" Done Mba.. ". Tak butuh waktu lama bagi Naya mengisi data yang diperlukan.


" Ikut saya Nona ". Ajak gadis berkepang dua dengan wajah ayu oriental nya.


" Silakan masuk, ini ruangan pimpinan kami. Pak Bayu Pradana ".


Tok tok...


" Masuk... ". Jawab suara maskulin dari dalam.


" Siang Pak, aku Naya ".


" Duduk Mba Naya.. Ini profile Anda? Amaze sekali.. Yakin bergabung disini, salary nya jauh dibawah rata-rata yang Anda minta? ".


" Yakin.. ".


" Apa yang membuat Anda yakin? ".


" Jika aku melihat sepintas dari program yang sudah berjalan saat di meja informasi depan, disana belum terdapat program live musik lawas yang hits pak ".


" Kultur nya tidak cocok, Mba.. Dengan traffic audiens nya... Kita pernah coba tapi rating nya tidak jalan bahkan stuck ".


" Dengan terobosan yang aku punya? ".


" Hmmm, menarik, contohnya? ".


" This is my idea Pak. Aku harus tau apakah anda menjamin ku diterima bekerja disini atau tidak ".


" Hahahaha, Anda sangat cerdas ".


" Ok, Mba Naya.. Kita langsung live yuk.. Berdua, ngiklan dulu ".


" Sure... Lets the show begin ". Jawab Naya bersemangat.


Keduanya masuk kedalam studio untuk memulai siaran after lunch.


" Seratus tujuh koma satu FM Raditislo.. Radio ne tiyang solo. Selamat siang sobat muda solo, gimana kabarnya siang hari ini? semoga sehat dan penuh semangat yah ". Bayu mengawali opening siang itu.


" Bersama Bayu, hadir gadis ayu nih yang akan menemani santap siang sobat muda semua... silakan memperkenalkan diri Nona ayu ".


" Assalamu’alaikum Friendsetter muda solo.. Seneeeng banget rasanya, Kinoy bisa bergabung dengan kalian semua siang ini. Buat friend semua yang lagi lunch, atau ishoma atau bahkan baru keluar rumah untuk beraktivitas, Kinoy ucapkan have a nice day yaa, semoga urusannya dilancarkan. Aaminn ".


" Menemani Friendsetter solo siang ini.. Kinoy dan mas Bayu akan manjain telinga pendengar Ratislo semua dengan beberapa tembang yang lagi Hits di top chart minggu ini... Ada apa saja Mas Bayu? ".


Satu jam berlalu begitu cepat. Bayu terkesan dengan Naya yang membawakan acara dengan santai, lugas dan riang dengan joke segar khas anak muda.


" Ok mba Naya, aku terkesan.. Selamat bergabung di radio kami. Ini kontrak awal selama 3 bulan, please sign in... Berkenaan dengan ini, aku ingin mendengar program yang akan Anda tawarkan tadi ". Bayu pradana akhirnya menerima Naya menjadi salah satu staff di radio nya.


" Alhamdulillah, terimakasih banyak Pak Bayu.. Aku akan membuat playlist khusus setiap hari, after jam 21.00 kita setting live, di chart akhir aku akan mencoba mereview sebuah lagu dengan meng-cover live lagu yang dimaksud.. Bisa dengan akustik atau memakai backsound nya saja nanti ". Naya menjelaskan dengan membuat garis besar dalam sebuah kertas.


" Wow, briliant.... Jika ini berhasil, apa yang Anda minta? ".


" Sepeda motor matic terserah second atau baru, dalam satu bulan jika rating bisa diatas 20% ".


" Anda optimistis sekali Nona Naya.. ".


" Harus, karena aku yakin.. and i'll make it happen, bagaimanapun cara nya ".


" Amazing..... Deal.. Kita mulai nanti malam yaa ". Bayu ikut bersemangat siang itu.


Setelah kontrak ia kantongi, Naya pamit dan memutuskan menyewa jasa abang ojek tadi seharian, membawa nya berkeliling kota dan mencoba mengingat rute-rute angkutan umum yang kelak akan ia gunakan nanti.


____________________________


Fighting 😍


Jangan lupa follow IG mama_qiev yaak. Komen like, love, vote xixixi... Thankss gaes.. ❤

__ADS_1


__ADS_2