
hari ini adalah hari di dimana Clista akan bertemu Rifqi hanya untuk sekedar mengucapkan kata terima kasih karna telah membuat Rifqi kerepotan karna nya kemarin.
Clista sudah memberitahu Anggi klau dia engk masuk kelas hari ini karna ada urusan,Anggi pun hanya mengiyakan Tampa bertanya apa urusan nya,
dalam hati berfikir itu mungkin sangat penting.
jam sudah menunjukkan pukul delapan lewat yg berarti semua santriwan dan santriwati melaksanakan pelajaran.
Clista Terus berjalan menuju ruangan Rifqi ,dan di mana dia berhenti setelah di depan pintu.
tok...tok...tok..
" assalamualaikum " ucap Clista
"waalaikumsalam ,masuk" balas seseorng dari dalam yang di yakini Rifqi
Clista yg mendengar balasan dari dalam pun langsung masuk ke dalam, dengn tatapan datarnya sambil menatap Rifqi yg sudah ada di depan nya.
" ada apa Clista kmu datang kesini " tanya Rifqi sambil menatap pujaan hati nya yg sudah ada di depan nya
" apakah kamu kangen sama saya " ucap nya lgi dengn cepat sebelum Clista membuka suara ,sambil tersenyum manis melihatkan lesung Pipit nya.
"enggak " balas Clista singkat datar sambil melihat Rifqi
seandainya gadis lain yg di gombalin rifqi,mungkin mereka udah histeris dan mungkin ada yang pingsan saat melihat betapa tampan nya ciptaan tuhan yg lgi tersenyum manis yg sangat jarang di tunjukan,tapi sayang nya itu semua engk mempan bagi Clista yg selalu memasang wajah tembok itu.
sedangkan di sudut ruangan ada seseorng yg lagi menahan tawa nya saat melihat sepupunya itu,untuk pertama kali nya gombalin cewek,tapi gagal.
dia adalah Fiki yg dari tadi memperhatikan interaksi mereka berdua dari mula Clista masuk.
" trus ngapain " tanya Rifqi sbil menatap Clista dengan tatapan yg tidak bisa di artikan
" Clista datang kesini hanya untuk mengucapkan terima kasih karna kejadian kemarin" ucap nya datar
" tidak masalah, sudah kewajiban bagi saya untuk membantu calon istri masa depan saya " jelas Rifqi yg sangat percaya diri.
kali ini Fiki engk bisa lagi menhan tawanya saat mendengar ucapan Rifqi yg sangat percaya diri itu.
" hahahaha " tawa Fiki pecah seketika
Clista sedikit terkejut mendengar tawa pecah dari Fiki.
Clista yang sudah tau klau Fiki juga ada di ruangan itu tapi tidak menduga klau
dia akan tertawa dengan lepas.
begitu juga Rifqi,tapi dengn cepat mengganti dengn muka yg kesel karna telah menggangu nya.
" kenapa " sambil melihat ke arah Rifqi dengn tatapan kesel nya.
"rif kau..haha..sung...haha..guh..percaya hahahahah "
" maaf ustad sebelum nya,karna ucapan Clista sudah selesai jdi clista permisi " ucap Clista yg motong perkataan Fiki yang belum selesai dan terlalu lama menurut nya.
" tunggu " cegah Rifqi
Clista yang sudah membalikan tubuh nya pun berhenti ,dan ingin membalikan tubuhnya kembali untuk melihat Rifqi yg memberhentikan nya.
tapi sebelum itu dia di kagetkan dengan suara bisikan yg membuatnya kaget,dengn cepat membalikan tubuhnya.
__ADS_1
" apa maksud ustad ?.."
" jaga jarak ustad " ujarnya lagi saat melihat tubuh Rifqi sudah sangat dekat dengn nya.
" kenapa emng klau seperti ini " ucap nya sambil memajukan badan nya agar lebih dekat,tapi dengn cepat Clista menghindar lebih jauh.
" bukan mahram ustad " jelas Clista datar tapi terselit rasa kesel
" yaudah ayok kita nikah sekarang,mudah kan " jawab Rifqi yg semakin ngelantur bagi Clista tapi tidak dengn rifqi yg memang serius.
" gak usah becanda deh ustad,pernikahan itu bukan mainan"
" emng terlihat dari wajah saya,klau saya lagi mainan " ucap Rifqi nada serius.
Clista pun menatap Rifqi dengn lekat tapi dia sama sekali tidak melihat keraguan.
" ustad, karna clista ada urusan lain jdi clista permisi,permisi ustad Fiki "hindar Clista, ia pun langsung keluar setelah mengucapkan salam,dia bener2 GK bisa harus bicara apa saat melihat tatapan serius dari Rifqi.
