Gadis Pemikat Hati

Gadis Pemikat Hati
Dosen baru


__ADS_3

Dafa mengantarkan Zahra ke mes terdekat Kampusnya...


"Bener nih aku nggak akan dibawa masuk...?? " tanya Dafa pura-pura keberatan.


"imi area kampus aku. jadi jangan keluar dari mobil aku takut ada fitnah nantinya. " jelas Zahra.


"ya sudah Humairahku, aku akan kembali ke hotel mungkin besok aku akan kesiangan...bisa tolong bangunin aku sholat subuh sayang?? "


Dafa mengusap kepala Zahra dengan lembut, Zahra tersenyum dan mengangguk mengerti.


"nih...!!! " Dafa mengulurkan tangannya..


dengan pipi semerah jambunya Zahra mencium tangan Dafa lalu berlari keluar dari mobil Dafa tak lagi berbalik sampai masuk mes tempat tinggalnya.


Dafa mencium tangannya sendiri bekas bibir Zahra..


"perlahan tapi pasti aku akan mendapatkanmu sayang!!! ya Humairahku yang menggemaskan....!! " Dafa mengulum senyumnya melihat pipi Zahra yang bersemu merah..


Dafa pun pergi dari tempat itu, sedangkan Zahra mengintip Dafa yang sudah pergi.


"kenapa aku juga ikutan gila...?? Ara.... ngapain kamu pakai cium tangannya segala.. kan terlalu cepat bagimu...!! " dumel Zahra..


"Oiiii......!! "


"aakkkh..... !!" pekik Zahra kaget


Kyara melipat tangannya diperutnya dan menatap datar Zahra yang nyengir kuda, saat ini Kyara bagai seorang ibu yang menangkap basah anaknya main diluar sampai larut malam..


"masih ingat Pulang....?? " tanya lembut Kyara tapi dengan nada mengintrogasi..


"maaf Baby... aku hanya makan malam dengan suamiku....!! " Jawab Zahra jujur.


"a.. appa....?? tu.. an Dafa... suamimu ada di kota...?? " teriak Kyara malah kaget hingga menutup bibirnya sendiri dengan telapak tangannya.


"santai aja... maaf Aku nggak ngasih tau alasannya tadi.. !!" senyum tak berdosa Zahra.


"terus sekarang kenapa kasih tau ..?? " tanya Kyara heran.


"aku hanya nggak mau kamu salah faham hehehe.... !!" Jawab Zahra melepaskan tasnya dan berjalan ke arah ranjang sederhananya.


"ya.. Allah Zahra... kalau Abangmu nanya-nanya aku harus jawab apa...??? " desis Kyara


"katakan saja suamiku pacarku... kami akan pacaran aku akan menerimanya kayaknya pacaran setelah menikah emang sweet deh, apalagi dia manggil aku Humairah ..aaaahhh.... manis banget tau.... aku emang pengen banget punya suami yang manggil aku Humairah kayak panggilan kesayangan Rasulullah SAW pada Istrinya Aisyah!"


Kyara hanya menjatuhkan rahangnya menatap aneh Zahra.


"baru kemarin kamu bilang suamimu gila, sekarang kok Zahra nya Maharza yang gila..!! " gumam Kyara tak mengerti


Zahra senyam-senyum sendiri menatap langit-langit Kamarnya.


pendengarannya telah mati saat oni, Zahra teringat panggilan sayang Dafa padanya.. Ya Humairahku... setiap kali Dafa memanggilnya itu jantung Zahra akan berdebar Kencang.


sepertinya doa di sepertiga malam Dafa benar-benar mempan..


Zahra terlelap, sedangkan Dafa malah tak bisa tidur karna merindukan Zahra.

__ADS_1


"Ya Humairahku... kamu benar-benar menguasai Hati dan Pikiranku... aku tidak bisa tidur kalau kamu selalu muncul dibenakku sayang.....!! "


Dafa akhirnya mengaji sampai menjelang sepertiga malam, setelah itu dia pun sholat malam...


"ya Allah yang Maha pengasih Maha penyayang.. sang pembolak-balik hati tuntunlah hati istri hamba untuk mencintai hamba ya Allah, sungguh ciptaanmu begitu indah membuat hamba begitu memuja ciptaanmu ya Allah... mudahkan lah urusan kami... lancarkanlah hubungan kami... ... ...


... ... ... !!"


Dafa Dengan Khusu'nya berdoa pada sang illahi, bagaimana Zahra tidak akan tersentuh bila sudah sang pencipta yang melunakkan hatinya.


tidak butuh waktu lama bila meminta pada Allah di sepertiga malam..


"Do'a disaat Tahajud adalah umpama Panah yang tepat mengenai Sasaran....!! (Imam Syafi'i).


Dafa pun mengaji kembali dan mengirim doa pada gadis kecil yang membuatnya merasa bersalah..


Gadis Kecil yang bunuh diri karna dinodai oleh pekerja nya, hingga Dafa berani membunuh Pria itu dengan tangannya sendiri..


