Gadis Cuek & Ustad Tampan

Gadis Cuek & Ustad Tampan
-58


__ADS_3

sedangkan clista masih shok hingga tidak mampu untuk keluar dari situasi ini, badan nya kaku seperti tidak bernyawa, tpi kesadaran nya kembali setelah tiba² lampu hidup di sertai suara teriakan.


"Aaaaa... apa yang kalian lakukan!!"teriak indah kaget sambil menutup mulut nya tidak percaya.


clista dan rifqi semakin menegang, membeku di tempat tampa berpindah posisi, sungguh kejadian yg sangat cepat membuat fikiran mereka belum sepenuhnya sadar, hingga teriakan yg membuat nya mendorong rifqi kuat sehingga terjatuh ke samping.


" clistaaaaaa!!! "teriakan orng itu merasa tidak percaya apa yg dia lihat.


" bu..bu.. bunda"kaget clista langsung berdiri dan menuju ke arah bunda Kirana yg nampak masih tidak percaya dan di samping nya jg ada ayah dilan menatap mereka berdua dengn tatapan tajam yg blm pernah ia keluarkan selama ini.


"bunda, ayah ini engk seperti yg kalian liat " jelas clista sambil memegang kedua tangan bundanya, tapi dengn cepat bunda Kirana menghempas nyanya, sungguh hati clista sakit melihat penolakan bunda nya.


"apa yg kalian berdua buat sudah membuat bunda dan ayah malu, bunda gk mau tau kalian harus nikah!! " tegas bunda Kirana pada mereka, tanpa basa basi.


jederrrr...


bagaikan di sambar petir di siang bolong saat clista mendengar perkataan itu, tak begitu jg dengn rifqi yg sama terkejut nya.


"tan rifqi bisa jelas... "


"keputusan bunda sudah bulat kalian harus nikah cepat atau lambat!! " tegas bunda dan langsung pergi ke bawah.


"ayah gk nyangka clis... " sambil menatap sendu lista tidak percaya, hal itu membuat rifqi merasa bersalah.


"kalian ikuti saja kata bunda, ini jg demi kebaikan kalian " setelah mengatakan itu ayah dilan langsung ke bawah menyusul istrinya.

__ADS_1


sedangkan indah yg melihat pertengkaran itu hanya tersenyum tipis tpi dengm cepat berubah menjadi tampang sedih.


"sungguh aku gk menyangka kalian punya hubungan di belakang, trus knp aku menyuruh kalian menikah tidak mau ha!!... aku kecewa sama kalian.. sebaik nya turuti aj ap kata tante Kirana"setelah itu berbalik dan pergi dan jangan lupa senyuman lebar nya tampa mereka ketahui.


clista masih mematung hati nya sakit melihat bunda dan ayah nya marah dengn nya karna ketidak sengajaan mereka,sedangkan rifqi yg berada di belakang clista sangat merasa bersalah atas kejadian ini.


"clis maaf " ucap rifqi tulus sungguh dia sangat menyesal, tpi ini jg bukan sepenuhnya kesalahan nya karna tdi seperti ada yg mendorong nya.


"gkpp" jawab nya yg ingin langsung pergi tapi di tarik rifqi membuat badan clista berbalik dan berhadapan dengn rifqi.


--------------


"bun " panggil ayah sabil mengejar bunda Kirana yg sudah di bawah tangga, bunda yg merasa di panggil pun berhenti dan membalikkan badan nya dan


toss..


"hebat gk bunda tadi yah?.. " tanya bunda yg terlihat bangga karna ekting nya.


"hebat bngt bun, nama nya istri ayah yg cantik " bls nya sambik menyentil pipi bunda pelan.


"ayah " rengek bunda manja, lalu mereka tertawa bersama.


"hem.. hemm,. " dehem indah yg baru turun membuat pasutri yg tidak muda itu lagi berhenti tertawa.


"tos engk ngajak².. padahal ini usulan indah loh tan, om" ucap nya sedikit ngambek.

__ADS_1


"uluh.. uluh.. jangan ngambek dong.. yok.. yok tos lagi kita" ucap bunda dan mereka pun bertossan tanda keberhasilan mereka.


"yeee.. bunda seneng bngt yah, bentar lgi punya mantu ustaz, ganteng, baik, dan kaya lagi" seneng bunda Kirana sambil duduk di ruang tamu.


"seneng sih boleh bun, tpi apa yg kita lakukan ini jg salah, apa bunda gk liat tatapan clista tadi yg agak lain, dan rifqi yg sangat merasa bersalah bngt" jelas ayah yg memperhatikan dengn detail mimik muka mereka tadi.


"iya yah, bunda tdi sampek pengen berhenti marah krna tatapan clista yg merasa bersalah itu" sendu bunda jdi merasa bersalah pada clista dan rifqi.


"engkpp tan, om.. yg penting kita bisa buat meraka nikah, lagian klau indah prediksi dari tatapan rifqi dia seperti nya sangat cinta sama clista.. " jelas indah menenangkan surya dan Kirana.


"hemm.. semoga aja dengn ini bisa membuat mereka bersama dan bahagia" ucap bunda


tok..


tok..


tok..


clek


"assalamu'alaikum "


"eh itu kyk nya abi sama umi udh pulang, waktu nya kembali ber ekting," ucap clista sambil tersenyum semngat.


"mari kita tunjukan bakat ekting kita yg terpendam " sahut bunda yak kalah semangat.

__ADS_1


"benar " ikut ayah jg.


"ber ekting di mulai !" kompak mereka.


__ADS_2