Clista blm ada niatan untuk menjalin rumah tangga,dia hanya mau fokus dulu untuk sekolahnya,dan membahagiakan adx dan dan keluarga baru nya.
melihat Clista yang sudah pergi pun,dengan cepat Fiki menghampiri Rifqi yg masih menatap kepergian Clista
dengan tatapan entah lah Fiki pun engk tau.
"hayo, lagi mikirin apa!, orang nya udah pergi juga masih di liatin?..."
" astrafillahallazim " ucap Rifqi kaget karna kedatangan Fiki tiba2 Tampa ia sadari.
" kamu lagi mikirin apa!, dan tadi kamu bisikan apa sama Clista ?.." tanya Fiki yg penasaran.
" bukan apa2 "
Rifqi sama sekali engk ada niatan untuk menjawab pertanyaan yg di lontarkan dari Fiki.
" mau kemana ?.." saat melihat Rifqi yg mau keluar
" ngajar lah " jawab nya dan langsung berlalu Tampa memperdulikan Fiki yg trus memanggil nya.
Rifqi sungguh engk mood lagi saat melihat Clista yg selalu menghindar dari nya,tapi hal itu yg membuatnya engk menyerah dan merasa tertantang untuk mendapatkan hati clista yg beku itu.
Rifqi sebenarnya tau klau clista akan datang keruangan nya karna bunda nya yg mengusulkan saat Clista mencari Rifqi kemarin,hanya untuk mengucapkan
terima kasih.bukan Tampa alasan bunda Kirana menyuruh itu,dia melakukan itu agar anaknya itu bisa Deket dengan clista,tapi Tampa di duga itu semua tidak sesuai dengn prediksi nya.
*******
Clek..
seorng wanita yg sedang membawa dua
makanan masuk ke suatu ruangan yg percahayaan nya sangat minim.berjalan
menuju seseorng yg sedang terduduk lemah.
" halo sayang, apa kabar?..apakah masih hidup!, nih makan biar engk mati",
ucap seorng wanita itu dengan nada halus dan di akhiri nada kasar.
" mmmm"
__ADS_1
"oh, iya lupa " ucap wanita itu pura2 dan langsung melepaskan ladban di mulut orng itu dengn kasar.
sreeeek
" awww" desis kesakitan
" kenapa kau lakukan ini dengan ku?.." tanya orng itu dengn nada lemah karna kekurangan nutrisi dalam tubuh nya.
" itu karna kau engk berguna lagi " jawab nya santai tapi menusuk
" aku sangat mencintai mu raisah "
" hah, cinta " sambil memegang dagu orng itu dengn kasar.
" aku tidak pernah mencintai mu Aldo " sambil melepaskan dagu Aldo dengn kasar.
" apa maksud mu !!.." teriak Aldo tidak terima
" hahahaha, jdi selama ini kau engk sadar juga ternyata,setelah apa yg kulakukan pada mu,dengn selalu menyiksa mu dan menepatkan mu di gudang yg sangt kotor ini" jelas raisah sambil melipat kedua tangan nya dan melihat Aldo dengn tatapan jijiknya.
" engk!!!..,engk ini pasti salah " bantah Aldo yg sudah di butakan cinta.
" kenapa2!!..,kau melakukan ini pada ku ,apakah yg selama ini aku lakukan kurang untuk mu ha !!..", teriak Aldo yg tidak terima
" yah,memang aku akui, selama aku bersama mu hidupku dan via berkecukupan, tapi...." ucap raisah yg sengaja menggantungkan ucapan nya.
" tapi..,tapi apa?.." tanya nya penasaran
" tapi itu sebelum kamu cacat " jelas raisah yg di sertai nada ejekan di dalam nya,sambil melihat aldo dari atas kebawah dengan tatapan comooh ya.
" apakah yang kau lakukan ini pada ku,karna aku cacat ?..", tanya Aldo merasa sesak di dadanya.
" iya,itu benar " jawab nya santai tanpa memperdulikan perasaan Aldo.
" lumpuh ini hanya sementara raisah,
aku bisa keluar negri untuk mengobati kedua kaki ku,lalu kita bisa bersama lgi kayak dulu " ucap Aldo yang masih berharap Tampa memperdulikan apa yg telah di lakukan raisah yg masih berstatus istri nya itu pada nya.
" Cih,siapa juga mau dengan mu,dan kamu fikir berobat keluar negri engk membutuh kan uang ha!..",
" tapi harta kita engk akan habis hanya untuk mengobati kaki ku "
" apa kata mu tadi?..harta kita !,hah mimpi,mulai sekarang dan seterusnya semua harta mu akan jatuh ke tanganku" ,
" itu engk akan pernah terjadi,karna harta itu akan jatuh ke tangan anak kandung ku,klau pun aku meninggal"
" klau mereka meninggal juga "
deg
" apa maksud mu ?.."
BERSAMBUNG...
jangan lupa dukungan nya...
salam cinta dari authorrrr
"
__ADS_1
"