
.
.
.
di tempat lain ada pria yang sedang memainkan cincinnya di ibu jarinya duduk dengan santainya di kursi kebesarannya (Kursi gaming).. dialah fransisko yang menjadikan dafa sebagai musuh nya...
"tuan....?? "
Fransisko langsung memutar kursi nya dan menghadap pada bawahannya..
"bagaimana....?? " tanya fransisko dengan senyum tipisnya..
"mereka sedang makan berdua dipecel lele tuan..!! " jawab bawahannya
fransisko tertawa lepas seketika sementara bawahannya hanya diam tak bergeming hanya berita penderitaan tuan muda satria lah yang bisa membuat boss nya tertawa bahagia..
"menurutmu apa yang pria itu pikirkan...?? " tanya fransisko
"menurut saya dia sedang menghibur istrinya yang keguguran tuan...!! "
fransisko kembali tertawa, "apa sudah waktunya aku muncul dihadapannya.?? "
"silahkan tuan.. saya akan sangat mendukung.. saya yakin dia sangat menderita karna kehilangan darah dagingnya.. bisa dipastikan dia semakin menjaga ketat istrinya itu...!! "
fransisko tersenyum penuh arti..
"aku penasaran bagaimana rupa istrinya itu kenapa dia terlihat begitu menjaga perempuan bercadar itu sepertinya aku harus berusaha mendapatkan hati istrinya itu. lalu aku akan merampasnya dari dafa akhirnya dia makin gila.. hahahaha....!! "
"dafa... dafa... kau sudah membuat adik kesayanganku meninggal bunuh diri karna kau tolak.. aku akan membuatmu merasakan apa yang ku rasakan dulu.. akan aku balaskan dengan lebih menyakitkan Dafa ... tunggu saja permainan kedua ku...!! "
tatapan fransisko begitu tajam penuh dendam dan amarah yang menggebu selama ini dia berusaha menyakiti orang terkasih Dafa..
dan target awalnya adalah maryam tapi sekarang dafa memiliki perempuan yang sangat dicintainya melebihi nyawanya sendiri tentu itu kesempatan yang sangat amat dimanfaatkan oleh fransisko..
"siapkan mata-mata untuk mengawasi kekasihnya itu aku sangat ingin bertemu dengannya...!! " ujar fransisko
"baik tuan...!! "
"hm... saat ada kesempatan langsung culik dia.. maka saat itu aku akan datang seperti pahlawan baginya.. dia akan jatuh cinta padaku.. setelah itu aku akan bawa lari dia dari dafa.. dafa akan mencari istrinya kemana-mana.. lalu aku akan kirimkan foto bug*l istrinya yang sudah aku tid*r* ... hahaha.. dia akan gila.. !!"
sementara polan yang mendengar rencana fransisko terlihat tenang-tenang saja ditempat ini sangat ketat pengawasannya beruntung fransisko mempercayainya karna berhasil membunuh anak istrinya Dafa..
"Ckk... dasar bodoh...!! " umpat polan dalam hati..
polan akan memberi tau dafa rencana murahan Fransisko tapi ada waktunya saat ini belum ada kesempatan..
tak ada yang mencurigai polan sedikitpun mereka semua tau nya keluarga polan dalam sekapan anak buah fransisko jadi tak mungkin berkhianat kalau berkhianat keluarganya akan dibabat habis oleh fransisko..
padahal keluarga Polan sudah ditangan anak buah dafa, dafa menjanjikan kebebasannya jikalau berhasil menjatuhkan fransisko. itu sebabnya polan menerima tawaran dafa dengan begitu dia bisa hidup normal bersama keluarga kecilnya..
"sialan.. seharusnya aku pakai alat penyadap itu tadi... gara-gara Jiki aku nggak mungkin bisa memakai alat itu didepannya.. bisa kebongkar rahasiaku...!!" batin Polan menggerutu..
__ADS_1
walau polan sibuk dengan perang batinnya tapi wajahnya terlihat datar dan tak terbaca bahkan dirinya sama sekali tak beringsut dari posisinya walau sedikit, dia sangat cocok jadi mata-mata dalam musuh.
.
.
.
Ke esokan harinya...
.
.
Zahra di kamarnya sedang makan kue tar milik nya..
"habib....?? " rengek zahra dengan wajahnya yang belepotan karna cream..
Dafa menggerak-gerakkan matanya hari ini dafa libur bekerja jadi hanya tidur seharian..
apalagi pekerjaannya kalau dirumah menid*ri Zahra tidak mungkin istri kesayangannya itu sedang hamil muda
saat dokter viska bilang kandungan Zahra sangat rawan keguguran dafa tak berani melakukan hubungan itu, hanya bisa mencium dan sebatas kecupan dileher saja selain itu tidak..
