Dunia Pernikahan

Dunia Pernikahan
BAB 60


__ADS_3

"Menurutmu, jam berapa kau akan pulang sayang? Haruskah mami menjemputmu?" tanya Citra.


"Gak usah Mam, aku bisa sendiri kok." jawab Juan.


"Ya udah ya mam, teman-teman ku memanggilku nih." ucap Juan lalu mematikan sambungan telpon.


Citra hanya menghela nafas. Lalu ia menekan tombol pesan untik ia kirimkan kepada Mia, ibu nya Bima.


"Terimakasih sudah mengijinkan anak saya bermain dengan Bima hari ini." tulis Citra.


"Siapa?" tanya Hari suami Mia.


"Oh. Bukan siapa-siapa kok." jawab Mia memasukkan ponselnya je dalam tas.


Gerimis sedang turun. Citra yang sedang berada dalam mobil, merasa damai mendengar gemericik air yang turun. Lalu ia melajukan mobilnya ke sebuah restoran untuk makan malam.


Mobil Mia dan Hari sudah memasuki pelataran rumah baru Hendra. Mobil mereka terhenti di badan jalan, karena di depan mobil mereka sedang mengantri beberapa mobil yang belum masuk ke halaman rumah baru Hendra.


"Maaf Pak, ada antrian mobil." kata sopir nya Hari.


"Ck. Begitu banyak tamu undangan hingga mobil pun antri untuk masuk." gumam Hari.


"Wajarlah Pa. Kan mereka juga mengundang orang banyak." timpal Mia.


Di dalam rumah tersebut sangat ramai tamu undangan yang hadir.


"Selamat datang." sapa Pak Yahya ke tamu undangan. Pak Yahya mempersilahkan masuk. Tamu itupun mengikuti Pak Yahya.


"Oh... Bu Wahyu. Selamat datang." sapa Bu Yahya sembari cipika-cipiki ria. Senyum lebar terlihat jelas di wajah mereka.


"Selamat ya atas kesuksesan film mu." ucap Bu Wahyu memberi selamat kepada Hendra.

__ADS_1


"Terimakasih Bu." jawab Hendra sopan.


"Semua orang di kota ini pasti bangga kepadamu." puji Pak Wijaya. Mereka tertawa bersama. Sungguh pesta yang sangat meriah.


****


Citra mendatangi restoran untuk memesan sup daging favoritnya. Memang pas dimakan saat cuaca sedang dingin. Saat matanya melihat kesana kemari, ia melihat Tio sedang makan sendirian. Citra hanya bisa tertegun menatap Tio. Begitupun dengan Tio. Merasa canggung, Tio pun akhirnya beranjak dari tempat duduknya dan menuju kasir untuk membayar. Ia berlalu tanoa berbicara seoatah kata pun kepada Citra.


Citra hanya bisa melihat kepergian Tio lewat jendela, yang kini ia telah duduk di dekat jendela restoran.


"Terimakasih atas undangannya." kata Mia memeluk Bu Yahya.


"Ah. Jangan begitu lah..." ucap Bu Yahya tertawa.


"Hai." kata Hari sambil tos ke Hendra. Hendra pun membalas tos dari Hari.


"Kau sangat hebat kawan!" puji Hari. Mereka tertawa lagi. Aduh, tertawa terus pokoknya ya....😁


"Silahkan dinikmati hidangannya ada di sana." kata Bu Yahya kepada Mia.


"Hai Bu." sapa Dewi.


"Oh Dewi.... Terimakasih sudah datang." kata Bu Yahya. Dewi tersenyum.


"Sebentar ya, aku panggilkan Milka dulu." kata Bu Yahya sambil mencari keberadaan Milka.


"Selamat ya." ucap Dewi ke Hendra.


"Mana Tio? Dia kok gak datang?" tanya Hendra yang mencari keberadaan Tio.


"Dia sangat sibuk. Dia memintaku untuk mengucapkan selamat kepadamu." ucap Dewi sambil tersenyum.

__ADS_1


"Sayang sekali ya. Padahal aku sangat ingin bertemu dengannya. Bagaimana kabar kalian?" kata Hendra.


"Kami baik-baik saja sekarang. Tidak ada masalah." jawab Dewi tenang.


"Saya senang mendengarnya." ucap Hendra.


Milka kemudian berjalan sangat anggun menuju tempat Hendra dan Dewi bediri. Semua mata tertuju pada kecantikan Milka.


"Lama tidak bertemu. Terimakasih sudah menghadiri undangan kami." kata Milka.


"Iya. Wah, putrimu sangat cantik sepertimu." puji Dewi tatkala melihat Jeni ada di kereta dorong bayi nya.


"Tidak. Dia tidak mirip denganku. Orang-orang bilang bahwa dia mirip dengan ayahnya." jawab Milka dan lalu berpamitan untuk bertemu dengan teman-temannya yang sudah datang.


Dewi memandangi sekitar. Pak Yahya yang sedang berbicara dengan relasi bisnisnya. Milka bersenda gurau dengan teman-temannya. Hendra juga berbicara dengan para sahabatnya.


"Hai Dewi, sini." bu Wahyu memanggil Dewi untuk segera bergabung dengan geng sosialitanya.


.


.


.


.


.


Terimakasih sudah membaca. Jangan lupa like dan komen ya.


Selamat menjalankan ibadah puasa.

__ADS_1


__ADS_2