Dunia Pernikahan

Dunia Pernikahan
BAB 9


__ADS_3

Citra kemudian bergegas membuka bagasi mobil suaminya. Dicarinya sesuatu itu di sana, tapi nihil tidak ada benda mencurigakan. Dia menghela nafasnya untuk sesaat. Kemudian dia pindah mencari ke seat tengah. Dia juga tidak mendapatkan apapun. Dia masih mengamati keberadaan keluarga Yahya di sana. Tampak mereka bercengkerama sambil tertawa sangat bahagia. Berbanding terbalik dengan apa yang Citra rasakan saat ini.


Kemudian dia berbalik ke bagasi mobil. Dia mengacak-ngacak semua barang di sana. Tetap tak ditemukannya. Hingga akhirnya ia pun menyerah dan akan menutup bagasi itu. Tapi, sebelum bagasi itu ditutup, matanya fokus pada 1 titik. Dibukanya perlahan kap bawah bagasinya. Benar saja, di sana ia mendapatkan sebuah tas ransel kecil milik suaminya di sana.


Dia tertegun. Kemudian dia mengambil tas itu dan membukanya. Betapa terkejutnya ia mendapati bungkus bekas alat kontrasepsi yang sudah terpakai dan yang masih belum terbuka. Dia membuangnya kasar sambil menangis. Masih dalam keadaan menangis, dia mengambil ponsel milik suaminya dan menekan tombol on untuk menghidupkannya. Masih loading. Dan.. Muncullah foto seorang gadis cantik menghiasi wallpaper ponsel suaminya.


Dia tidak percaya dengan apa yang dilihatnya kini. Ya. Gadis itu adalah Milka. Putri tunggal dari keluarga Yahya. Dilihatnya kini Milka sedang berada di tengah-tengah para tamu undangan sambil tertawa lepas. Citra pun ikut tertawa. Mentertawai nasibnya sendiri.


Kemudian dia menggeser layar ponsel. Dibukanya galeri ponsel itu. Beberapa foto yang sanggup membuat dirinya tak percaya dan membuat hatinya semakin sakit. Di ponsel itu menunjukkan beberapa foto kebersamaan antara Hendra dan Milka sedang berlibur di sebuah pantai. Begitu nampak bahagia. Dan yang membuat Citra marah, saat dia melihat foto di mana juga terdapat foto sahabat Hendra dan Citra. Ya. Mereka adalah Tio dan Dewi. Juga ada Dina dan Andi.


Tangisnya semakin hebat tatkala melihat kebersamaan mereka selama ini. Bagaimana bisa, sahabatnya sendiri menghianati dirinya dan bersenang-senang di belakang nya. Dadanya sakit. Nafasnyapun tak beraturan. Dilihatnya sebuah meja yang sedang berkumpul para sahabatnya itu. Tio, Dewi, Dina, Andi dan Hendra. Mereka tengah berbahagia dan tertawa bersama.


"Bagaimana bisa mereka melakukan ini di belakangku? Mereka sahabatku. Tapi, apa yang mereka lakukan. ha ha ha ha ha.... Rupanya selama ini aku telah tertipu dengan sangat baik." rutuknya dalam hati.

__ADS_1


Kemudian dia mengusap air matanya, dan membuka pesan. Dia terkejut, saat dia membaca pesan dari Dina.


" Kau harus berhati-hati. Rupanya Citra sudah mencurigaimu."


"Sembunyikanlah ponselmu terlebih dahulu. Takut Citra mengetahui segalanya."


"Hendra gawat!!! Citra tadi bilang sama aku, kalau dia mencurigaimu. Hati-hati lah."


Setelah dia menutup pintu bagasi mobil suaminya, ia lantas menuju mobilnya sendiri. Dibukanya bagasi mobilnya. Dia mengambil sebuah gunting di dalam kotak P3K yang selalu ada di bagasi mobilnya. Nafasnya tersengal-sengal. Ingin sekali ia menikam suaminya itu dengan gunting. Dia berjalan menuju Hendra, dan guntingnya dia sembunyikan dibalik tubuhnya.


Saat dia berjalan menuju suaminya, terlintas bayangan di depan matanya bagaimana suaminya sedang bercinta dengan selingkuhannya itu. Bagaimana Hendra mencumbu gadis itu, tergambar jelas di depan matanya. Hingga saat Citra berhenti tepat di depan suaminya. Dia memandang lekat-lekat mata suaminya itu. Ditikamnya tepat di jantung suaminya itu darah segar mengalir dari dadanya. Hendra terduduk dengan bersimbah darah.


"Mam..Mami..Mamiiiiii...." Teriak Juan mengagetkan lamunan maminya. Citra menoleh ke arah Juan kaget. Ternyata itu hanya halusinasinya saja jika ia sedang menikam Hendra.

__ADS_1


"Mana kameranya Mam?" tanya Juan ke maminya. Citra tidak menjawab pertanyaan Juan. Lalu Juan merogoh jaket maminya, dan mengambil camdig dari sana lalu berlari kumpul dengan tamu undangan yang dikenalnya. Hendra mengajak Citra untuk kumpul bersama para tamu yang lainnya.


.


.


.


.


.


Terima kasih sudah mampir di karya ku ya... Jangan lupa tinggalkan like dan komen. Terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2