Gadis Pemikat Hati

Gadis Pemikat Hati
wanita yang kesekian..?


__ADS_3

"akh....!! " pekik Zahra memegang perutnya seketika..


"kenapa sayang...?? " tanya dafa kaget sekaligus khawatir..


"kita makan di sini aja habib... !!" Zahra berjalan ke arah sofa dan duduk disofa..


"iya sayang, kalau nggak kuat nggak usah dipaksa...!!" Dafa mengusap-ngusap lembut perut dafa..


Dafa terperanjat kaget seketika tubuhnya membeku dalam keterkejutan untuk pertama kalinya..


"sayang.. dia menendang ku...!! " ujar dafa berkaca-kaca..


Zahra tersenyum lembut mengusap rahang Dafa dengan sayangnya..


Dafa pun meletakkan telinganya di perut Zahra, Zahra mengelus kepala Dafa senyum nya merekah sempurna..


"Dia mengajakku bermain sayang...?? " adu dafa lagi mendongak ke Zahra..


Zahra tersenyum manis saja menanggapinya Dafa pun memilih tidur dipangkuan Zahra dan menyanyikan surat al-kahfi sebagai hafalannya sambil mengelus-ngelus Perut Zahra sesekali Zahra menyambung bacaan Suaminya.


bahkan mereka sangat romantis tak merasakan kehadiran Rika yang sedang meletakkan martabak mesirnya di meja sofa mereka sambil senyam-senyum sendiri.


Rika mengendap-ngendap keluar Kamar dafa dan Zahra, dia takut menganggu Pasangan romantis itu..


.


.


"semoga anak kita jadi hafiz Qur'an ya sayang...!! " doa tulus dafa mencium lama perut Zahra..


"Aamiin ya Allah... aamiin ya rabbal alamiin....!! semoga kata-katamu terwujud ya habibati....!! " jawab Zahra tersenyum manis..


"jika anak kita memang laki-laki bagaimana habib...?? " tanya zahra tiba-tiba..


"bagiku laki-laki atau perempuan nggak masalah sayang... aku bisa buat lagi kok....!! " jawab dafa terkekeh mesum..


Zahra menyentil dagu kokoh suaminya itu dafa tertawa dan menangkap tangan istrinya itu, ia mengecup punggung tangan Zahra berkali-kali dengan gemas..


"enak bilang nya ya...?? aku yang gendut selama 9 bulan, kamu yang enak...!! " sungut Zahra.


Dafa tertawa lepas seketika Zahra hanya memberengut sambil mengelus-ngelus rambut halus Dafa...


"tapi kamu menikmati juga humairahku tersayang... bagaimana kita melakukannya lagi...?? kamu ingatkan kata dokter viska kalau kandunganmu yang sekarang malah dianjurkan untuk melakukan hubungan int*m..?? itu baik untuk melahirkan mu nanti sayang...!! "


Zahra mendengus kesal..


"modus....!! bilang aja mau enak."


"aku akan membuatmu mendesah sayang... aku suka desahanmu itu...!! " senyum mesum dafa..


Sialnya Zahra nggak bisa menutupi rona pipinya suami perkasanya itu memang selalu membuatnya melayang-layang kalau sudah melakukan hubungan itu...

__ADS_1


Dafa kembali tergelak melihat pipi merah jambu Zahra...


"disini aja...?? " tawar dafa


Zahra tak menjawab matanya melihat arah lain karna wajah Zahra sudah sangat merah saat ini...


"padahal bukan pertama kali bagiku melakukan hubungan itu dengan suamiku.. tapi kenapa aku masih malu setiap kali suamiku minta haknya melakukan itu.... !!" batin Zahra


Dafa tersenyum saja dengan diamnya Zahra, Artinya Zahra juga mau hal itu walaupun Zahra berusaha menolak dibibir tapi tidak dengan raganya yang memang sudah menjadi milik seorang dafa satria.


"eeeh....!! " Zahra mencegat tangan dafa yang hendak melepas pengamannya..


"martabak mesirku...?? " rengek Zahra..


"setelah aku sayang.. kamu harus bertanggung jawab....!! " desah Dafa melirik bagian bawahnya..


Zahra juga melihat kebawah dan melebarkan matanya..


"tanggung jawab ya...!?? " seringai lebar Dafa..


Zahra tak menjawab hanya memejamkan matanya hal itu membuat dafa tertawa puas didalam hati..


.


.


.


"Nona...?? biar kan Rika yang antar makan siangnya nona..!! " bujuk jessica kesekian kalinya..


Zahra menggeleng-geleng kepalanya..


"enggak mau... aku mau ke kantor Dafa... kalau jessica mau ikut silahkan.. aku tetap mau kesana...!! "


alhasil tak ada yang bisa mencegah Zahra ke Kantor JB group, Cika, dan jessica menemani Zahra dengan mobil pribadi Zahra yang dibelikan dafa dihari anniversary 7 bulan pernikahannya sebelumnya..


Dafa akan memberi hadiah di 7 bulan istimewa itu dimana angka 7 adalah favoritnya dafa..


