
" masuk" sambil memberi kode dri mata bila dia ingin masuk ke dalam hutan.
"engk.. aku gk izinin kamu masuk ke sana, itu bahaya clis"tegas Arya, hilang sudah ketakutan nya tdi sekarang di ganti seperti abng yg melarang adx nya sendiri.
" ap.."
"tolong Aaaaa, jangan jangan "
"apa kah kau tega? " tanya clista pada Arya yg meringis mendengar suara seorng perempuan yg sangat memilukan.
"heemm" Arya sungguh bimbingan antara menolong seseorang yg blm di ketahui siapa atau pergi begitu saja, sungguh di dalam hati Arya sangat takut terjadi sesuatu dengn clista bila mereka masuk ke dalam hutan itu.
"udh gk usah bnyk mikir, sebelum terlambat ayok masuk, klau gk mau tunggu di dlm mobil" setelah mengucapkan kata² itu clista kembali berlari masuk ke hutan tampa ad rasa takut sama sekali.
sedangkan Arya sungguh binggung, dia sungguh tidak ingin masuk tapi di sisi lain di memikirkan keadaan clista.
clista trus menelusuri hutan hingga masuk kedalam tampa penerangan hanya sinar bulan yg meneranginya.
clista trus memasang telinga nya baik² agar bisa mendengar jelas suara itu berasal.
" tolong.. jangan mencari mendekat!!! "
lagi² suara itu muncul kembali kali ini suara sangat dekat, dengn gerakan cepat di mendatangi asal suara itu.
deg
__ADS_1
jantung clista berhenti berdetak beberapa saat, tak menyangka apa yg kali ini yg dia lihat.
tega
satu kata terucap melihat seorang gadis yg lebih tua dari perkiraannya ingin di perkosa hutan seperti ini, sungguh luar biasa.
clista mengamati terlebih dahulu sebelum bertindak yg membuatnymembuat nanti nya rugi, saat melihat salah satu dari mereka menjauh dan tinggal seorng pri yg hendak merobek baju gadis itu, dengn gerakan cepat clista membawa kayu yg lumayan besar yg di ambil nya saat dlm perjalannan ke sini, dan
BUKKK
clista memukul pundak pria besar itu dengn keras membuat pria itu memekik kesakitan dan ambruk di tanah, pria satu lagi yg sedang duduk santai pun langsung berdiri melihat kawan nya ambruk di atas tanah.
bugh
"berani nya kau ingin mencelakai adx ku!!! " marah Arya memukul pria tdi yg diam² ingin menusuk clista dari belakang.
bugh
bugh
clista yg mendengar keributan itu tau siapa orng nya, clista jg tau klau bukan hanya ad satu pria bajingan melainkan ad dua, clista sengaja menunggu pria yg membawa pisau itu mendekat terlebih dahulu baru setelah itu dia akan menyerang nya, tpi tak di sangka malah Arya yg tiba² memukul pria itu tampa ampun.
bugh
bugh
bughhhh
__ADS_1
" arghhhhh" teriak pria itu kesakitan, sungguh pukulan maut Arya tak dpt di elakkan, sedangkan pisau yg tdi nya ia pegang pun udh entah kmn.
clista tak memperdulikan Arya ingin berbuat apa pada pria itu, sekarang di beralih pada pria yg berada di kaki nya.
tak
"akhh.. uhuk uhuk" teriak pria itu kesakitan saat clista memijak dada nya dengn keras.
"cek dasar lemah" sambil menatap pria itu dengn tatapan datar nya.
karna tidak ingin membuang waktu lgi dengn gerakan cepat clista membuat pria itu pingsan seketika, entah apa yg di lakukan nya hanya dia sendiri lh ya tau.
pandangan clista beralih ke arah indah yg sedang duduk sambil memeluk diri nya sendiri, dari penampilannya clista bisa merasakan bahwa dia orng baik yg ingin di perkosa sampai di bawa ke sini.
dengn gerakan pelan clista mendekat dan memegang bahu indah yg bergetar hebat.
"pergi!!!.....pergi!.. jangan mendekat.. jangan sentuh aku.. pergi!! " teriak indah histeris, sungguh di sangat takut.
trauma berat
itu lh yg ad di benak clista sekarang, bukan nya clista pergi dia malah berjongkok dengn ke dua tangan nya di pundak indah.
"tenang lh, kmu sudah aman" ucap clista terkesan datar tpi masih ad sisi lembut nya, sungguh cita tidak tega.
indah yg mendengar suara seorng perempuan pun langsung mendongakkan Kepala nya, dia tak tau apa yg telah terjadi karna di sibuk dengn pikiran nya tampa melihat ad orng yg menolong nya, sungguh dia sangat bahagia dia masih selamat dan tampa aba² indah memeluk erat clista, clista sedikit kaget dengn perlakuan indah yg tiba² saja dan merasa risih karna dia tidak pernah memeluk orng lain selain keluarga nya.
saat dia ingin melepaskan pelukan nya, Arya datang dengn menggelengkan kepala nya jangan, clista yg mengerti tidak jdi melepaskan pelukan indah yg sangat erat itu.
__ADS_1
"Terima kasih... Terima kasih dewi telah menolong ku, seandainya tidak ad dirimu.. aku gk tau apa yg terjadi..hiks.. hiks... " ucap indah sambil menangis sungguh dia sangat bersyukur sekali masih di berikan kesempatan hidup seperti ini.
bersambung...