
" mana boleh ke pesantren bawa hp apa lgi leptope, gitu aja GK tau " jawab nya kesel
" lalu Clista " ucap mereka semakin membuat mereka bingung
ย
" oh itu, klau clista udah minta izin sama pak kiyai dan buk nyai dari pertama sebelum masuk pesantren "
" untuk apa Clista bawa hp" tanya Radit
" klau itu sih katanya untuk memantau semua kafe " jawab ridho, tidak tau klau itu bukan hanya untuk kafe saja melainkan perusahaan 'C.D COMPANY' dan keluarga termasuk memantau musuhnya.
" Oo, gitu" ucap mereka sambil mengangguk mengerti
tiba2 mereka di kejutkan dngn tiba2 bunda berdiri dari duduk nya dan terlihat tergesa2.
" bunda mau kemana " tanya ayah
" bunda mau ke kamar "
" ngapain "
" ngambil hp bunda untuk menelepon Clista" ujar bunda senang
" jangan dulu Bun " cegah ridho
" kenapa " tanya bunda dengan menyatukan kedua alis nya
" mungkin dhinda lgi istirahat, kapan2 saja"
mendengar penuturan ridho membuat bunda yg tadi semangat menjadi lemes dan duduk kembali bersama mereka.
" iya " ucap bunda pelan
" udah gk usah sedih Bun, lain kali aja" ucap ayah
" iya yah" ucap nya pasrah
setelah itu mereka hanya bercerita santai2.
mumpung hari ini tidak ada kerjaan.
sedangkan bunda terlihat masih blm semangat.
******
ugh.... lenguhan terdengar dari mulut Clista
sambil membuka kelopak mata nya perlahan2 untuk menyesuaikan cahaya di sekitar kamar.
" jam berapa ini " gumam nya sambil melihat jam yg ternyata jam 3 lewat 15.
" Anggi " panggil Clista datar saat melihat Anggi yg masih pada buku hapalan nya
" Clista , eh..maaf Lis aku lupa bangunin kamu" ucap Anggi merasa bersalah
" engak papa"
__ADS_1
" apa yg kamu kerjakan sehingga lupa membangunkan aku " ucap Clista penasaran
" ini aku lgi menghafal surah ini, susah bngt untuk di hafal ini semua gara2 buk ustazah nyebelin itu " ujar nya kesel
" coba aku liat " ucap Clista penasaran, surah apa sehingga Anggi tidak bisa menghafal nya.
" yg ini sampai yg ini " unjuk Anggi saat buku nya sudah ada di tangan Clista
" panjang banget kan lis, terus cuman di kasih waktu 2 hari " keluh Anggi
" apa ini saja dia GK hafal " ucap Clista dalam hati
" huh....gue pun aneh,gue kan udah hafal semua" tambah nya lgi
" gimana apakah kamu hafal lis" tanya Anggi
" engk" bohong Clista
" gak mungkin kan gue bilang 'iya' bisa jantungan dia" batin lista tau karna itu adalah surah lumayan panjang dan susah di hafal
" ya iya lah, GK hafal aku aja yg dari tadi menghafal aj blm bisa masa kamu baru liat langsung bisa " ucap Anggi merasa bodoh dengan pertanyaan nya tadi
" ya udah deh aku mau menghafal lgi, kmu mandi setelah itu kita sholat asar"
" hemm"
setelah mandi lalu melaksanakan sholat.
karna bosen pun Clista pun ingin keluar asrama untuk melihat2 Susana pesantren dan tempat2 yg blm iya ketahui.
" kamu mau kemana " tnya Anggi saat melihat
" mau keluar" ucap nya datar
" aku ikut, kamu kan blm tau jalan nya nanti kamu nyasar lgi" ucap nya cepat sambil mendahului Clista
note: asrama itu hanya mereka berdua yg nempati ya, karna teman nya teman2 asrama Anggi dulu pindah sekolah
mereka pun berjalan menelusuri pesantren yg besar itu.
tpi di pertengahan jalan mereka bertemu dengan ustad Rifqi dan ustad Fiki.
karna Anggi orng nya ramah jdi dia akan menyapa setiap orng yg lewat.
" assalamualaikum ustad " ucap Anggi saat melihat mereka
" waalaikumsalam " ucap mereka
" mau kemana ustad " tanya Anggi
" mau pulang " jawab Fiki sedangkan Rifqi sedang melihat Clista yg tidak memperdulikan kehadiran mereka
" klau kamu mau cerita aku duluan , permisi" ucap Clista pada Anggi dan langsung belalu dari hadapan mereka
" eh..Clista tunggu aku" teriak Anggi
"gini amat punya kawan klau cuek nya tak ampun "gumam Anggi yg masih terdengar mereka berdua
__ADS_1
" klau gitu saya duluan juga ya ustad, assalamualaikum " langsung berlari menyusul Clista yg semakin jauh
" waalaikumsalam " ucap mereka
" seperti nya kamu bakal susah menahlukkan hati clista " ucap Fiki merasa kasian dengan sepupunya yg baru pertama jatuh cinta tpi bakal sangat susah untuk buat jatuh cinta pada nya, jangan kan jatuh cinta melihat saja dia engk.
" saya bakal bisa menahlukkan hati clista, " tegas Rifqi langsung meninggalkan Fiki
" tunggu Rifqi " ujar Fiki menyusul Rifqi
******
1 bulan sudah Clista dan dhinda tinggal di pesantren.
tidak banyak berubah dari Clista tpi setidak nya dia tidak terlalu cuek.
beberapa kali dia si deketi sama ustad Rifqi tpi sampai sekarang tidak di perduli kan oleh clista.
dan satu lgi bunda Kirana hampir setiap malam menelepon/ vc untuk memastikan kmi berdua baik2 saja.
di sebuah toilet terdengar seorng sedang menelepon
" ......."
"ada apa"
"......."
" terima aja"
" ......"
terkejut.
" Oky aku usaha kan" langsung mematikan telepon nya
" huh... gimana cara nya aku keluar dari pesantren ini" gumam Clista saat berada di toilet
yah, dia adalah Clista yg baru selesai telepon dengn Arya
" ini lah dia,karna gue GK mau masuk pesantren klau mau meeting mendadak gini jdi susah" gumam nya lgi
"Jonathan "
yah orng yg meminta kerja sama dengn perusahaan Clista adalah keluarga Jonathan yg di pimpin Rifqi
" gimn cara nya aku ke Jakarta klau gini " tanya nya pada diri sendiri
'tik' Clista menjentikan jari nya karna mendapat kan ide
" AHA , gue punya ide " ucap nya sambil tersenyum
*****
BERSAMBUNG....
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA TEMAN- TEMAN
__ADS_1
SAMPAI JUMPA.....