
clista terbangun Tampa mengunakan alarm dan melihat ke arah jam dinding ternyata sudah menunjukkan pukul setengah empat.lalu melirik ke arah sampingnya dan memperlihatkan dhinda yg masih tertidur pulas.
Clista menyibak anak rambut dhinda yg menutupi wajahnya lalu mencium kening dhinda dengan sayang.
setelah itu clista turun dari tempat tidur menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
setelah membersihkan diri,Clista berencana menuju ke dapur untuk membantu memasak karna semalam Aisah melarang nya untuk kembali ke asrama sebelum makan pagi.
sebenarnya clista ingin menolak tapi di sisi lain merasa segan karna Aisah sudah mau membantu nya selama ini.
Clista dengn perlahan menuju arah pintu,itu agar tidak mengganggu dhinda yg masih tidur.
Clista membuka pintu dengn perlahan bertepatan dengn Rifqi yg ingin keluar kamar juga.membuat mereka saling tatap dalam sesaat tapi dengn cepat Clista mengalihkan pandangan nya ke arah lain.
" assalamualaikum,pagi Clista " dengn senyuman termanis nya,siapa saja yg melihat nya akan meleleh seperti coklat yg di panaskan.
" waalaikumsalam, pagi juga " balas nya biasa aja.
" ngapain kamu bangun pagi2 clis?.."
" oh itu...clista mau ke dapur ?.."jawab nya ingin melangkah keluar,tapi tiba tiba ada sesuatu yg mendorong nya dari belakang sehingga terhuyung ke depan,Rifqi yg melihat itu langsung menangkap nya membuat mereka berpelukan.
dukkk
"awww" rintih Clista yg kening nya mengenai dada bidang Rifqi.
" kamu gkpp clis ?.." tanya Rifqi khawatir
" engk papa kok"
beberapa saat Clista baru sadar kau posisi nya dengn Rifqi sangat intim.
dengn cepat dia melepaskan pelukan nya dan melihat ke arah belakang nya dengn perasaan kesel.
__ADS_1
dan memperlihatkan dhinda yg berantakan dengan rambut acak2kan Tampa malu cengar cengir GK jelas.
" kenapa kamu dorong KK dhinda" kesel nya pada dhinda tiba2 saja.
" mana ada KK "
" trus ini apa"
" hehehe...maaf KK dhinda tu baru bngun tidur..tapi Kaka dan ustad berisik jdi.."
"jadiiiiiiii" sambung clista nada panjang nya.
" jadi gitu deh KK...maaf kan dhinda Kaka...karna..."
belum selesai dhinda menyelesaikan ucapannya Clista langsung pergi Tampa mendengar lanjutan dari dhinda dengn tatapan kesel dia menuju dapur.
" sengaja" sambung nya setelah Clista pergi,klau sampai Clista nya denger ucapan terakhir dhinda,mungkin udah di jadikan tepung lempeng tu adx.
Rifqi yg mendengar penuturan terakhir dhinda melongo.
" iya ustad..keren kan" ujar nya santai dan bangga apa yg telah dia lakukan.
" GK boleh kyk gitu dhinda " tegas Rifqi pada dhinda
" Halah..ustad juga seneng nya" sambil memutarkan dua mata nya merasa jengah dengn ustad yg jual malah itu.
" eh..eh..Bu..bukan..." Rifqi langsung salah tingkah saat itu juga.
" tapi..itu GK boleh dhinda.." ucap nya mengalihkan pembicaraan.
" seterah ustad...di deketin GK mau...nanti di jauhin,salah juga...ah bodo lah.." oceh dhinda yg merasa kesel
pada Rifqi.
__ADS_1
" eh...dhinda deketin ustad ?.." penasaran Rifqi
" iya ustad...dhinda tau klau ustad itu suka sama KK...apa salah nya sebagai calon adx ipar yg baikkkkk" jelasnya menekan kan kata terakhirnya.
" dhinda tau dari mana klau ustad suka sama Kaka dhinda " ujar Rizki merasa kaget.
" udah lama sih...jdi mau GK klau dhinda bantuin untuk Deket sama Kaka?.." jelas dhinda yg di akhiri dengn pertanyaan.
mata Rifqi berbinar2 mendengar itu,dengn cepat dia menjawab.." mau dhinda " jawab nya bersemangat.
" tapi ada syaratnya ustad "
" apa syaratnya" jawab Rifqi merasa dag Dig dug saat itu juga.
" ustad harus traktir dhinda sepuasnya,klau ustad udah nikah sama Kaka "jelas dhinda yg sudah menghayal membeli barang2 dan jalan2 sepuasnya bersama Clista dan rifqi dengn perasaan bahagia.
Rifqi yg mendengar itu langsung setuju, bagi nya klau uang bisa di cari tapi dambaan hati lebih penting dari itu.
" setuju " ucap nya dengn cepat.
"yeyeye...Oky dhinda akan bantu...asalkan ustad menepati janji..klau ustad engk nempati janji dhinda pastikan klau ustad dan Kaka..."
" oky2 ustad janji " dengn cepat Rifqi memotong ucapan dhinda karna merasa dlm bahaya.
" udah,sekarang dhinda bersihkan diri dulu...lalu sholat.."perintah Rifqi
" baik...calon Kaka ipar " goda dhinda
" dan satu lagi,klau keluar kemanapun harus memakai jilbab..." peringat rifqi Tampa mengindahkan godaan dhinda.
" baik ustad " pasrah dhinda
setelah berkata itu dhinda masuk untuk membersihkan diri sedangkan Rifqi menuju mushola yg tertunda.
__ADS_1
BERSAMBUNG.....