Gadis Cuek & Ustad Tampan

Gadis Cuek & Ustad Tampan
BAB 31


__ADS_3

hujan semakin deras,cuaca semakin dingin,awan gelap masih terus menyelimuti matahari.tak ada santriwan maupun santriwati lalu lalang lgi.


tapi tidak dengn gadis satu ini.


" fiuh....seperti nya cuaca semakin dingin " ucap seseorng itu sambil menggosok2 kedua telapak tangan nya,yg mulai kedinginan.


" sebaik nya aku cepet pulang ke asrama" ujar nya sendiri


lalu bergegas menelusuri koridor kelas pesantren. pada saat dia ingin melangkah menuju asrama yg mengharuskan melewati derasnya hujan. dengn cepet membuka payung nya.baru satu langkah dia melangkah,tiba tiba ada seseorng memanggil nya.


" Clista " ucap seseorng itu sambil berlari kecil ke arah Clista.


karna merasa nama nya di panggil pun dia membalikkan badan nya untuk melihat siapa yg memanggil nya.


" ustad Rifqi " ujar nya saat melihat Rifqi menuju ke arah nya.


" Clista apakah saya boleh numpang menuju ke rumah " ucap Rifqi sambil menatap Clista yg sedang melihat nya dengan tatapan datar


" maaf ustad, emng ustad engk punya payung sendiri ?." tanya Clista datar, merasa segan klau harus berdua menggunakan satu payung.


" lagi pula kita beda arah ustad " ucap Clista lgi dengn beralasan yg masuk akal.


" tdi saya kesini blm hujan, jdi saya GK bawa payung, tpi saat jam mengajar saya habis ternyata hujan deras " ucap Rifqi jujur


" klau masalah beda arah, saya bisa nganter kmu dulu ke asrama baru saya pinjam payung kmu buat pulang ke rumah "


" apakah saya boleh numpang sama kmu clis ?" pinta Rifqi berharap


" pliss..bilang iya, " ucap Rifqi berharap banget klau clista menyetujuinya , betapa bahagia dia.


Clista terdiam sejenak memikirkan jalan apa yg dia pilih, sebenernya dia GK mau klau harus jalan berdua sama ustad Rifqi,takut nya ada yg melihat dan berfikir yg tidak2 tentangnya, tapi saat melihat suasana yg sangat sepi dia juga merasa kesian sama Rifqi yg harus hujan2nan menuju rumah nya.


klau di lihat2 lagi belum ada tanda2 hujan akan berhenti.


" Clista " panggil Rifqi membuyarkan Clista yg lgi berfikir keras


" Oky , ustad boleh numpang, tapi ustad GK perlu nganter Clista ke asrama biar clista aja yg nganter ustad ke rumah " ucap Clista yg engk mau klau Anggi melihatnya sama Rifqi menggunakan 1 payung berdua.


" hemm " fikir Rifqi


" klau ustad GK mau ya sudah " ucap Clista langsung membalikkan badan nya, untuk melanjutkan perjalannya yg berhenti.


" tunggu " cegah Rifqi cepat dan langsung berlari masuk ke dalam payung yg tidak terlalu besar itu.


sontak Clista terkejut tiba2 ustad masuk dalam satu payung dengan nya dan langsung mengambil alih memegang payung nya. dengan jarak yg sangat dekat membuat Clista menggeserkan tubuh nya menjauh dari rifqi.tapi dengn cepat Rifqi menarik tangan nya dan lalu berkata:


" GK usah terlalu jauh nanti kamu basah kena air hujan " ujar Rifqi yg dalam hati lagi berbunga2 bisa berdekatan dengan clista.


Clista tidak menyahuti perkataan Rifqi tapi tidak juga membantah perkataan rifqi tapi dengn cepet dia melepaskan tangan nya dari Rifqi.


" eh maaf "


" hemm"


mereka berjalan menuju rumah Rifqi yg lumayan jauh.keadan sangat sunyi tidak ada satu pun yg berada di luar.hujan semakin deras dengn angin kencang menerpa tubuh mereka.


sekali2 Clista menggosok kedua tangannya yg sangat dingin.

__ADS_1


tidak ada percakapan kedua lawan jenis itu.membuat suasana menjadi sunyi.


Clista yg tidak peduli tentang hal itu dia masih terus menggosok2 kedua tangan nya, berbeda dengan Rifqi yg bingung mau mulai percakapan nya.


Dan tiba2 pertanyaan2 itu melintas di otak nya.


" gimana pelajaran tdi Clista ?.." tanya Rifqi sambil melihat ke arah Clista dengn sedikit menunduk karna tinggi Clista hanya sebahu Rifqi.


Clista yg dari tdi hanya sibuk dengan melihat2 kearah lain pun langsung mengalihkan pandangan nya kepada Rifqi yg bertanya pada nya,membuat tatapan mereka bertemu.


" biasa aja " ucap Clista datar.


deg


" ini kenapa jantung GK bisa di ajak kompormi sih " ucap Rifqi kesel pada jantung nya karna takut Clista akan mendengar jantungnya yg berdetak sangat kencang.


