Gadis Cuek & Ustad Tampan

Gadis Cuek & Ustad Tampan
BAB 44


__ADS_3

hari ini adalah hari yang sangat sibuk di pesantren, karna mempersiapkan kedatangan anak angkat surya dan aisah yg tak lain anak dari kaka aisah.


jam sudah menunjukan pukul satu membuat seluruh penghuni pesantren berkumpul di rumah kiyai surya untuk menyambut kedatangan indah.


tapi berbeda dengn seorng gadis yg satu ini yg terlihat fokus pada leptop nya, dengn jari yg lentik dan cantik mengetik leptop dengn cepat. sekali kali mengeram kesel.


" dia pergi?.."


" bagaimana bisa?.."


"siapa sebenarnya orng yang di belakang nya?.. "


" assalamu'alaikum ,clista kamu gk ke rumah kyai?... " tanya anggi yang tiba-tiba saja.


membuat clista kaget dan dengn cepat menyembunyikan leptop nya di bawah selimut.


" kamu apa apaan sih anggi tiba-tiba masuk, gk ngetok2 pintu dulu "ucap clista yg kaget.


" hehehe maaf , aku tuh dari tadi nyariin kamu loh sampek mau patah nih kaki, eh ternyata kamunya ada di asrama " kesel anggi.


" ngapain kamu nyariin aku?.. "


" kan sebentar lagi! anak angkat kiyai datang, kita semua harus menyambut nya dong!.. gimana sih kamu clis!.. "


" kamu aja deh, aku capek dari tadi engk ada berhenti bantuin mereka buat persiapan penyambutan " alasan clista,


tapi emng bener apa ada nya yg di kata kan nya dari mulai kemarin belanja sangt banyak dan tadi membantu memasak membuat nya capek.


tapi bukan itu sebenarnya yg membuat nya engk mau datang, melainkan ingin menyelidiki kemana musuh nya itu pergi.


" hemm, baiklah " ujar anggi yg mengerti.


" yaudah aku kerumah kiyai dulu ya, sepertinya sudah mau nyampek bersama ustad rifqi " jelas anggi.


" hemm" berfikir mungkin rifqi menjemput nya di bandara.

__ADS_1


anggi pun berlalu setelah memberi salam kepada clista.


setelah anggi pergi clista kembali mengambil leptop nya yg ada di bawah selimut nya, dan dengn cepat mencari informasi kembali yg tertunda.


*******


" di mana clista?.. " tanya aisah yang lagi bersama dhinda dkk kepada anggi yg baru tiba di rumah nya.


" clista ada di asrama, dia engk kesini katanya capek " jelas anggi sambil menatap mereka semua.


" biarkan saja dia istirahat, mungkin sangt capek karna membantu mempersiapkan semua ini dari kemarin " ujar vita yang tiba-tiba muncul.


" Astaghfirullahalazim " ucap mereka semua kompak dan merasa kaget.


" kalian semua kenapa sih, kyk melihat setan aja " ujar vita


" ustazah sih, yg tiba-tiba aja muncul kyk setan " kesel putri yg merasa kaget setengah mati.


" iya " kompak mereka.


vita hanya menatap malas mereka semua yg merasa terlalu lebay.


" eh..ustazah vita kemana aja.. baru kali ini dhinda nampak lgi?.. " tanya dhinda penasaran begitu juga dengn mereka semua kecuali aisah yg tau penyebab nya.


" oh.. itu.. "


" sayang.. ngapain kamu di sini.., ayok masuk di sini panas nanti bayi kita kenapa2 " ajak ahmad pada istrinya yang tiba-tiba muncul.


" astaghfirullah " sekali lgi mereka di kaget kan.


" ini pasutri suka kali buat jantung ingin copot " batin mereka.


"kalian ini, sama suka ya buat orng jantungan " kesel aisah pada pasutri itu.


" eh... maaf kak " ucap ahmad.

__ADS_1


" yaudah ayo sayang " lalu mereka pun berdua pergi dengn bergandengan tangan dengan berjalan pelan meninggalkan mereka semua seperti orng bodoh.


" apakah karna itu umi?.. " tanya dhinda pada aisah.


" iya " jawab aisah.


" kapan aku punya suami kyk ustad ahmad ya " ujar isma sambil membayangkan mendapatkan suami yg sangat sayang padanya.


TAK..


"awww!.. " sambil mengelus dahi nya yg di sentil putri.


" kamu apa2 an sih " kesel nya.


" udah deh gk usah kebanyakan menghayal, belajar dulu yg bener baru deh, setelah kamu mau nikah, mau punya anak segudang pun gkpp" sewot putri.


" emng bisa sampai segudang?.. " tanya isma dengn tatapan polos.


" isss!.., susah ya ngomong sama orng polos, udah deh seterah mu mau menghayal sampai besok pun gkpp, biar kesambet baru tau " ujar putri yg kesel bngt.


" udah2 gk usah berantem " selesai kan aisah.


" hemm, baik nyai " kompak mereka berdua.


dhinda yg melihat teman nya berantem hanya bisa geleng-geleng kepala dan mengalihkan pandangan nya kepada mobil hitam yg terlihat mewah memasuki gerbang rumah.


hal itu sontak dhinda berteriak membuat


mengundang perhatian semua orng.


" Umi, mereka sampai!!... "


semua mata tertuju pada dhinda dan langsung mengikuti arah mata dhinda pada mobil yg sudah memasuki rumah.


semua orang mematung mendengar suara teriakan yg sangat kencang sekali, membuat mereka menutup telinga nya masing-masing.

__ADS_1


"ABI!!!..., UMI!!... INDAH DATANG "


BERSAMBUNG.....


__ADS_2