Gadis Cuek & Ustad Tampan

Gadis Cuek & Ustad Tampan
-57


__ADS_3

"lepas ustazah" sentak clista dengn tangan yg sudah lepas tpi dengn cepat indah menariknya kembali dan masuk kerumah abi surya.


"udah ikut aja"ucap indah sambil masuk ke dalam rumah, sedangkan clista tidak lgi menolak dgn dia diam mengikuti indah.


"kemana yang lain??.. " clista bertanya² dalam hati, saat melihat tidak ada satupun orng di dalam nya.


"abi sama umi sedang keluar pesantren paling bentar lagi pulang, sedangkan rifqi lagi di kantor" jelas indah seperti tau isi pikiran clista.


"oh" clista hanya ber oh ria dalam hati.


indah membawanya ke kamarnya betapa terkejut nya clista melihat kamar yg begitu berserakan.


"tolong bantu aku ya.. plis.. plissss" mohon indah pada clista yang diam di ambang pintu.


"semalam aku nyari kertas penting banget, jadi tanpa sadar aku buat kamar nya kek gini.. he..he" jelasnya cengengesan sambil menunjukan kamar nya seperti baru di terjang badai.


"hem, baiklah" ucap clista sambil masuk.


"yeeee, makasih" seneng indah seperti mendapatkan kan berlian tak lupa mengucapkan terimakasih, sedangkan clista hanya berdehem sebagai tanda iya.


sedangkan clista yang tadi nya berfikir indah merencanakan sesuatu pun seketika lenyap begitu saja, ternyata perkiraan nya tentang indah salah, jadi dia bisa tenang.


mereka pun mulai beres² sungguh melelahkan bayangkan saja seluruh isi kamar berserakan tanpa mengisahkan satu pun yang rapi.

__ADS_1


hampir satu jam mereka membersihkan kamar, namun blm selesai jg.


"clista aku mau ke dapur ya mau ngambil minum, kamu mau minum apa?" izin indah yg di akhiri kalimat bertanya, sungguh indah sangat capek bisa di lihat dari pelipisnya yg sudah berkeringat.


" air putih saja" jawab nya yg masih sibuk itu.


"hem.. baik lah.. aku pergi dulu ya" pamit indah.


"hem"jawab clista sambil menyapu karna tinggal sedikit lagi.


" alhamdulillah selesai jg"gumam clista sambil menyeka keringatnya.


"udah siang tpi gordennya blm di buka, aneh.. " batin clista yg merasa aneh, dia pun berjalan ingin membuka gorden jendela tpi dia menghentikan niatnya saat mendengar suara langkah yg terlihat buru².


"indah kamu.... " ucapan orng itu berhenti dan mematung saat melihat seseorang yang membuat hati nya berdebar debar akhir akhir ini.


"ustadz rifqi? " clista mengerutkan keningnya seolah bertanya ngapain.


"clista ngapain di sini, dan dimana indah? " tanya rifqi sambil masuk dengan melihat sekeliling."bersih" batinnya tpi tidak menemukan indah sama sekali.


"ustazah indah tadi ke.. " tiba² ucapan clista berhenti saat tiba² mati lampu, gelap gulita, tidak ada satu pun cahaya masuk.


"kok mati sih " ucap rifqi bingung sambil melangkah ingin mencari tombol lampu, tpi tiba² ada seseorang yg mendorong nya kuat dari belakang membuat tubuhnya tidak seimbang hal hasil dia jatuh, dan yg lebih parah nya lagi dia merasakan menabrak sesuatu.

__ADS_1


brukk


awww..


cup


pov clista


clista yg bingung karna tiba² mati lampu, dan ingin membuka gordennya namun baru sampai di dekat tepat tidur ada sesuatu yg menabrak nya sehingga dia terjatuh di tempat tidur dan clista membuka matanya lebar² merasakan bibirnya menyentuh benda kenyal.


------


satu detik


dua detik


tiga detik


mereka berdua masih di posisi yg sama walaupun tidak dapat melihat sama sekali tpi rifqi bisa merasakan seseorang di bawahnya.


sedangkan clista masih shok hingga tidak mampu untuk keluar dari situasi ini, badan nya kaku seperti tidak bernyawa, tpi kesadaran nya kembali setelah tiba² lampu hidup di sertai suara teriakan.


"Aaaaa... apa yang kalian lakukan!!! "

__ADS_1


 


__ADS_2