
MASIH FLASBACK
" gimana keadaan bunda dan ayah " ucap satria dan ridho bersamaan
" bunda dan ayah tidak apa2, untung ada mereka berdua yg nolongin kalau tidak mungkin bunda dan ayah....... " ujar Radit tidak menyelesaikan ucapan nya
" boleh kami melihat bunda dan ayah bng" ucap ridho sangat ingin menjumpai orng tuanya
" boleh , tpi setelah di pindah kan di ruang inap "
mereka berdua hanya mengangguk
" apa kah saya dan adx saya boleh pergi " ucap datar Clista
" jangan pulang dulu, tdi bunda sangat ingin menjumpai kalian berdua " ucap radit
" mmmm " ucap Clista datar
' ruang inap VIP'
terlihat jelas di sana ada 7 orng dan termasuk dua orng masih terbaring tetapi sudah sadar kan diri.
" terima kasih telah menyelamat kan saya dan suami saya " ucap bunda Kirana tulus
" tidak masalah Tante lagian sesama manusia harus saling menolong " ucap dhinda tersenyum manis
Clista tersenyum tipis melihat adx ny baik dan tulus, dan merasa bangga karna telah berhasil mendidik nya dari kecil.
" kalian sangat baik sekali sayang " ucap bunda
" siapa nama kalian berdua,di mana rumah kalian dan mengapa kalian membawa koper" tambah nya lagi dngn pertanyaan bertubi tubi
" bunda kalau kalau nanyak itu satu2 biar GK bingung mereka " ucap ayah pelan
" iya...iya ayah"
sebelum dhinda menjawab, dhinda melirik Kaka nya,meminta persetujuan. lista yg dilirik hanya mengangguk kecil.
__ADS_1
" gini Tante , nama saya dhinda sahfitri Hermawan, dan Kaka saya Clista putri Hermawan. tapi karna kami telah di usir dan papa telah memutuskan hubungan dengan menghilang kan nama keluarga Hermawan " ujar dhinda sedih
mereka yg mendengar itu pun sedih
" jadi kalian mau kemana sekarang"
" kami mau berencana menginap di hotel untuk sementara waktu " ucap dhinda
sebenar nya mereka bisa saja pergi ke kafe di sana. karna setiap kafe memiliki ruangan khusus untuk mereka berdua saja , yaitu di lantai 3. tpi dhinda menolak, jdi mau Tak mau Clista membawa dhinda ke hotel.
oh ya satu lagi dhinda tidak tau kalau Kaka nya merupakan CEO dari perusahan 'C.D COMPANY', yg dhinda tau hanya kafe di beberapa cabang.
bunda melirik ayah, ayah yg tau maksud istri nya hanya mengangguk.
" apakah kalian berdua mau menjadi anak Tante" ujar bunda
semua kaget kecuali ayah.termasuk dengan dhinda tpi dngn cepat merubah kembali datar.
" apakah kalian setuju memiliki adx perempuan" sambil melirik anak laki2 nya
" iya Radit juga setuju "
bunda pun melirik satria
" iya, satria jg setuju, selagi bunda bahagia " ucap satria tersenyum
" terima kasih sayang " ucap bunda bahagia
lalu semua mata tertuju kepada lista dan dhinda, meminta jawaban
" mmm, dhinda sih terserah Kaka aja" walau dlm hati ia ingin sekali mempunyai keluarga seperti mereka
lalu semua mata tertuju pada clista
" iya " satu kata keluar dari mulut lista.
itu udah sangat buat mereka bahagia.
__ADS_1
lista tau kalau adx nya sangat ingin memiliki keluarga seperti mereka
" Aaaaa , akhir nya bunda mendapat anak perempuan " teriak bunda ingin turun dan memeluk mereka, tpi di hentikan
" Tante di situ saja biar dhinda dan Kaka yg kesana " larang dhinda
lista dan dhinda memeluk bunda dan ayah
" mulai sekarang kalian memiliki nama belakang Winata bukan Hemawan lgi " ucap bunda
" Dan kalian harus memanggil bunda dan ayah " tambah lgi
" iya Bun " ucap mereka bersamaan
" apakah adx2 Abang ini tidak ingin memeluk Abang kalian " ucap satria lembut tidak seperti pertama berjumpa tdi
" ah.. malas tdi bng satria jahat telah nuduh dhinda yg nyelakai bunda " ucap dhinda kesel
bunda dan ayah yg mendengar itu langsung melontar kan tatapan tajam.
satria yg melihat itu hanya cengengesan
" he..he..he maaf kan Kaka ya dex "
" mmm " cuek dhinda
" aku mau peluk bng Radit sama bng ridho aja " ucap dhinda langsung memeluk mereka berdua
" iis dhinda Abang kan mau peluk juga " pura2 sedih
" yaudah " langsung memeluk satria
setelah berpelukan dngn dhinda.
mereka semua tertuju kepada lista yg dari tdi hanya memperhatikan mereka
" lista apakah kamu tidak ingin memeluk abg kamu yg ganteng ini "
__ADS_1