Dunia Pernikahan

Dunia Pernikahan
BAB 27


__ADS_3

Sore harinya, Citra tengah duduk di depan cermin dalam kamarnya. Dia menyisir rambut pendeknya. Memakaikan bedak. Dan memakai blush on. Tak lupa lipstik merah menghiasi bibir mungil dan seksi itu. Kemudian dia memasing anting berukuran kecil di kedua telinganya, dia mengambil kotak perhiasan, dan memasang kalung emas putih berliontin kunci. Setelah itu, dia mengambil parfum dan menyemprotkannya ke area leher dan beberapa bagian tubuh lainnya. Perfect. Begitu cantik ia saat ini menggunakan dress hitam selutut, dengan lengan panjang.


"Mana mamimu?" tanya Hendra ke Juan. Sebelum Juan menjawab, suara langkah dari high heels Citra terdengar menuruni anak tangga. Citra melewati mereka berdua. Hendra mendapati istrinya yang tampil begitu cantik dan menawan pun dibuat terkesima.


"Mam, tumben pake make up? Lipstiknya gak kemerahan itu kah?" protes Juan.


Citra kemudian mengambil cermin kecil dari dalam tasnya. Lalu berkaca. Memperhatikan warna bibirnya yang memang merah.


"Perasaan mami nggak deh sayang" jawab Citra sambil menaruh kembali cerminnya.


"Mungkin karena selama ini mami gak pernah pake make up tebal, jadi kamunya pangling." jawab Hendra lalu duduk di samping putranya.


"Kamu ada acara apa?" tanya Hendra penuh selidik, karena tidak biasanya istrinya ini tampil begitu cantik.


"Aku ada pertemuan dengan para dokter mas di hotel Cempaka Hill. Bagaimana tampilanku?" tanya Citra ke suaminya.


"Agak berlebihan sih. Tapi, bukan berarti gak bagus." jawabnya santai.


"Yaudah. Aku berangkat dulu." pamit Citra. Hendra dan Juan hanya mengangguk dan melanjutkan perbincangan mereka tentang klub sepak bola favorit mereka. Citra hanya geleng-geleng mendengar keduanya begitu antusias membicarakan klub sepak bola.


Citra melewati koridor restoran mewah di hotel Cempaka Hills ini. Langkahnya terus mencari sosok yang akan ditemuinya malam ini. Dia mengedarkan pandangannya ke seluruh meja restoran. Hingga pada akhirnya dia menemukan orang yang dicarinya. Tio.


Tio pun memandang kagum ke arah Citra. Citra kemudian menghampiri meja di mana Tio kini tengah duduk menunggunya.

__ADS_1


"Hai." sapa Citra sambil tersenyum lalu duduk tepat di hadapan Tio.


"Kau tampak cantik sekali malam ini." puji Tio tulus dari hatinya. Yang dipuji hanya tersenyum cantik.


"Bisakah aku minta air putihnya?" kata Citra membuyarkan lamunan Tio. Sedetik kemudian Tio sadar, lalu menuangkan air ke gelas Citra. Citra meminumnya.


"Hhhhhh.. Aku tidak menyangka kalau akhirnya kita bisa bertemu dalam keadaan seperti ini." kata Citra.


"Memang kenapa? Apa kau tidak menyukai undanganku ini?" tanya Tio tersenyum tampan.


"Tidak. Ini tidak terlalu buruk kok." jawab Citra sambil tersenyum.


Di lain tempat, ada dokter Edwin juga ada di hotel ini. Dia memesan sebuah kamar hotel karena dia juga ada pertemuan dengan salah seorang temannya.


Kembali ke Citra dan Tio yang kini telah mengobrol hingga membuat Citra tertawa.


"Entahlah. Mereka mungkin mempunyai alasan tersendiri untuk melakukan itu. Aku rasa ada dua tipe pria di dunia ini. Yaitu yang menipu dan yang tertangkap. Pria juga memiliki insting untuk itu" kata Tio tertawa menanggapi pertanyaan Citra.


Citra tersenyum sinis.


"Bukan hanya pria saja yang memiliki insting. Tapi wanita juga." jawab Citra.


Lalu mereka tertawa bersama.

__ADS_1


"Kau tahu? Aku sangat cemburu pada Hendra. Kau itu begitu cantik. Kau baik." kata Tio.


"Kau tahu? Semua pria hanya bisa PHP saja." jawab Citra sambil tertawa.


"Hendra itu terlalu brengsek buat mu Cit. Kau tahu kan kalau aku sudah menyukaimu dari dulu." kata Tio. Citra menaruh tangannya di dagunya sambil tersenyum ke arah Tio. Hal itu yang membuat hati Tio semakin klepek-klepek.


"Ya. Aku mempunyai firasat untuk itu." jawab Citra.


Lalu Tio mengeluarkan kartu akses menuju kamar hotelnya.


"Kau sudah datang hari ini. Ini bukanlah cara yang buruk untuk membalas Hendra. Aku tidak memaksamu. Kau bisa menolaknya." kata Tio berlalu menuju kamarnya.


Citra tertegun. Dan menatap kartu akses tersebut.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Terimakasih sudah membaca. Jangan lupa like dan komen ya.


Selamat menjalankan ibadah puasa...


__ADS_2