"silahkan diminum Umi Ara...!! " cika menyerahkan botol kecil vitamin terbaik dari rumah sakit..


Zahra bergidik ngeri melihat botol kecil itu..


"pahiiit......!! "


"nonaaa....!!! " panggil Jessica tiba-tiba..


Zahra pun mengerucutkan bibirnya tak ada pilihan lain selalu bisa minum obat pahit itu kalau Jessica sudah buka suara..


"aaakkkhhh... pahiiit....!! " ringis Zahra mengipas-ngipasin lidahnya..


"ini permen tangkai nona...!!" Jessica mengeluarkan permen tangkai susu strawberry dari dalam kantong jasnya..

__ADS_1


Cika dengan sigap membuka kan bungkus permen itu dan memberikannya pada Zahra, Zahra pun tak lagi merasa pahit saat permen itu masuk ke mulutnya..


setibanya dikantor Dafa... Zahra disambut dengan baik oleh karyawan lama JB Group...


Zahra memakai gamis khusus bumil dan jilbab besar serta cadarnya sangat sexy dilihat orang lain.. siapa yang tidak iri sama Zahra... Pemilik utuh pria idaman seperti Dafa...


"maaf anda nona...?? " tanya seorang resepsionis penjaga ruangan boss besar..


"kau bertanya nonaku...?? nonaku istri boss Muda Dafa satria... !!" bentak jessica dengan tatapan tajamnya menjaga Zahra dari tatapan meledek wanita didepannya..


Wanita itu memutar Bola matanya jengah dengan kata-kata itu..


"anda tau.. anda adalah yang ke 139 kali wanita yang mengaku istri boss dafa.. jangan mentang-mentang kami nggak tau seperti apa rupa nyonya muda satria kalian jadi suka-suka memakai cadar hendak memasuki ruangan boss kami.. saya bisa kena masalah nanti....!! "


Jessica yang geram ingin mematahkan tangan wanita itu tapi Zahra menahannya dengan tatapan lebih tajam dari jessica..


"kamu bilang saya yang ke 139 wanita yang mengaku istri tuan dafa...?? " tanya Zahra memastikan pendengarannya tidak salah..


dengan santainya wanita itu mengangguk sambil memperhatikan penampilan Zahra dia tidak mungkin terkecoh dengan penampilan Seperti Zahra, banyak wanita sebelumnya berpakaian seperti itu, hingga beberapa kali Bara mengamuk mengeluarkan tanduknya. dan istrinya Kiki mengibaskan ekor sembilannya Kedua suami istri itu begitu menyeramkan dikantor ini.


Bara si Banteng liar dan Kiki Rubah ekor 9 .. couple paling ditakuti dikantor ini...


"berpakaian yang sama...?? hamil juga...?? " cecar Zahra dengan nada kesal..


"iya... kami beberapa kali kecolongan karna nggak tau bagaimana wajah nyonya muda satria sebelumnya.. bahkan dihari saya pertama kali bekerja langsung kenak SP 1 oleh Tuan Bara... saya nggak akan kecolongan lagi.. saya masih sayang kerjaaan.. sebaiknya nona pergi saja...!! " usir Wanita itu sopan menundukkan tubuhnya 90° demi memohon agar Zahra pergi..


"nona.. wanita ini hanya karyawan bau kencur.. dia nggak kenal sama nona.. sebaiknya kita hubungi boss...!! " jelas jessica melirik tajam pekerja baru itu..


Zahra bukan marah karna diperlakukan seperti itu oleh karyawan didepannya tapi Zahra marah karna dia adalah wanita yang ke 139 orang yang mengaku istri dafa. berarti ada 138 wanita sebelumnya sialnya Zahra baru menyadarinya sekarang..


"Ara...?? " suara Kiki menggelegar..


Zahra menoleh dengan raut wajah masamnya..


"heii... Hhahaha.. Ara... kamu datang baby....?? " Pekik Kiki girang segera memegang perutnya dan berjalan cepat kearah Zahra..


Kiki tengah mengandung beberapa minggu walau begitu dia tetap bekerja karna keras kepalanya, Bara saja yang paling menyeramkan di kantor ini tidak bisa melawan keras kepala istrinya itu...


pekerja itu berdiri dengan wajah kian memucat Jessica yang hendak menghubungi boss nya tak jadi karna ada Kiki..


"baby...?? aku merindukanmu honey boney sweety...!! " Gemas kiki memeluk Zahra sebisanya sebab Zahra lebih besar perutnya kini..


"hm...!! " sahut Zahra dengan malas..


"loh...? kenapa sih...?? ada apa baby...?? apa Dafa mu buat masalah hah...?? " tanya Kiki terkekeh mengusap kedua pipi Zahra dengan gemas..


pekerja yang mengusir Zahra tadi kian memucat keringat sudah membanjiri pelipisnya..


"ya Tuhan... apa aku salah ...?? bagaimana ini...?? " batin Wanita itu lemas seketika sampai terduduk dikursinya kini..


.

__ADS_1


.


__ADS_2