Gadis Cuek & Ustad Tampan

Gadis Cuek & Ustad Tampan
-59


__ADS_3

"hiks.. hiks.. ayah, bunda gk nyangka mereka berbuat hal seperti itu " tangis bunda pecah saat umi dan abi sudah mendekat, sedangkan ayah dilan memeluk bunda mencoba menenangkan nya.


"udah bun udh, jangan nangis lagi.. kita pastikan mereka harus menikah.. "


"siapa yg menikah?.. " potong umi aisah dengn nada agak kuat, dia baru sampek di ruang tamu bersama suami nya tpi sudah di senggukan oleh situasi yg sangat tidak enak, dan yg membuat nya penasaran karna mendengar kata menikah, hal itu membuat dia lngsung menyambar omongan ayah dilan.


"dan kamu knp kirana?..trus kapan datang?.." tanya umi sambil mendekat.


"kak.. " panggil bunda kirana dan dengn cepat berlari ke arah umi aisah dan memeluk nya erat, sambil menangis senggegukan.


"kamu knp?... " tanya umi yg masih bingung melihat Kirana menangis membuatnya tidak tega.


"ayo kita duduk dulu, baru jelaskan apa yg terjadi " perintah abi surya.


mereka pun duduk saling berhadapan, sedangkan seseorang yg berada tidak jauh dari situ melihat dengn tatapan kagum.

__ADS_1


"gila, pinter jg tante Kirana ber ekting.. klau kyk gini jdi pemain sinetron pun pasti di Terima " batin indah sambil memantau, waktu peran dia nanti akan ada jdi dia santai memantau aja dulu.


 


"coba jelaskan sedetail² nya.. apa yg sebenarnya terjadi.. dan tadi menikah?.. siapa yg mau menikah? " ucap abi surya meminta penjelasan pada pasutri di depan nya.


"jdi gini.. ta.. tadi.. kmi.. hiks.. hiks" bunda bagaikan tidak sanggup melanjutkan kata² nya karna terlalu menyakitkan, mungkin.


"udh bunda.. biar ayah aja yg jelaskan " jelas ayah dilan.


"iya ayah, tpi ayah harus ngomong yg sejujurnya yg apa kita lihat tadi hiks.. " jelas bunda dengn suara serak karna kelamaan menangis, sedangkan abi dan umi mendengar itu semakin di buat penasaran.. apa sebenarnya yg terjadi tdi sebelum mereka pulang.


"hem" balas nya pada bunda.


"jadi gini kiyai, tdi kan ini kesini ingin menjemput clista dan dhinda untuk pulang karna minggu depan anak sulung saya akan menikah, kmi sengaja tidak mengabari kmi ingin kesini.. karna ingin sufrais aja, tpi setelah tiba di depan pintu kiyai, kmi tiba² mendengar perempuan berteriak jdi tampa berfikir kmi masuk aja, tpi setelah kmi sampai di lantai atas kmi di kejutkan clista dan rifqi sedang berciauman di.... "

__ADS_1


"APA!!!... CIUMAN!! " kompak abi umi kaget bukan main.


"iya kk, kami engk bohong tanya aja indah, karna dia saksi pertama melihat anak saya melakukan itu sama anak kk. hiks.. hik.. " tangis bunda pecah lgi, ayah dilan hanya memeluk nya dari samping.


"udh bun jangan nangis, gini kiyai,nyai kami hanya ingin rifqi bertanggung jawab atas kejadian ini" jelas ayah dilan serius.


"klau itu semua bener memang mereka harus nikah hari ini jg " tak lama setelah umi mengucapkan itu indah keluar dengan membawa minuman dan dan kue.


"indah duduk di sini dekat umi, umi mau bicara" perintah umi, indah hanya menuruti dia tau apa yg akan di lakukan umi, tentunya ini adalah peren dia akan di mulai sekarang.


"umi mau nnyk apa? " tanya indah pura² engk tau.


"apa bener tdi kamu mergokin clista dam rifqi ciuman?.. " tanya umi serius.


"oh itu" jeda nya dan

__ADS_1


"iya umi, mereka ciuman dan yg lebih parah nya lagi udh indah teriakin pun mereka masih dalam posisi yg sama umi" jelas indah


"sebenarnya indah kecewa umi, yah sama mereka karna mereka melakukan hal yg tidak pantas seperti itu, apa salah nya klau cinta blng aja ingin menikah.. tidak harus melakukan hal itu di belakang kita... indah sangt kecewa yh" jelas nnya lagi tak lupa air mata yg sudah membasahi pipi nya.


__ADS_2