
Mahen lupa, ia belum mengucapkan doa kebaikan untuk istrinya. Seharusnya sesaat setelah akad nikah, namun situasi nya tidak mungkin.
Lepas sholat subuh, sebelum Mahen memilih memejam kembali, ia mengucapkan doa sembari mencium ubun-ubun kepala Naya. Sementara Naya setelah melihat suaminya tertidur, ia memilih ikut sibuk di dapur bersama para Mban menyiapkan keperluan suami dan kakek buyut nya untuk sarapan.
Pagi tadi, ia mencoba berselancar di dunia maya mencari menu yang baik untuk pasien dengan luka dalam karena semalam ia memaksa Rey menunjukkan hasil rontgen luka Mahen hasil pemeriksaan saat di opname di rumah sakit beberapa waktu lalu. Hatinya sakit, ternyata suara yang ia dengar saat tengah malam di tepi jalan dua pekan lalu memanglah suara Mahen, kekasih nya.
" Jadi Abang terluka karena menyelamatkan aku lagi, kak Rey? ". Rey hanya diam tak berani menjawab seperti biasanya meski Naya bersikukuh meminta kepastian rentetan peristiwa itu.
Semalam, aah dia malu. Kenapa justru dia yang menjadi agresif. Naya menggelengkan kepalanya berharap ingatan semalam musnah.
" Malu nya aku kalau ketemu Abang? duh... ". Gumam nya lirih sembari menata makanan untuk dua kesayangan nya di meja makan.
" Nona, hayoo.... ". Rey datang dari arah belakang tubuh Naya menggoda nya.
" Kak Reyyyy... Ngagetin aja... Apaan sih... Eeh weekend pak, rapih amat ". Naya terheran melihat setelan yang Rey kenakan, mau kemana dia sepagi ini.
" Aku ada pekerjaan dengan Pak Kusno... Oiya, kalau Bos sudah bangun, aku mengirimkan email, hari ini jadwal fitting untuk syukuran besok bertempat di halaman depan rumah ini... Open house biasa, kata Tuan Tumenggung... Esok hari, aku dan ayah anda akan kembali ke Cirebon untuk menyiapkan acara lamaran dan syukuran disana, pada Rabu siang... Hari Jum'at, anda berdua sudah harus ada di Bogor untuk acara ngunduh mantu di kediaman Mama Rosi dan untuk resepsi yang sudah disiapkan oleh Pak Jim dan akan digelar hari Sabtu di Conventions Hall Hotel Botani Round dimulai pukul 12 siang hingga 3 sore.. Laporan jadwal selesai ".
" Padat banget sih... ".
" Pekerjaan telah menunggu... Juga, akan ada hal penting bagi Anda setelah hari Senin pekan depan ".
" Akan aku sampaikan ke Abang... Terimakasih, silakan sarapan, aku panggil Uyut dulu ". Naya memanggil buyut nya untuk sarapan, kemudian ia melangkah kembali masuk kedalam kamar nya untuk mandi sebelum Mahen bangun.
" Sayaaaaang.... ". Mahen terbangun saat mendengar gemericik air dari kamar mandi.
" Iya, sebentar... ".
" Ko mandi ga ngajak aku? ". Mahen masih malas beranjak dari atas ranjang. Ia melihat Naya dengan tampilan sangat segar setelah keluar dari kamar mandi, wangi sabun memenuhi seisi kamar membangkitkan sesuatu dibawah sana.
" Ogah.... Abang mau sarapan disini atau disana? ". Tanya nya polos tak mengerti tatapan panas dari suami nya.
" Sarapan kamu dulu... Tapi lagi ga bisa yaa, duh nasib ".
" Yang sabar ya Pak, kan aku udah bilang ga boleh.... ". Naya hendak melangkah pergi setelah menyisir rambut didepan meja rias sisi ranjang.
" Sini dulu.... Aku mau tanya ". Tarik pergelangan tangan Naya hingga ia terduduk di tepi ranjang.
