
mereka pun masuk sedangkan lista mengangkat telepon nya
" A'a dhinda datang " teriak dhinda sambil berlari meninggalkan Radit
mereka yg berada dalam ruangan itu terkejut mendengarkan teriakan itu.
" dhinda " ujar Rio sambil menghampiri dhinda,dan langsung di sambut dengan pelukan dari dhinda.
" apa kabar dhinda " masih dlm pelukan dhinda
" alhamdulilah dhinda baik A'a , klau A'a gimn"
" baik juga"
" lepaskan adx gue " ketus Radit dan langsung melepaskan pelukan dhinda dari Rio.
dia cemburu melihat adx kesayangan nya di peluk orng lain salain keluarga nya.
" siapa Lo " ucap Rio tak kalah ketus
" gue abng nya " ucap radit bangga
" sejak kapan dhinda punya abng " ucap nya bingung
" emng harus gitu gue jawab " ujar Radit malas
" ya harus lah " paksa Radit
sedangkan keluarga Jonathan yang tidak mengerti hanya bisa melihat pertengkaran mereka.
sampai suara dingin membuat mereka berhenti bertengkar.
" sudah selesai debat nya " ucap Clista dingin
iya baru saja masuk setelah telponan dngn Arya tapi malah melihat pertengkaran yg tidak berguna.
semua orng yg berada di ruangan itu langsung menatap nya.
deg..deg..deg suara jantung Rifqi berdetak lebih kenceng saat melihat siapa pemilik suara tsb. sedang kan Fiki juga terkejut ternyata orng yg mereka tabrak berada 1 ruangan dengan nya.
" saya tanya sekali lagi sudah atau belum berdebat nya " ucap lista datar dan dingin
__ADS_1
" maaf " ucap pelan Rio dan Radit
keluarga Jonathan terkejut melihat manager kafe meminta maaf.mereka bertanya tanya siapa perempuan yg bersikap dingin itu.
termasuk Rifqi karna dia sudah mencari tentang identitas Clista tpi sama sekali tidak dapat menemukan apa pun.
karna lista sudah mengakses agar tidak satu pun orng yg tau identitas sebenarnya .
lista tidak menjawab ia langsung duduk di tempat biasa Rio duduk yaitu meja kerja nya.
" mana berkas nya " ucap datar
" ini nona Clista " ucap Rio canggung
hanya kesunyian di dalam ruangan itu.
tak berapa lama suara tawa pecah menghancurkan kesunyian itu.
" hahaha " tawa dhinda pecah
menarik perhatian semua orng kecuali lista iya cuek bebek ,masih setia dengan berkas yg di penggang nya
" ada apa dengan mu dhinda " ucap Rio bingung, perasaan tidak ada yg lucu
" soal nya A'a takut " bisik rio tpi masih di dengar semua orng
" takut kenapa " ucap dhinda sudah menghentikan tawa nya
" apa kah kau tak melihat wajah kakak mu itu,
seperti ingin memakan A'a hidup2 " ucap Rio
" dasar penakut " ejek Radit
sebelum Rio menjawab.
suara deheman dari Fiki menyadarkan mereka semua klau di ruangan ini tidak mereka saja. kecuali Clista sudah dari pertama masuk iya sudah menyadari klau ada orng lain disini.
sebenar nya lista terkejut siapa yg ada di ruangan tsb tpi dgn cepat merubah raut wajah nya datar.
" siapa mereka " ucap radit pada Rio
__ADS_1
" mereka adalah keluarga Jonathan, maaf kan saya karna melupakan kalian semua" ucap Rio merasa bersalah
" tidak masalah "ucap umi Aisah
dhinda yg baru menyadari mereka adalah keluarga Jonathan pun heboh
" apa keluarga Jonathan " teriak dhinda
" jangan teriak2 dhinda , emng kamu kenal " ucap radit yg tidak tahu menahu
" siapa sih yg tidak mengenal keluarga Jonathan yg mempunyai pesantren terbesar di bandung ,dan juga ustad2 tampan yg merupakan CEO dan asisten, itu sudah tersebar luas sampai Jakarta" puji dhinda heboh dan dengan mata berbinar2
mereka yg mendengar itu hanya bisa tersenyum.
berbeda dngn Rifqi yg tak mendengar sama sekali iya masih fokus melihat Clista yg sangat cuek
" ternyata memang tampan"
" tutup mata mu dex" tegas Radit
" assalamualaikum kiyai,nyai, ustad2 dan ustazah, ucap dhinda ,iya sama sekali tidak mendengarkan ucapan Radit
" waalaikumsalam" ucap mereka bersamaan
" maaf kan dhinda dan abng dhinda yg tidak menyadari kiyai,nyai dan semua nya disini" ujar dhinda sopan
" tidak masalah " ucap nyai Aisah
" kalau boleh tau ada masalah apa sehingga menemui manager di sini " ujar dhinda
mereka pun menceritakan tentang Vita ingin makan di lantai 3 yaitu ruangan khusus milik kafe.
sementara dhinda dan Radit terkejut mendengar itu.
" tapi sayang saya tidak bisa mengabul kan permintaan calon bayi saya" ucap umi Vita sedih
" kenapa "
bersambung....
mau tau kelanjutannya nya ikuti trus crita author..
__ADS_1
jangan lupa like,komen, favorit ,kasih🌹,dan bintang 5....
sampai jumpa di bab berikut nya