
di sebuah ruangan yg besar dan si hiasi beberapa pernak pernik agar tidak terlalu terkesan menyeramkan, kini sudah ada dua orng yg berhadapan dengn sebuah peti yg berisi perempuan yg sangat cantik sebagai penghalang mereka, di sini adalah saksi pernikahan rifqi dan clista dengn saksi semua keluarga mereka dan anak buah bastian yg menjadi saksi pernikahan ini.
aldo bergemetar saat tiba² iya di bawa ke tempat ini dan di sungkan oleh clista yg berbaring dan dhinda yg ada di sana juga.
aldi sangat senang sambil tersenyum lebar akhirnya dia bisa bertemu dengn putri² nya namun senyuman itu luntur ketika melihat clista dengn ke adaan seperti ini dan dhinda yg menatapnya dengn tatapan benci, sakit itulah yg hati aldo rasakan.
"langsung saja tuan aldo" perintah ayah dilan dan di angguki oleh abi surya.
dengn tangan yg bergetar aldo menyodorkan tangan nya dan di sambut oleh tangan rifqi, kini rifqi sangat berbeda dari sebelumnya badan nya semakin tegap dan aura wibawa sangat kuat.
"ehmm.. ehmm" dehem aldo mencoba mengurangi kegugupannya.
"saya nikahkan dan kawinkan engkau Muhammad Rifqi Jonathan bin surya Jonathan dengn putriku clista putri hermawan dengn maskawin berlian beserta suratnya Ar-rahman yang seharga 850 jt di bayar tunai" aldo mengucapkan itu dengn lantang dan keras.
"saya Terima nikah dan kawinnya clista putri hermawan dengn maskawin seperangkat alat sholat dan mahar berlian dan surah Ar-Rahman seharga 850 jt di bayar tunai" rifqi menucapkan itu dengn tegas dan wibawa.
"gimana para saksi "sambil meminta jawaban dari para saksi.
"sah" kompak mereka.
"alhamdulillah"
tampa sadar rifqi meneteskan air matanya lalu melihat ke arah clista yg masih tertidur dengn nyenyak nya.
"cepat sembuh humaira ku" batin rifqi sebenarnya sangat sedih melihat ke adaan clista yg tak kunjung bangun.
__ADS_1
setelah menyatakan rifqi dan clista sah menjadi pasangan suami istri lalu membacakan doa yg di bawakan oleh abi surya, setelah itu peti clista di buka oleh bayu dan abie nyuruh rifqi mencium kening nya dan memasang cincin pernikahan mereka.
cup
bibir rifqi menyentuh kening clista yg dingin, lalu beralih ke arah tangan nya dan memasukan cincin di jari manis clista.
setelah itu rifqi membacakan surah Ar-Rahman dengn merdu membuat siapa saja yg mendengar nya menjadi tenang.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
kini di ruangan itu sudah sepi semua anak buah bastian sudah bubar, begitu juga dengn aldo yg sudah pulang ke tempat asalnya yaitu di apartemen.
sebenarnya aldo sempet membuat kekacauan karna memaksa ingin memeluk dhinda namun dhinda sendiri yg tidak mau, dia masih kecewa dengn papa nya itu.
"selamat, jaga dia baik²,sekali lgi ku peringatkan bila kau menyakitinya ku pastikan nyawamu taruhannya" bisik bastian saat ini sedang memeluk rifqi.
"aku akan mengingatnya, kau bisa bunuh aku bila aku membuatnya bersedih" bales rifqi dengn cara berbisik juga.
"hey kalian!!.. kenpa lama sekali berpelukannya, ingat rifqi itu udh menikah, " ujar indah pada mereka, sontak membuat mereka melepas pelukannya.
"heh.. kau pikir aku lelaki apaan, menyukai sesama jenis" bastian yg tidak Terima.
"mungkin lekaki murahan, mungkin!! " jawab indah santai trus saja membuat bastian terbakar.
"apa kau bilang!! " tunjuk bastian ingin menghampiri indah dengn kesel tpi di tahan rifqi.
__ADS_1
"apasih" sentak bastian menjauhkan tangan rifqi.
"bersabarlah bila kau menghadapi dia, jangn kau sakiti dia walau mulutnya seperti itu, dia saudara ku juga" jelas rifqi agar bastian memahami nya.
"apa kau bilng rifqi!! " indah yg tidak Terima dengn kata² mulutnya seperti itu, dia ingin menghampiri rifqi namun di tegur abi.
"indah!!, jangan buat ulah" ujar abi, sedangkan indah hanya mengerucutkan bibirnya karna kesel.
bastian yg melihat indah seperti membuat hatinya bergetar.
"ada apa dengn ku??.. " bertanya² dalam hati pasal nya dia blm pernah merasakan seperti ini.
"bas! " panggil rifqi yg melihat bastian termenung.
"eh.. gkpp, oh y lilis sudah boleh di bawa pulang tapi jangn lupa konsumsi trus obat nya agar racun nya cepet hilang dengn sempurna"
"alhamdulillah" kompak mereka
" jadi clista sebentar lagi akan sadar? "rifqi bertanya dan di angukin oleh bastian, membuat yg lain terlihat bahagia.
" iya mungkin beberapa hari lgi dia akan sadar, "
"yaudh ayok kita beres² pulang" ujar bunda senang.
"ayok" kompak mereka semua bahagia
__ADS_1