" Apa....? ".
" Kenapa dari dulu ga pernah bilang sama aku, pas kamu lagi dapet? dan lagi... Yang semalam, belajar dari mana?... ". Menatap intens manik mata coklat istri nya sembari tangan nya sudah menyelusuri punggung mulus Naya disebalik baju.
__ADS_1
" Le-pass dulu.... ". Tubuh Naya seketika membeku merasakan gelenyar seperti banyak kupu-kupu menjalari perut nya.
" Bilang dulu..... ". Mahen makin intens menciumi perut istrinya, masih dengan tangan yang sudah bergerilya kesana sini.
" Vit-taa... Lepas-iin, geli.. Aku kayak buka aib sendiri ga sih, masa iya bilang aku lagi dapet gitu? lah emang mau ngapain? ". Naya menarik paksa tubuhnya menjauh dari jamahan tangan nakal Mahen.
" Mulai sekarang aku harus tahu, denger ga?..... Vita? ".
" Ga bilang juga Abang pasti tahu kan nanti...Iya Vita, dia kirimin aku beberapa video dewasa... Dulu yaa, dulu.... ". Naya tersipu.
" Hmmm, nakal yaa kamu..... Oiya sayang, Vita hamil anak Tristan dan ia menikah dengan nya.. Istri Tristan meminta cerai karena itu... Dan heran nya, Tristan bersedia menikahi teman mu.. Kata Rey, justru karena Vita hamil, Tristan menikahi nya. Penyebab Tristan " begitu " diluar karena Istrinya tidak bersedia mengandung anak nya.... Miris banget sih... ".
" Kabar adik dan Mama nya Vita gimana? Abang kan yang memberi mereka tempat tinggal? ".
" Baik, adiknya sudah melalukan operasi transplantasi jantung berkat Nyonya Maharani dan masih berobat jalan, Mama nya membuka usaha catering, menurut laporan Deden agent ku disana, usahanya terbilang maju... Tristan Corp kini ada dibawah Exona sayang, tapi Pak Jim masih memberikan hak atas penghasilan Tristan Corp pada Vita dan beliau juga bilang, jika Tristan berkelakuan baik maka ia diizinkan kembali memegang jabatan lamanya disana ".
" Alhamdulillah..... Jangan lagi ada dendam.. Makasih sayang, sudah banyak membantu mereka ". Naya membelai wajah tampan suaminya.
" Semoga yang disini juga cepet ada isinya... Kamu tetap kuliah online kan? yakin mau kejar tahun ini buat wisuda? Aku ga mau nunda punya momongan sayang, kamu keberatan?... Tapi aku juga ga mau kamu stress... ". Mahen kembali mengusap dan menciumi perut rata istrinya.
" Kalau Allah kasih cepat yaa diterima... Ada Abang yang bantuin aku, jadi optimis bisa lulus tahun ini... Tapi, saat pembinaan pendampingan untuk mendekati sidang nanti, aku harus stay sementara di Cirebon... Dosen ku bilang gitu ".
" Masih lama kan? beberapa bulan lagi.. Aku bisa bolak balik sayang, ga usah dipikirin sekarang ".
" Rey! sayang.... Tanpa Kak... Just Rey... ". Mahen beringsut turun perlahan dari ranjang.
" Sudah sana mandi, aku siapkan baju Abang dan ganti kasa perban nya ".
" Sayang, kamu kan yang selama ini mengatur ini itu untukku.... Karena Rey tidak pernah demikian sejak belasan tahun ikut dengan ku... ".
"................ ". Naya hanya diam tak menanggapi, ia hanya ingin apa yang dilakukannya dapat menunjukkan betapa ia sangat sayang pada pria dihadapannya itu tanpa perlu banyak bicara.
" Terimakasih banyak sayang, aku baru menyadari nya... Bodoh yaa, ga peka... Ternyata kamu telah melakukan lebih dari yang aku tahu ". Mahen memeluk tubuh Naya dari belakang, menelusupkan kepalanya di ceruk leher istrinya, menghidu dalam aroma khas wangi Naya yang sudah bagai candu bagi nya.