"apa sayang...?? " tanya Dafa dengan suara khas bangun tidurnya..
"bangun....!! " rengek manja zahra lagi
Dafa tak bergeming hanya berdehem saja tapi matanya masih terpejam Zahra menindih Dafa..
matanya sangat berat saat ini..
"habib bangun dong..aku mau kamu buatin aku pisang goreng...!! " rengek Zahra mengguncang dada bidang suaminya itu..
"kita beli aja ya... ? aku akan suruh Rika membelinya! " suara berat dafa hendak menggapai hp nya dimeja nakas..
"enggak mau.. aku mau makan buatan kamu... cepetan habib... kamu mau anak kamu ngences...?? "
Dafa perlahan mengucek matanya..
"jam berapa sayang...?? "tanya Dafa belum membuka matanya..
"nggak tau... yang pasti belum zuhur...!! " jawab Zahra meluruskan kakinya lalu memeluk Dafa dengan posisi dafa dibawah nya .
"jangan memancingku sayang... kamu lagi hamil muda...!! " suara serak dafa perlahan membuka matanya.
Zahra tersenyum saja malah mencari posisi nyaman di dada bidang suaminya itu..
"iya sayang.. iya.. aku buatin nasi gorengnya ya...!! " pasrah Dafa..
Zahra mendongak kan wajahnya terlihatlah oleh Dafa bagaimana wajah cantik istrinya yang sangat belepotan karna cream kue tar bibir dafa berkedut menahan tawa..
"bukan nasi goreng habib.. tapi pisang goreng krispy... aku mau pisang goreng...!! " rengek Zahra lagi..
__ADS_1
Wajah menggemaskan zahra membuat Dafa tak bisa menahan tawanya..
"ahahaaaa.... hahah.... ahaha....!! " tawa lepas Dafa seketika..
Zahra malah memberengut lalu bibirnya mengerucut kesal .
"apa nya yang lucu sih...?? aku minta pisang gorengnya ya...? itu nggak lucu habib jadi nggak usah ketawa..!! "
"apa yang kamu lakukan sayang...?? kenapa bisa belepotan begini hmmm...?? " tanya lembut Dafa mencoba untuk bangkit..
karna dafa kuat dan zahra tak terlalu berat jadi Dafa bisa bangkit walau zahra menindihnya tadi kini Zahra masih menindih suaminya tapi keadaannya berubah, dafa kali ini duduk dan zahra di pangkuan Dafa dengan posisi intim..
"aku makan itu...!! " tunjuk zahra ke arah sofa kamar mereka..
Dafa mengkerutkan dahinya lalu mengulum senyum tampannya..
"ya Allah sayang... kamu bisa makan kue tar yang penuh cream gitu..? emang nggak serat hem...?? " tanya dafa gemas menghapusin cream diwajah Zahra lalu menjilatinya.
"emang enak...?? " tanya zahra dengan polosnya melihat dafa menjilati cream yang menempel di bibir dan pipinya.
"hm.... sangat manis...!! " jawab dafa tersenyum
"aku juga mau...!! " pinta zahra menatap bibir dafa yang sedang menjilati cream bekas dibibirnya..
Dafa terkekeh dan menunjuk bibirnya yang sengaja di beri cream bekas pipi Zahra..
zahra mengem*t bibir dafa, sementara dafa malah menggunakan kesempatan itu untuk melakukan lebih..
..
.
"iihh... kok bibir aku malah diterkam sih...?? " kesal Zahra dengan rengutan khasnya..
Dafa tersenyum gemas, "manis kan..?? "
Zahra mengangguk sekali saja tapi tatapannya masih kesal pada suaminya karna mencari kesempatan tadinya..
Dafa mencubit kedua pipi Zahra dengan gemasnya...
"ayo masak pisang goreng crispy nya...!! " rengek Zahra mengusap lengan kekar suaminya..
"pegangan yang erat ya...!! " pinta dafa mengecup cepat puncak hidung Zahra..
Zahra mengalungkan tangannya dileher kokoh suaminya Dafa pun bangkit dari ranjangnya dengan menggendong zahra seperti koala, rambut panjang Zahra tergerai indah..
hanya Dafa satu-satunya pria di mansion megah ini pengawal ada penginapan lain yang tak jauh dari Mansion GPH ini dengan begitu Zahra bebas tak memakai jilbab.
"jangan habib.. geli tau...!! "
Zahra tertawa geli saat dafa mengecup bahunya berkali-kali..
"tapi kamu suka kan sayang!??"
__ADS_1
.
.