
clista membuka matanya pelan sambil melihat sekitar ternyata ini kamarnya.
"berarti semalam itu hanya mimpi?.. iya pasti mimpi, mana mungkin gue jadi istri ustadz rifqi, gk mungkin bngt "gumam clista sambil ingin turun dari tempat tidur sambil melihat ke arah jam dinding ternyata masih pukul empat lewat.
" ternyata masih pagi bngt"clista mengucapkan itu sambil ingin menuju ke kamar mandi.
saat ingin membuka pintu kamar mandi tiba tiba ada seseorang yg keluar hanya mengunakan handuk saja di pinggang nya.
"Aaaa.. !! " dngn cepat clista membalikkan tubuh nya sambil menutup matanya, dia sangat terkejut, bahkan jantung nya berdetak lebih cepat dari biasanya.
sedangkan rifqi yang baru selesai mandi pun di kejutkan oleh clista yg tiba-tiba teriak.
"astaghfirullah hal adzim,. kenapa kamu mengejutkan abang dex?.. " ucap rifqi sambil memegangi dadanya.
sedang orng yg di tanya masih menutup mata dengn rapat, dan membatin.
"astaghfirullah astaghfirullah astaghfirullah, apa itu tadi, knp muka nya mirip ustadz, gk mungkin, gk mungkin kan? "clista mengucapkan itu dalam hati sambil menggelengkan Kepalanya, rifqi yg melihat itu pun mendekati clista yang masih membelakangi.
" dek? "panggil rifqi sambil memegang pundak clista, clista yang tiba-tiba di pegangi pun sontak membalikan tubuh nya dengn reflek memberi pukulan namun dengn cepat rifqi tangkap dan bahkan rifqi memajukan tubuhnya membuat tubuh mereka dekat.
__ADS_1
" a..a.. apa yang ustadz lakukan" clista mengucapkan itu dengn gugup dan sedikit menggeser tubuh nya agar tidak terlalu dekat.
"tidak ada, hanya ingin bertanya knp istri abng ini, sangat jahat sampe ingin memukul abng" rifqi mengucapkan itu dengan tampang sedihnya.
"istri.. a. aku" clista masih tidak percaya jadi bener klau itu bukan mimpi, ini nyata.
"iya, kamu istri abng, istri seorang ustadz, Muhammad rifqi Jonathan, apa kah istri abng ini lupa? " jelas rifqi pada clista.
"tidak mungkin! " dia bahkan blm sadar bahwa itu bener² nyata bukan mimpi.
rifqi yg melihat clista yang melamun pun mendekat,sangat dekat barulah clista sadar ada seseorang di dekat nya, bahkan sangat dekat.
cup..
"apakah sekarang sudah sadar, ingat clista aku sekarang suami kamu, kamu itu tanggung jawab aku! jadi jangan membantah lagi klau kita tidak punya ikatan,.. " setelah mencium bibir clista rifqi mengatakn itu dengn tegas membuat clista mematung percaya, kalau ini bukan mimpi.
"oh ya satu lagi, ini sebagai bukti nya" sambil menunjukkan cincin yg clista pakai dan dia pakai, membuat clista makin yakin klau dia memang sudah menikah.
"udh jangan di pikirkan, cepat mandi kita akan sholat bareng" rifqi mengucapkan itu dengn mengelus kepala clista dengn sayang.
__ADS_1
"clista!!.. apakah mau.. "
"tidak!! " dengn cepat clista langsung sadar saat rifqi yg ingin mencium nya lagi, sedangkan rifqi dia merasa lucu dengn sikap clista yg belum pernah iya ketahui.
...***************...
setelah selesai clista dan rifqi ingin keluar dari kamar, walaupun hari masih gelap tapi semua orng sudah bangun, hari ini clista akan membuat seluruh keluarga nya terkejut karna melihat nya sudah sadar dari tidur lamanya.
"apa sudah siap? " tanya rifqi pada clista yg deh degkan, seperti akan ada ujian mendadak.
"hemm" jawab clista kembali seperti dia dulu yg cuek, namun rifqi tidak akan menyerah, ia akan membuat clista menghilang sifat nya itu menjadi sifat yg murah senyum.
"sebelum keluar, baca bismillah dulu" ujar rifqi pada clista, dan lngsung di ikut clista.
"bismillah"ucap clista dalam hati.
" ayok! "sambil memegang erat tangan clista, tentu clista jadi tegang sendiri saat tangnnya di pegang, dia blm terbiasa.
" biasakan lah mulai dari sekarang "ujar rifqi yg mengetahui ketegangan clista, sedangkan clista hanya diam dan mengangguk pelan, dia sudah mulai menerima pernikah ini walaupun belum Sepenuhnya.
__ADS_1