
" apa maksud mu " tanya Aldo
"yah,aku ingin membunuh kedua putri mu itu " jawab raisah sambil melihat kukunya.
" jangan pernah kau lakukan itu raisah !!.." teriak Aldo penuh emosi dan ingin menghampiri raisah akan tetapi kaki nya sama sekali engk bisa di gerakan.
" kenapa!!, bukan kah itu gak masalah,sedangkan kau mengusir anak mu sendiri, apakah kau melupakan itu "ucapnya dengn menatap Aldo dengan sinis.
" tapi itu semua aku lakukan karna kalian!.."
" trus apa beda nya dengn sekarang!,klau aku meminta mu untuk membunuh kedua putrimu,apakah kau akan melakukan nya demi aku ?.."jelas raisah
Aldo tidak bisa berkata2 lgi,saat mendengar permintaan raisah,
memang dia gak suka dengn kedua putri nya karna hal itu mengingatkan dia kepada Rida ( istri pertama,ibu kandung Clista dan Anggi ), dan hasutan dari raisah juga yang membuat nya membenci mereka.
tapi aldo sama sekali engk pernah berfikir untuk membunuh darah daging nya sendiri.
raisah yang memerhatikan Aldo yang diam saja setelah dia mengatakan itu.
dan beralih berjalan menuju sudut ruangan yg percahayaan nya lebih gelap dengan membawa makanan yg sengaja dia bawa tadi.
dengn memperhatikan seorng wanita yang lebih muda dari nya,dengn pakaian lusuh dan memakai jilbab yg sudah berantakan, yang dari tdi memperhatikan pertengkaran mereka.
" apakah sudah puas mendengar semuanya ?.." tanya raisah sambil berjongkok dan...
srekkkk
" awww " desis wanita itu saat lakban di mulutnya di lepaskan dengan kasar.
" apa salah ku ?.." tanya wanita itu pelan
" emng salah mu engk ada pada ku,tapi takdir mu lah yang salah "
" dan untuk sementara waktu, nama mu akan ku pakai untuk mempermudahkan diriku untuk mencapai tujuanku " sambung raisah lagi
" apa maksud mu!!.."
" sebaiknya kau makan, atau mati!..,
dengn senang hati akan ku berikan " ketus raisah Tampa menjawab pertanyaan dari wanita itu,dan sambil memberikan makanan yg hanya nasi putih dan garam.
dan lalu keluar Tampa sepatah kata pun,dan tak lupa mengunci pintunya dari luar.
__ADS_1
" astrafillahallazim,cobaan apa lgi yg kau berikan ini yaallah!, gagal kan lah rencana busuk wanita itu dan semoga gadis2 itu baik2 saja " ucap wanita lusuh itu yg tak lain adalah Virna yg merupakan ustazah asli yg sengaja di sekap oleh raisah.
Virna tidak memperdulikan nama baik nya yg akan hancur karna ulah suruhan raisah itu,Virna palsu.dia lebih mengawatirkan keadaan gadis2 yg ia sempet dengar tdi.
sambil menatap nasi dan garam itu,dan perlahan pun iya suap kan nasi itu kemulut nya walau pun rasa nya engk enak,tapi bagi nya ini adalah suatu anugrah karna masih di berikan nafas sampai sekarang.
******
di sisi lain,kelas Xll (12) santri Wati
" dah , setelah ini ustazah siapa yang masuk " tanya seseorng kepada kawan nya
" ustazah Virna Mel" jawab nya
" TIDAK!!..." jerit Melda mengundang perhatian semua
" kamu kenapa Mel..." tanya kawan nya yg agak cupu karna memakai kaca mata tebal.
" kita akan mati " balas Melda asal
"APA!!!.." Pekik mereka semua
Clek...
Tampa memberi salam Virna langsung masuk begitu saja, sedang kan mereka sudah biasa dengn sifat sifat asli Virna itu.
Virna pun berjalan menuju tempat duduk nya tapi mata bagaikan elang mencari mangsa yg tidak terdeteksi.
" kemana dia "
Virna pun duduk dan mulai mengabsen satu persatu.
" Anggi "
" hadir "
" Alya "
" hadir "
" Ari "
" hadir "
__ADS_1
" Bianca "
" hadir "
" Clista "
" Clista " panggil Virna lgi
" Clista engk masuk ustazah,dan dia meminta izin karna ada urusan " ucap Anggi
" hebat bngt dia meminta izin semau nya " ucap Virna yg mulai menaikan nada nya
mereka pun yg mendengar ucapan Virna merasa aneh, emnag apa salah nya klau izin fikir mereka,yg merasa ustazah di depan mereka udah miring pikiran nya.
" jangan pernah mengumpat saya dalam
hari " marah Virna yg mengerti dengn tatapan mereka semua kepada nya.
" sabar sabar ,sepertinya dia mulai menghindar dari,engk bisa di biar kan klau gini " ucap Virna dalam hati
" sebaiknya kita mulai saja " ucap Virna
yg engk mau di perpanjang
skip selesai belajar
" apasih yg ustazah tdi jelaskan "
" gak tau tuh,rasa ku seperti berbelit2"
" entahlah,gila apa ya itu ustazah?, atau mungkin dia masuk kesini engk di tes dulu "
" kata sih engk karna dari pesantren sahabat kiyai "
" tapi aku bener2 GK paham "
banyak keluhan dari santriwati yg engk paham dengn apa yg di jelaskan sama Virna.
yah,setelah selesai pelajaran Virna dengn cepat langsung pergi Tampa memperdulikan mereka yg sama sekali engk ngerti.
Virna pergi cepat bukan Tampa alasan dia ingin keruangan nya untuk menyusun rencana yg paling bagus dan Tampa ketahuan sama sekali,tapi dia sama sekali engk tau klau lawan nya kali ini berbeda dengn lawan2 nya sebelum nya.
BERSAMBUNG...
__ADS_1