Gadis Cuek & Ustad Tampan

Gadis Cuek & Ustad Tampan
BAB 47


__ADS_3

semua kaget mendengar suara yg sangat melengking itu


uhuk... uhuk.. uhuk...


fiki langsung tersedak makanan saat itu juga,sedangkan vita hampir saja jatuh dari tangga sangking kaget nya, beruntung aisah dengn cepat memegangnya walaupun dlm keadaan kaget.


" UMI!!.. " Teriak fiki dan rahmad serentak dan langsung menuju ke arah mereka, surya dan rifqi pun langsung berdiri saat melihat itu.


" umi gkpp kan?... mana yg sakit?... apa perlu bawa ke rumah sakit?... jawab umi!.." ucap beruntun dari mereka berdua dengn nada khawatir.


"gkpp kok, cuma kaget aja.. jdi hampir jatuh" balas vita yg sudah turun dari pertengahan tangga dengn bantuan rahmad dan fiki.


" kamu kenapa sih dah?... teriak² kyk gitu.?.. klau umi ku jatuh kyk mana?.. " tanya fiki dengn nada kesel.


" maaf tdi aku juga kaget karna dia..."


" gk udah banyak alasan.. " ketus fiki, dia sangat kesel dengn apa yg baru saja terjadi, dia sangat takut klau terjadi sesuatu pada umi dan calon adx nya itu, yg selama ini umi tunggu, akhir nya terkabul.


tpi apa karna kejadian ini hampir saja dia kehilangan calon adxnya dan bisa juga membahayakan umi nya.


"udh gk usah bertengkar, umi jg gpp kok" ujar vita pada fiki agar tidak memperpanjang masalah lgi.


"tpi lain kali jangan seperti itu lgi" nasehat rahmat pada indah yg lagi menundukkan kepalanya karna merasa bersalah.

__ADS_1


" iya paman" nurut nya.


" kamu knp sih nak, kok teriak kyk gitu, trus apa kmu tdi dewi?.., dewi siapa lgi itu?.. " ucap aisah merasa heran dengn indah yg tiba² berteriak.


seketika indah ingat kembali yg tdi iya lupakan dan langsung melihat kearah seseorang yg ia kenal dengn membuka bola mata nya besar² dan mulut yg terbuka tidak percaya.


"akhir nya aku menemukan mu " gumam nya sangat seneng nya.


karna merasa sangat bahagia tampa sengaja iya melupakan janji nya agar tidak berteriak kembali.


"DEWI!!... "


semua orng langsung menutup telinga mereka masing² karna mendengar suara yg lebih keras dari pada sebelumnya.


clista yg tadi nya dalam ke adaan melamun pun langsung terperanjat kaget saat itu juga dan langsung menutup kedua telinga nya.


tpi tampa sengaja clista menghindar di arah yg salah membuat nya dia menabrak rifqi yg tidak jauh dari nya, rifqi yg tiba² saja di tabrak oleh clista membuat nya tidak siap menahan tubuh nya, hal hasil membuat mereka jatuh berdua dia atas lantai yg dingin itu.


BRUKKK


duk..


"awww.. "

__ADS_1


semua orng yg berada dalam satu ruangan itu membulatkan kedua bola matanya sehingga ingin keluar dari itu tempat.


clista yang merasa seperti menabrak sesuatu yg keras membuat nya mendongak kan kepala nya saat itu juga dia membulatkan kan kedua mata nya dengn perasaan kaget dengn cepat dia berdiri dari atas tubuh rifqi yg terlihat seperti kesakitan.


" maaf.. maaf.. ustad " ucap clista cepat dan menjauh dari rifqi begitu saja tampa membantu rifqi yg kesusahan berdiri beruntung surya yg berada di deket rifqi dengan cepat membantu nya.


" engk.. "


" ini gk bisa di biar kan" ucapan rifqi dengn cepat di potong oleh surya, sedangkan aisah,vita, rahmad dan fiki dengn cepat mendekati mereka semua.


" maaf Pak kiyai, saya bener gk sengaja"ucap clista sekali lgi tampa mengubah ekspresi nya, tpi dalam hati sangat khawatir klau surya menghukum berat diri nya.


" bener itu abi ini gk bisa di biarain, nikahin aja.. ini sama aja sudah melanggar aturan pesantren ini " ucap indah kuat, dengn senyuman terukir di bibir nya, yg tdi nya sempet memasang raut kesel karna clista menghindar dari nya, tpi seketika hilang begitu saja saat melihat kejadian singkat itu.


semua orng merasa heran pada indah yg tadi nya kesel kini sangat senang sekali seperti mendapatkan berlian yg sudah lama ia cari,tpi tidak termasuk clista yang tau apa arti senyuman itu.


"mampus gue"


"gk bisa kyk gitu, karna kan clista engk sengaja" bantah clista cepat.


" mana bisa kyk gitu, aturan ya tetap aturan, ya kan semua" desak indah trus, dan meminta setuju ke mereka semua, agar berpihak pada nya.


mereka tidak mengucapkan apa pun hanya bisa mengangguk kan kepala nya yg masih merasa kaget, sedangkan rifqi hanya diam dan melihat mereka berdebat dengn hati bertanya² mengapa indah melakukan itu.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


halo semua nya maaf ya🙏, author baru apdate lagi, karna terlalu sibuk jdi jarang main HP.


__ADS_2