.


.


HP Dafa berdering, Dafa beralih ke Ponselnya dan tersenyum lembut..


Dafa segera menutup Al-Qur'an nya dan dengan cepat mengangkat panggilan yang tertera.


"Humairahku Zahra...!! "


"Assalamualaikum.....!?? "


"Wa alaikum salam ya Humairahku....!! " jawab Dafa lembut..


"udah sayang baru aja... kamu udah Wudhu....?? " tanya Dafa lagi.


"belum... ini mau wudhu...!! ya udah aku mandi dulu ya... Assalamualaikum....!!? " Zahra mengucek matanya..


"iya sayang... Wa alaikum salam."


Zahra pun bangkit berjalan ke arah Kamar mandi, bertepatan Kyara juga dapat panggilan telfon dari Shezan.


Kyara meraba-raba meja nakas nya, hanya mengintip satu matanya dan mengangkat panggilan calon imamnya..


"Hmm... !? Assalamualaikum...?? " suara serak Kyara khas bangun tidur..


"wa alaikum salam Kyara Bangun Sayang, sholat subuh loh....!! " suara lembut Shezan..


Kyara mengerjabkan matanya dan mengumpulkan nyawanya yang masih beterbangan.


.


.


jam belajar Kuliah Zahra dan Kyara pun di mulai..


"Assalamualaikum anak-anak....!! "

__ADS_1


"Wa alaikum salam Umii......!!!? " jawab Mahasiswa-mahasiswi kampus..


"kita kedatangan dosen baru loh...!! " suara lembut Umi Mimi...


"Aah.. Iya Umi.....!! " Jawab semuanya Kompak...


Kelas Zahra dan Kyara adalah kelas Agama..


jadi busana semua mahasiswa/i nya pakai Busana muslim, hanya Kyara dan Zahra yang memakai Cadar...


"ayo masuk Nak....!! " Pinta Umi Mimi..


Seorang Pria tampan berpakaian sorban pun memasuki Ruangan kelas itu, bibir Pinknya yang alami


alisnya yang tebal dan tatapan matanya yang tajam mudah menusuk lawan jenisnya hingga cepat jatuh hati padanya.


"Waaaahhh.....!! Subhanallah.....!! " gumam Semua Mahasiswi


kecuali Zahra dan Kyara yang menundukkan pandangan karna yang masuk bukan wanita.


"Ini namanya Umar... kalian panggil Abi juga nggak apa... dia lulusan terbaik di Arab saudi... !!" seru Umi Mimi tersenyum lembut..


"Assalamualaikum ya Muslim dan Muslimah...!! " salam sopan Umar.


"Wa alaikum salam abi....!! " jawab semua Mahasiswa/i Kompak dan semangat..


Zahra dan Kyara hanya menjawab pelan.


"kenapa dosen kita pria muda ya..?? " bisik Kyara tak suka..


"mana aku tau, emang aku pemilik Yayasan kampus ini apa...?? " Jawab Zahra juga tak kalah kesal akan pertanyaan Kyara..


"awas kamu jangan jatuh cinta padanya...!! ?? aku akan mencekikmu Kyara...!?" ancam Zahra dengan lirikan tajamnya..


"kamu fikir aku penggila pria tampan...?? kenapa kamu tidak mempercayai sahabatmu sendiri....?? " kesal Kyara masih berbisik.


"bukankah kamu mengagumi Suamiku.. ?? artinya kamu juga penggila tampang Pria kan...?? " bisik Zahra masih tatapan menyelidik.


"Heii... aku hanya bercanda saat itu, kamu aja yang ambil hati, lagian aku nggak pernah berharap akan menikah dengan Pria sehebat tuan Dafa atau tuan Shezan, terutama Tuan shezan aku mengagumi sosok nya yang kuat agama. mana mungkin aku mudah berpaling... !!" bisik Kyara tak terima..


"semoga saja... !! kamu akan diperlakukan sebagai tuan Putri kalau setia dengan Abang ku... jadi jangan mudah berpindah hati! "


Kyara mencubit geram pinggang Zahra. Zahra segera menutup mulutnya sendiri supaya tidak memancing perhatian, mereka sibuk dengan goda menggoda masalah Imam Zahra dan Kyara ...


sedangkan Mahasiswi kelas sibuk menggoda ketampanan dosen baru itu..


Umar hanya tersenyum ramah dan menjelaskan asal muasal Kuliahnya di luar negri..


"pasti pintar bahasa arab dan bahasa inggris dong Abi....!! "


"Alhamdulillah... saya menguasai 2 bahasa itu....!! " jawab Umar


"Waaah.. . !!''


tatapan Umar melihat semua Mahasiswa/i yang sedang menatapnya, dan terhenti pada 2 sosok Mahasiswi bercadar yang sedang berbisik-bisik serius, hanya mereka berdua yang tak menatap Umar..

__ADS_1


.


.


__ADS_2