Clak. Pintu kamar dibuka.
" Wo.. woo..... Maaf... Maaf... Aku ga ketok pintu dulu, kata Rey tadi Naya diluar... ". Amir menerobos masuk saat pasangan itu sedang bermesraan didalam kamar.
" Kaaaaaaaaa, ga sopan... !! ".
" Duduk ka... Verboden, aman... Aku mandi dulu yaa ". Mahen melangkah ke kamar mandi setelah meraih handuk dari tangan Naya.
__ADS_1
" Hahaha.. Sabar Mas, buka puasa masih lama yaa... ". Gelaknya tak bisa ia tahan.
***
Sentul.
Mama Rosi mendapatkan informasi dari Jimsey bahwa acara di Solo akan berakhir besok. Artinya niatan Mahen untuk melamar resmi Naya akan dilangsungkan beberapa hari setelahnya, Mama Rosi diminta bersiap.
Pagi ini Mama menghubungi ponsel anak dan menantu nya, namun keduanya tidak aktif. Hingga Rey mengabarkan bahwa Abah ingin syukuran dan lamaran dijadikan satu hari pada Rabu ba'da dzuhur.
Rey juga bilang, undangan syukuran sudah mulai disebar untuk kolega, sahabat, dan para tetangga Abah hari ini, termasuk ke semua teman Naya baik dikampus, kost-an, radio, hotel maupun di mall, sebisa yang Abah mampu mengingat teman Naya tidak banyak.
" Mama ga usah siapin apa-apa dari sana.. Hanya Om Gatra, Esa dan Nanda yang harus hadir sebagai perwakilan Bapak.. Jikalau Mama mau mengundang pak RT atau tetangga untuk ikut serta juga boleh, Bram akan siapkan akomodasi nya... Abang sudah pakai jasa WO untuk menghias hantaran nya, ada Bu Rahma dan Candi yang bantuin ngurusin dan beli semua keperluan lamaran... Untuk seragam keluarga juga sudah disiapkan dari sini yaa Maa... Satu lagi, koordinasi iringan rombongan, sudah di handle Alex ".
" Nanti kita transit di kost-an Bu Rahma untuk istirahat sejenak sebelum ke rumah Nona... Abang ingin melibatkan semua orang yang mengenal baik mereka, termasuk Mama nya Aruna. Dokter pribadi Nona, dokter Maura dan team nya sudah di kirimkan undangan khusus oleh Abang... ".
" Maa sya Allah, anak itu.... Masih saja tidak mau merepotkan keluarga nya... Valid ya Rey? ".
" Sure Ma... Kayak ga tau Abang aja, perfeksionis... ".
Mama Rosi kembali sibuk, beliau meneruskan kabar ini ke pak rt dan beberapa tetangga, meminta mereka untuk ikut serta saat lamaran nanti, karena Mahen akan memakai alamat tinggal di Bogor, bukan Jakarta. Paling tidak, anak dan menantu nya telah dikenal oleh sekitar saat tinggal di perumahan ini.
***
Exona Landscape and Building, Jakarta.
Pak Jim memeriksa kelengkapan semua dokumen yang akan diperlukan saat pengalihan kuasa di hadapan notaris dan kuasa hukum nya.
" Dho, kamu hubungi orang-orang ini... Wakilkan atas nama ku... Aku harus mengurus yang lain... Kerjakan cepat, waktunya tidak ada lagi... ".
" Baik Pak... Semua sudah saya rapih kan per file dokumen per personal... ".
" Terimakasih... Good job Dho... ".
" (Rani, kita akan kembalikan semua pada pemilik nya..... Temani aku...) ". Batin nya menatap foto sang Istri di sudut meja kerja nya.
.
.
_______________________
__ADS_1
Yang mau ikut rombongan lamaran, Siap-siap yaa...