Gadis Cuek & Ustad Tampan

Gadis Cuek & Ustad Tampan
BAB 28


__ADS_3

hari yang sangat cerah di mana di sebuah pesantren, yg di dirikan untuk memperdalam ilmu agama agar tidak tersesat dalam duniawi saja.


di mana hari ini semua santriwan dan santriwati mengikuti pelajaran dengan tenang, tetapi tidak di ruangan santriwati kelas Xll (12) yang terlihat


sangat heboh tentang adanya ke hadiran ustazah baru, yang akan sering mengajar di kelas mereka.


sedangkan di sudut paling belakang, seorng perempuan yg sama sekali tidak peduli kepada mereka yg sedang bisik2 tentang ustazah baru itu, seakan tidak ada keributan sama sekali.


yang ada hanya ketenangan sambil melihat arah luar dari jendela.


keributan itu terus saja terdengar, hingga tiba2 suasana menjadi hening seperti tidak berpenghuni, setelah seseorng masuk yang di yakini ustad dengn di belakang nya seorng perempuan dengan pakaian panjang dan kerudung lebar nya.


" assalamualaikum "


" waalaikumsalam " ucap mereka kompak


" kalian semua udah tau kan, klau hari ini kita kedatangan ustazah baru yg menggantikan ustazah rima "


" tau ustad " jawab mereka


" bagus klau gitu...dan karna saya masih ada urusan lgi, saya serah kan saja kepada ustazah saja untuk perkenalan terlebih dahulu " ucap ustad itu sambil melirik seorng perempuan yg berada di belakang dekat jendela, yg sama sekali tidak memperhatikan diri nya maupun ustazah baru itu.


" terima kasih, ustad Rifqi sudah mau menyempatkan untuk mengantar saya " ucap ustazah itu.


" tidak masalah, klau gitu saya permisi, assalamualaikum "


" waalaikumsalam " ucap mereka semua


sebelum Rifqi bener2 pergi, sekali lgi dia melirik kearah belakang, sama sekali tidak ada respon sama sekali, tapi Rifqi melihat jelas dia menjawab salam dari Rifqi tapi tidak terdengar hanya seperti gumaman saja.


" kalian udah tau nama ustazah ?.." ucap ustazah itu, setelah ustad Rifqi pergi.


" belum ustazah " jawab mereka


" baiklah klau gitu, saya akan memperkenalkan diri, nama saya Virna Andini , umur saya 27 thn , seratus blm menikah ,saya dari Jakarta ke sini untuk mengajar kalian semua " ucap Virna kepada mereka tapi pandangan nya tidak lepas dari seorng yg dari tdi tidak memperdulikan nya.


" ustazah boleh nanyak ?.." tanya seorng santriwati paling depan.


" silahkan " jawab Virna


" kenapa ustazah masuk pesantren di sini?...sedangkan di Jakarta juga ada pesantren ?..." tanya nya


" saya masuk ke sini karna merasa klau pesantren disini sangat lah bagus, tidak di pesantren lain nya" jawab Virna tenang


" tapikan pesantren di Jakarta juga bagus, apa lgi di pesantren al-ikhlas" ucap santriwati yg berada di samping sebelah kiri.


" iya ustazah tau itu, tapi saya seperti ada ketertarikan di sini, sehingga saya ingin mengajar disini " jawab Virna sambil melihat ke arah paling belakang dengan tatapan tidak dapat di artikan.

__ADS_1


" apa yg membuat menarik ustazah?.. sedangkan fasilitas sama dengan di sana , GK mungkin kan hanya karna pesantren paling terbesar di Bandung?.."


kini giliran Anggi yg bertanya, dia sungguh penasaran dengan ustazah baru ini.


" yah, saya tertarik karna ini adalah pesantren terbesar , jdi tidak ada salah nya saya kesini hanya untuk mengajar kalian, dan juga di sini sangat lah sejuk udaranya, tidak disana yg sudah tercemar dengan kendaraan yg sangat banyak " jelas Virna yg terlihat menahan rasa kesel, tetapi tidak di perlihatkan hanya dengan memamerkan senyuman paksa.


" apakah ustazah Virna merupakan dari pesantren yg ada di Jakarta atau memang baru mula- mula menjadi ustazah ?..." tanya Anggi lagi


" saya merupakan ustazah yg memang ada di Jakarta, dan di utuskan kesini karna menggantikan ustazah rima yg sedang mendapatkan musibah "


" apa hubungan nya dengan pesantren yg dulu ustazah tempati sama pesantren Al- Muhsinin ?.." tanya santriwati lgi


" itu karna pemilik pesantren disana merupakan sahabat dari kiyai surya " jawab Virna bener2 kesel dengan pertanyaan beruntun dari mereka.


" ap..."


" sebaik nya kita mulai saja, klau kalian bertanya trus, kita engk akan belajar2 jadi nya" ucap Virna cepat sebelum mereka bertanya2 jauh tentang diri nya.