" kamu..."


jederrrrr


" Aaaaa...Allahumma la taktulna bighadhabika wala tuhlikna bi'adzabika wa 'arina qabla dzalika " ucap Clista kaget Tampa di sadari dia mendekat dengn rifqi hingga badan mereka


bersentuhan yg hanya di lindungi oleh kain.


begitu juga dengn rifqi dengn spontan langsung membaca doa petir Tampa menyadari klau clista sangat dekat dengn nya.


" sebaiknya kita lebih cepat jalan nya clis " ucap Rifqi sambil melihat Clista yg sudah sangt dekat dengn nya yg sedang menundukkan kepala dengn badan yg bergetar.


"jangan sakiti KK aku " teriak seorng gadis kecil yg meronta2 minta di lepasin


karna tangan nya di pegang


jederrrrrrrr


" hahaha ,itu akibat nya klau kamu ngelawan dengn kmi berdua " tawa seorng wanita itu pecah begitu juga dengn seorng gadis yg seumurnya dengn gadis yg di pukuli yg lagi memegang tangan gadis kecil itu bersamaan dengn gemuruh nya alam.


" jangan sakiti KK aku " **histeris gadis kecil itu yg melihat Kaka nya sudah berlumur darah dengan bercampur nya air hujan.


sedang kan gadis yg di pukuli itu hanya bisa geleng2 kepala agar adx nya berhenti menangis dengn senyumannya menatap adx nya.


" heh...dasar cengeng " ejek gadis lgi memegang erat tangan gadis kecil itu**


" mama udah yuk via udah mulai kedinginan " panggil gadis kecil itu pada sang mama


" iya sayang,buat kalian berdua ini hanya peringatan buat kalian " ancam wanita itu yg di panggil mama sambil masuk kedalam rumah dengn anak nya yg di panggil via.


" kaka" teriak gadis kecil itu dan langsung lari menghampiri Kaka nya


saat kedua tangan nya telah di lepaskan.


" hiks...hiks...kaka" tangis gadis kecil itu sambil membantu Kaka nya yg sudah lemas


***jederrrrr


jederrrrr***


gemuruh alam trus bersautan ,kerlap-kerlip cahaya yg di hasil kan alam menerangi mereka berdua.

__ADS_1


" dhinda GK usah sedih KK GKpp kok " ucap nya pelan sambil menahan sakit di seluruh tubuh nya dengan menatap adx nya sambil tersenyum.


" Kaka maafkan dhinda,ini semua salah dhinda klau aja Dinda patuh pasti Kaka engk jadi kyk gini hiks...hiks... " tangis dhinda yg sangt merasa bersalah


" ini semua bukan salah dhinda, yg dhinda lakukan itu udah benar "


" ayok kita masuk GK sehat buat kesehatan kamu " Tampa memperdulikan keadaan nya sendiri


" ayok KK biar dhinda bantu"


tiba2 ingatan itu trus berputar di kepala Clista ,setelah sekian lama nya Clista ingin lupakan saat yg sangat pahit itu.


" Clista apa yg terjadi dengn mu " tanya Rifqi sambil memeluk tubuh Clista yg tiba2 lemes


karna sudah engk terlalu jauh lgi dari rumah Rifqi, dengan cepat Rifqi membuang payung nya dan langsung mengendong Clista yg tiba2 saja pingsan.


dengn rasa khawatir Rifqi trus berlari dengn trus berdoa semoga Clista tidak kenapa2.


tok...


tok...


tok...


" bunda , buka pintu nya " teriak Rifqi yg sudah tidak sabar karna melihat keaadaan Clista yg tiba2 mulai panas,


hal itu membuat Rifqi sangt khawatir.


Clek


" GK per.....YAALLAH kamu apain Clista nak " teriak umi Aisah saat melihat Rifqi membawa Clista yg sudah tidak sadarkan diri dengan keadaan basah kuyub


teriakan umi mengundang Abi yg berada di dalam yg lagi santai2 ngopi langsung berlari keluar.


" ada apa,ada apa? " tanya Abi Surya sambil berlari dengn kepanikkan sendiri


" kamu apain anak orng Rifqi ? " tanya Abi Surya dengn tatapan tajam saat melihat clista yg sudah tidak sadarkan diri.


" umi sama Abi kenapa sih, Clista lgi pingsan juga,nanti Rifqi jelasin " ucap deng kesel bercampur khawatir langsung masuk,membawa nya ke salah


satu kamar.


umi dan Abi pun mengikuti Rifqi membawa Clista yg berada di lantai dua yg berhadapan dengan kamar Rifqi.


" udah kalian berdua keluar, biar umi yg gantiin baju clista,dan kamu Rifqi ganti baju juga,untuk Abi suruh buk Siti buatkan bubur buat clista " perintah umi tegas


" baik umi " kompak mereka berdua


" umi tolong hati2 ya umi ,jangan Sampek lecet " ucap Rifqi sebelum keluar dari kamar


" kamu pikir umi mau ngapain ha " marah umi langsung mendorong kedua laki2 itu keluar


blammm


pintu tertutup dengn rapat


BERSAMBUNG...

__ADS_1


JANGAN LUPA DUKUNGAN NYA....


__ADS_2