
"Apa kita belum mendengar kabar dari investor pak?" tanya Anis selaku sekretaris Hendra sambil memberikan hasil rapat kemarin.
"Kenapa kau banyak bertanya hari ini?" tanya Hendra menatap tajam sekretarisnya itu.
"Keluarlah. Aku akan mengurusnya." perintah Hendra. Anis kemudian berlalu meninggalkan ruangan Hendra. Anis mengamati tingkah pimpinannya itu sekarang berubah, semenjak hubungannya dengan Milka. Ya, Anis mengetahuinya, malah dia adalah salah satu orang yang pernah ikut liburan bersama di pantai waktu itu.
flashback on
Anis merasa bersalah kepada Citra. Dia ingat betul raut wajah Citra yang tegang saat tengah malam tiba-tiba Citra datang ke kantor dan membuka pintu dengan kasar. Setelah Citra keluar dari kantor malam itu, sebenarnya Anis menemui istri bosnya untuk memastikan keaadannya..
"Apa ibu baik-baik saja?" tanya Anis lembut. Citra hanya tersenyum.
"Kau sebenarnya sudah tahu, mengapa aku tiba-tiba datang ke sini tengah malam begini bukan?" tanya Citra. Anis hanya tertegun tak menyangka jika Citra sudah mengetahuinya.
"Baiklah kalau begitu saya permisi dulu." ucap Citra.
flashback off
Hendra mengirimkan alamat restoran untuk mengundang Citra makan malam bersama nanti malam bersama Juan di restoran yang sedang viral saat ini.
Pulang dari kantor, Hendra menjemput Juan dan membawanya ke restoran untuk menemui maminya.
"Mami." hambur Juan memeluk maminya.
__ADS_1
"Terimakasih ya Pap, sudah ngajakin aku dan mami dinner di restoran mewah ini." kata Juan bahagia. Citra hanya bisa tersenyum melihat tingkah putra tampannya itu.
"Waaaahhh. Seleramu persis sama Mami ya? Tau aja tempat makan yang mahal. Untung papi sudah reservasi ini duluan. Kalau nggak reservasi, maka kita tidak akan mendapat tempat" canda Hendra sambil memeluk Juan. Mereka bertiga berjalan bersama menuju restoran tersebut.
"Oh Ya ampun dokter Citra.." suara khas dari Bu Yahya. Citra kaget siapa yang sedang di depannya saat ini. Ya Bu Yahya dan Milka. Bukan hanya Citra saja yang terkejut, Tapi juga Hendra dan Juan.
"Tak disangka ya, kita ketemu di sini. Tapi sayang, aku dan Milka harus kembali karena meja sudah penuh." kata Bu Yahya sedih.
"Apa kalian sudah reservasi?" tanya Bu Yahya kemudian. Citra lalu merangkul lengan Hendra. Tampak Milka sebal dengan pemandangan ini.
"Tentu saja Bu ,Kami sudah reservasi. Kalau begitu daripada Anda pulang, bagaimana kalau kita makan malam bersama. Hitung-hitung balas budi kami saat anda berbela sungkawa atas meninggalnya Ibu Mina. Iya kan sayang?" kata Citra lembut.
" Ah.. Benarkah? Iya deh, aku menerimanya. Karena suamiku sebentar lagi pasti akan datang. Gak mungkin kan, kami pulang?" kata Bu Yahya senang. Tak lama Pak Yahya kemudian datang. Bu Yahya melambaikan tangannya kepadanya. Juan dan Milka tampak sebal akan situasi ini.
"Oh ya Milka. Bagaimana kisah asmara mu?" tanya Citra tiba-tiba sambil memakan steak yang baru saja dipotongnya. Milka hanya tertawa kecil mendapatkan pertanyaan dari istri kekasihnya. Hendra sudah mulai batuk-batuk karena tersedak.
"Milka orangnya sangat sosial sekali. Dia punya banyak teman. Mungkin banyak orang yang salah mengartikannya." jawab Pak Yahya. Milka sudah mulai geram. Sedangkan Hendra pucat pasi.
"Oh, Maafkan aku." kata citra.
"Bagaiaman denganmu Hendra?" tanya Pak Yahya.
"Dia sangat menyayangi keluarganya. Begitupun, dia sangat mencintai putranya." jawab Citra tiba-tiba. Milka hanya tersenyum sinis mendengarnya.
__ADS_1
"Memang, bagi seorang ayah, putra itu adalah segalanya." tambah Pak Yahya.
"Karena Pak Hendra sangat tampan, maka akan banyak wanita yang menyukainya dan mendekatinya." canda Bu Yahya.
"Tenru banyak sekali Bu. Tapi Hendra sangat setia kepada keluarganya. Jika sesuatu terjadi, aku percaya itu tidak lebih dari pelampiasan nafsu oleh seorang pria." sindir Citra sambil menatap Milka tajam. Semua tertawa mendengar penuturan Citra. Tapi tidak dengan Milka.
"Ya kau benar. Semua pria pasti pernah melakukan kesalahan." canda Pak Yahya sembari tertawa.
"Maaf, aku permisi dulu. Ada PR yang harus ku kerjakan." ujap Juan tiba-tiba. Hendra lalu mengantar pulang Juan untuk pulang.
.
.
.
.
.
Terimakasih sudah membaca. Jangan lupa like dan komen ya..
Selamat menhalankan ibadah puasa...
__ADS_1