" tapi sebelum itu, ustazah meminta kalian memperkenalkan diri kalian masing2 " ucap Virna lagi.


" baik ustazah " ucap mereka kompak.


dan di mulai lah mereka memperkenalkan diri mereka, dari depan sampai belakang, menyebut nama asli dan mana panggilan mereka kepada ustazah baru itu.


" nama saya Anggi Dwi Yanti, panggil saja saya Anggi " ucap Anggi memperkenalkan diri pada ustazah Virna.


Virna hanya mengangguk mengerti dan melihat seorng di samping nya yg sama sekali tidak berdiri untuk memperkenalkan diri nya.


" Clista " ucap Clista singkat , jelas padat.dengan wajah datar dan langsung duduk kembali.


sedangkan ustazah yg mendengar penuturan Clista sangat bengong, sedangkan yg lain sudah merasa itu biasa, karna telah mengetahui sifat Clista. awal nya saja mereka terkejut, setelah itu mereka telah terbiasa dengn sifat cuek nya itu.


" apakah kmu tidak punya sopan santun ?.." tanya Virna marah


" maaf buk sebelum nya, teman saya emng seperti ini " jelas Anggi takut Clista dapat masalah dengan ustazah baru itu.


" tapi itu sama saja tidak menghargai saya yg di depan sini "


" jdi mau anda apa " tantang Clista membuka mulut sambil menatap Virna dengan tatapan datar nya.


" saya mau kamu menghafal 2 kali lipat dari teman2 mu " jawab Virna membuat mereka semua terkejut kecuali Clista yg masih setia bermuka datar.


" mana bisa kyk gitu buk " bukan Clista yg protes melainkan Anggi, ia sungguh tidak terima dengan prilaku ustazah baru itu yg seenak nya.


" kenapa tidak bisa, apa kmu mau juga seperti dia " sambil menunjuk ke arah Clista


" tapi...." ucapan Anggi berhenti saat tangan nya di sentuh oleh clista sambil menggelengkan kepala nya pelan.

__ADS_1


" saya GK mau di bantah, untuk semuanya kalian bisa menghafal Q.s at- Taubah dari ayat 1-25 dan untuk kamu Clista karna tidak mempunyai sopan santun kpda saya, kmu dari ayat 1-50 dan di setor besok"


jederrrrr


bagai kan di sambar petir di pagi hari,setelah mendengar ucapan ustazah Virna yg mereka damba2kan sebelum mengetahui sifat asli nya.


mereka benar2 terkejut kali ini, bagaimana cara nya mereka menghafal dalam 1 hari untuk 25 ayat, tapi dlm hati mereka masih bisa bersyukur karna tdi mereka tidak menyinggung ustazah nya itu. yg mengakibatkan mereka harus menghafal sampai 50 ayat seperti clista.


sedangkan orng yg seharusnya khawatir karna hafalan nya sangat banyak malah terlihat tenang2 saja,seperti itu bukan masalah besar bagi dia.


berbeda dengan Anggi yg sangat khawatir dengan clista.


" bila besok ada yg belum dapat menghafal yg saya suruh tdi, maka saya akan menjatuhkan hukuman dengan membersihkan seluruh pesantren " ucap Virna tanpa merasa kasian kpd mereka.


" belum waktu nya , sekarang kita bermain2 dulu " ucap Virna dalam hati memiliki niat jahat.


" ustazah apakah itu tidak berlebihan ?..." protes mereka


" tidak ada bantahan, klau gitu saya permisi " ucap nya langsung pergi tanpa mengucapkan salam.


" aku kira ustazah baru ini bakal baik ternyata aku salah "


" aku juga , klau gini mending sama ustazah rima"


"iya, walaupun dia garang, tapi tidak sekejam ini "


" gimana cara nya kita bisa menghafal sebanyak ini, udah panjang lagi ,"


" iya tuh "


" di sisi lain aku juga merasa kasian kpda Clista, yg tidak punya salah apa2,malah mendapatkan hafalan 2 kali lipat dari kita"


" iya aku jg kasian sama dia,hanya karna


bicara nya singkat saja mendapat kan hukuman, diakan emng kyk gitu dari pertama masuk "


setelah ustazah Virna pergi, kelas menjadi heboh kembali, banyak keluh2 Han yg terdengar dari santriwati itu, dan ada juga yg merasa kasian terhadap Clista karna mendapat kan hukuman hanya karna masalah sepele.


" Clista apakah kamu bisa menghafal sebanyak itu dalam waktu singkat " tanya Anggi khawatir


walaupun Clista cuek tapi di selalu baik kepada semua orng, dan tidak ada satupun di dalam kelas mereka yg membenci Clista.


" kamu tenang saja, insaallah aku bakal bisa menghafal itu semua walaupun dalam jangka waktu singkat " jawab clista tenang


" baiklah klau gitu, semoga kamu berhasil clis "


Clista tidak menjawab melainkan hanya mengangguk kecil sambil tersenyum tipis.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


JANGAN LUPA DUKUNGAN NYA...


__ADS_2